Summer Love

Summer Love
Ch 1. Wanita huruf T


__ADS_3

"Cara menghitung energi potensial, harus menggunakan rumus Ep\=m.g.h, Ep adalah energi potensial dengan satuan joule, m adalah massa dengan satuan kg, g adalah gravitasi dengan satuan m/s², dan h adalah tinggi dengan satuan m. Tinggal kita hitung m.g.h dengan mengalikan mereka dan akan menghasilkan nilai Ep."


"Okeh terimakasih, aku paham.."


"Sama-sama."


Suatu pagi, teman sebangku ku bertanya tentang materi pelajaran fisika yang belum dimengerti olehnya.


Kalau kalian bertanya aku ini seorang fisikawan? Mungkin, tapi aku hanya Sedang membantu temanku yang kesulitan dalam belajar. Bukankah ilmu akan bermanfaat jika kita mengajarkan nya kepada orang lain? Dan itu yang sedang aku lakukan.


"Beb pacar gue sakit perut, harus minum obat apa ya? Mau pulang nanggung kan bentar lagi pulang sekolah"


"Habis makan apa emangnya beb?"


"Habis makan baksonya pak Leman beb, kayaknya sih dia nuang sambelnya banyak deh"


"Di uks emangnya gak ada obat diare beb? Habis?"


"Gak habis beb, tadi tuh si Kenan udah minum obat dari uks. Cuma gak manjur-manjur, tuh dia masih mondar-mandir wc terus. Kata Bu Santi pulang aja, tapi dia nolak karna masih ada 3 jam lagi. Bingung aku beb."


"Obat diare selain diuks gak ada ya? Mungkin Kenan nya gak cocok sama obat itu beb, kalau boleh saranin sih beli obat diare di warungnya Bu Tuti, tapi pake merek yang beda. Kira aja manjur kan."


Temenku menggelengkan kepalanya dengan lesu, "beb gak manjur, tadi aku udah beliin yang beda sama yang diuks. Makannya aku nanya ke kamu, kira aja kan kamu tahu cara menghentikan diare".


"Gini aja beb, coba buatin oralit. Enam sendok teh gula pasir dan setengah sendok teh garam larutkan dalam seliter air, minum satu gelas setiap 4-6 jam sekali. Kalo Kenan masih gak membaik mending cepet pulang aja beb, pergi ke dokter takutnya dia dehidrasi kan bahaya?"


"Tapi... cari gula sama garam dimana beb? Ini kan masih disekolah? Kalau beli kan sisanya buat apa?"


"Minta ke kantin aja beb, kan ada Bu Rosa?" Jawabku tersenyum simpul.


"Ouh oke beb, aku mau kekantin dulu."


Beberapa saat lalu, teman karibku bertanya tentang cara menghentikan diare. Rupanya pacarnya- Kenan sedang mengalami diare dan menolak pulang.


Kalau percakapan ini, apa yang kalian kira? Jika kalian mengira aku ini seorang calon dokter? Mungkin. Tapi nyatanya itu hal yang sama sekali tidak aku inginkan, tapi jika kalian bertanya aku tau dari mana? Aku tau dari mamiku, itu karna beliau seorang dokter.


"Beb manjur..."

__ADS_1


Beberapa menit setelah aku menjelaskan cara menyembuhkan diare kepadanya, teman karibku yang tadi berteriak mendekat ke arahku. Tentu saja dengan wajah bahagia terpampang diwajahnya.


Ckck gitu ya rasanya punya pacar? Kok aku jadi pengen punya pacar juga ya?


Tapi tunggu! Tadi apa kamu bilang? Pengen punya pacar? No gak ada pacar didalam kamus hidumu! Pacar itu perusak hati! Okeh cukup! Intinya aku gak pengen menjalin hubungan, cinta? Itu adalah sebuah kata absrut yang dilontarkan orang-orang berhati merah muda.


Aku hanya pengen melajang, bukan menjomblo, beda ya? Walau artinya sedikit sama.


Kututup buku di depanku dan menatap wajah si laila-teman karibku itu, "gue gak nyangka beb bisa manjur, mami gue gak kaleng-kaleng" ucapku dengan senyuman pahit.


Tentu aku merasa seperti orang bodoh, disaat orang lain punya masalah, aku bisa menyelesaikan nya. Tapi saat masalah ku sendiri, aku bodoh menyelesaikan masalah itu.


"Hehe makannya beb gue nanya ke kamu, kan mami mu itu dokter" Jawabnya dengan senyuman kecil.


"B aja gue beb, ilmu kedokteran terlalu riweh buat gue" aku tersenyum tipis dan melanjutkan membaca buku.


Suatu malam saat aku sedang berada dikamarku, suara deringan ponsel terdengar riang dan itu membuatku beranjak dari meja belajar ku.


"Ck" decakku kesal saat melihat nama 'mas zidan' terpampang di layar ponsel ku.


"Halo mas, ada apa lagi sih?" Ucapku jutek, cape betul kalau ngadepin kakak yang satu ini.


"Apa lagi mas? Tentang cewek ya? Kenapa sih gak nanya sama mbak mila aja!" Ucapku to the poin, betul-betul jengah aku dengan tingkah kakak yang ini.


