
Note : Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers
Author harap semua para readers dapat memaklumi
Nextttt!!!!!!!!!!
Hari ini ajang pemilihan bulan dan bintang kampus akan di selenggarakan,
Sigit tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melihat penampilan Iren
Banyak dukungan yang mendukung Yoga dan Iren, sehingga banyak yang mengharapkan kelak Iren dan Yoga akan menjadi pasangan kekasih benaran, penampilan mereka benar benar sangat memikat hati banyak yang semakin jatuh cinta melihat Iren dan Yoga di atas panggung saling begandengan bak seorang pangaren dan tuan putri
__ADS_1
Hati Sigit mulai gelisah, melihat tangan Yoga menggenggam tangan Iren, ingin sekali rasanya Sigit memisahkan mereka, namun ia masih bisa berfikir panjang, Sigit tidak ingin merusak citra Iren, dengan terpaksa ia menahan rasa cemburu nya, melihat Iren dan Yoga yang terlihat mesra di atas panggung
Banyak persyaratan yang akan di nilai untuk memenangkan kontes ini, dan semua sudah di persiapkan dengan baik oleh Iren dan Yoga.
Sigit begitu terkejut, mendengar MC membacakan salah satu syarat untuk memenangkan sebagai bulan dan bintang populer, dimana sang finalis harus mendapatkan banyak bunga mawar merah dari pendukung, dan Sigit merasa sedikit kesal kenapa Iren tidak memberitahu dirinya.
Sigit segera menghubungi Fahri untuk menyiapkan 1000 tangkai mawar merah untuk Iren
Fahri merasa kessal, melihat Sigit yang memaksa dirinya, harus menyiapkan 1000 tangkai mawar merah
Namun demi Iren, dengan semangat ia memesan ke toko bunga, untuk segera menyiapkan 1000 tangkai merah dan segera menyusul Sigit
__ADS_1
Fahri pun sudah tiba di kampus Iren, ia segera menghubungi Sigit, namun Sigit hanya memberi intruksi ke dirinya untuk menjumpai dirinya di Aula kampus yang terlihat begitu besar
Fahri merasa terkejut, melihat Aula yang di penuhi dengan mahasiswa/i yang sangat cantik cantik dan tampan tampan, aura single nya pun meronta ronta, seakan ingin menarik perhatian wanita wanita cantik yang berada disana
Setelah berhasil duduk di samping Sigit, tanpa memperdulikan orang, Fahri pun melampiaskan kekesalan nya kepada Sigit, yang membiarkan dirinya, namun Sigit sama sekali tidak ada reaksi, dan Fahri merasa ada kejanggalan yang sedang menimpa sahabat nya itu
Dengan cermat Fahri memperhatikan sekitar nya, tanpa menunggu lama, Fahri pun dengan cepat menemukan jawaban, apa yang membuat Sahabat nya itu terlihat seperti anak ayam yang kehilangan induk
" Hmm pantasan kayak patung hidup, melihat istri tercinta gandengan dengan laki laki lain, seumuran dengan Iren, tampan pula, kayak nya bakalan punya saingan berat ini, mereka seperti pangeran dan tuan putri, serasi banget, wahh kayak nya bakalan ada yang makan hati ini" Ucap Fahri yang ingin membalas perbuatan Sigit yang sudah menelantarkan dirinya
Sigit merasa benar dengan ucapan Fahri, Iren dan Yoga benar benar terlihat pasangan yang sempurna, di tambah ia mendengar Iren yang seumuran dengan Yoga, membuat hati nya semakin pedih, ia semakin takut Iren akan berpaling dari nya
__ADS_1