"Mbakmu itu gak ngerti dunia cinta-cintaan dek! Makannya mas selalu nanya ke kamu" jawabnya dengan sedikit kejudesan.


"Oh ya terus apa mas? Tau gak sih aku lagi buat tugas sekolah belum selesai, aku masih kecil! Gak ngerti apa! aku aja jomblo!" Aku mengusap air disudut mataku.


"Gimana sih dek! Kamu kalo dibilang kecil, jawabnya udah dewasa! Tapi pas mas mau nanya tentang dunia dewasa, kamu jawabnya masih kecil!" Sekarang suara mas Zidan terdengar menahan tekanan batin.


Se-begitu menjengkelkan nya aku ya?


"Oke-oke apa lagi?" Sekarang suaraku merendah.


"Susah banget sih dek deketin cewek dinegara ini! Tau gak mas udah ngelakuin saran yang kamu mau, tapi dia gak kepincut-pincut" sekarang suara mas Zidan yang merendah.


"Salah mas sendiri, kenapa suka gunta ganti cewek! Tau gak sih mas kadang tuh karma berlaku, mungkin aja nanti aku atau mbak mila yang jadi karma perbuatan mas! Udah deh mas mendingan mas pulang dan kuliah di indo aja Napa? Nikah sama orang indo! Biar gak bolak-balik pindah-pindah negara, gak jitu amat" omelku dengan kesal.

__ADS_1


"Dek kok kamu sekarang jutek sih sama mas mu? Kamu ada masalah ya?" Tanya nya dengan penasaran.


"Iya mas, masalah batin! Tau gak sih beberapa bulan lagi, aku ujian! Dan lagi fokus-fokus nya belajar, mas selalu ganggu aku. Kesel gak sih?" Aku menghamburkan badan ini di kasur.


"Yaudah biar mas mu gak ganggu kamu lagi, sekarang kasih saran apa biar cewek tuh mau kepincut sama mas" tanyanya antusias.


"Cewek tuh suka kepastian mas, mas masih kuliah! Kalau mas ngajak nikah ya gak masuk akal sih, itu bakalan masuk akal kalo papi sama mami udah ngerestuin" aku menyipitkan mata ini dengan penasaran, lantas bertanya lagi. "Nah. Jadi, mas mau gimana? Kalau lanjut sama cewek itu, mas harus nyeriusin dia! Tapi kalo mas belum pengen kawin, udah deh fokus aja sama kuliah mas! Lagian mas kan udah mau sidang skripsi, mendingan mas urusin tuh skripsi mas"


"Saranmu yang ini masuk akal juga ya dek! Yaudah makasih loh" jawabnya Dengan semangat.


"Hmmm" aku bergumam dan mematikan panggilan ini sepihak.


Dari percakapan ini, apa kalian mengira aku seorang psikolog? Oh tentu tidak kawan! Aku hanyalah manusia yang mengerti hidup orang lain, tapi hidupku tidak ada yang mau mengerti.


Kembali lagi ke diriku yang sekarang, aku belum memperkenalkan namaku!


Okeh aku adalah wanita yang berawalan huruf T, namaku lebih tepatnya Tri Azhari.


Tri artinya tiga dan Azhari artinya bunga, tiga bunga. Aneh juga ya? Tapi memang benar Aku anak ketiga namun, sepertinya mami sama papi mengharapkan ku menjadi anak yang selalu bisa membanggakan dan mengharumkan Keluarga layaknya bunga?


Aku tidak tau, yang jelas diriku memiliki sifat yang rahasia, aku terbilang orang yang aneh. Gak suka ngungkapin masalah sama orang lain, termasuk mami papi ku sendiri, gak tau aja sih rasanya gak ada yang mampu aku percayakan.


Aku orang yang judes sama lawan jenisku, itulah kenapa aku gak pernah punya pacar! Lagian aku gak percaya sama hal-hal aneh kaya itu. It's okay, jodoh itu datangnya dari mana aja kan? Gak harus pacaran? Lagian aku memiliki satu sifat yang pasti membuat orang lain menjauh dariku, sifatku keras kepala! Yups aku sangat keras kepala! Terkadang hanya beberapa orang yang mampu menanggapi sikap ku yang satu ini.


Oh iya profesiku belum ku kenalkan, aku adalah anak SMA yang sudah menginjakkan kaki selama 7 bulan dikelas 12 ips, yups yups aku adalah anak ips! Aku bercita-cita ingin menjadi seorang guru, makannya aku gak tertarik sama dunia mipa, kedokteran, dan lain-lain.


Aku hanyalah pecinta sejarah, dan geografis.


Aku beranjak dari rebahanku, lantas kulanjutkan tugas sekolah yang sesekali membuatku bosan.


Gak tau aja sih ya, aku terbilang anak pintar, tapi aku malas belajar. Apa itu berkah dari Tuhan?


...Bersambung.........


***


Hello readers👋, mohon maaf ini novel pertama author. yah emang dulu author pernah buat novel juga, tapi author ganti dengan yang ini🙂, semoga novel yang ini mampu menghibur suntuk kalian;)

__ADS_1


jangan lupa, like, komen, hadiah, favoritkan, dan beri kritik sarannya ya readers. agar author bisa mengembangkan penulisan author🤗, oke? terimakasih:) semoga readers kalian diberikan kesehatan❤


Thanks youđź‘‹


__ADS_2