Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 43


__ADS_3

Hari ini Iren, Sigit dan Fahri makan malam bersama, membuat Sigit merasa senang karna ini hari pertama nya makan bersama dengan Iren Isyrinya.


begitu juga dengan Fahri, jantung nya seakan ingin berhenti berdetak, ia terus mengagumi kecantikan Iren, membuat ia tidak fokus menghabiskan makanan yang ada piring nya.


Sigit hanya geleng geleng melihat tingkah Fahri sahabat nya, lalu menendang kaki Fahri yang kebetulan duduk di depan nya


"Auwwww ucap Fahri menjerit kesakitan, tendangan Sigit serasa melampiaskan kessal nya, karna Fahri telah berani memandang wajah cantik istrinya.


"Gue gak bakalan mau bawa lo kesini lagi" gumam Sigit dalam hati merasa kessal dengan Fahri yang curi curi pandang dengan Istrinya.


"Kak Fahri kenapa" tanya Iren yang melihat Fahri menjerit kesakitan membuat jantung Sigit ngilu, karna ia tidak pernah di perhatikan oleh Iren dan membuat wajah nya merah dan kessal menahan cemburu.


"Gak pa pa ren, kaki kakak hanya terbentur sama kaki meja nya, habis nya kakak gak fokus lihat kecantikan Iren" jawab Fahri dan semakin menambah sesak di hati Sigit.

__ADS_1


"Kakak hati hati dong, apa ada yang luka, biar Iren ambilin obat" ucapan Iren seakan membuat langit Sigit runtuh, dan Sigit berusah menutupi rasa cemburu nya dengan mengalihkan pembicaraan iren dan Fahri.


"Ohh ia bro,,btw nyokap bokap lo apa kabar, udah lama juga gue gak main ke rumah lo,"


"Jin apa yang masuk ke tubuh lo bro,, tumben tumben nya lo nanya kabar orang tua gue"


jawaban Fahri membuat Sigit batuk keselek ia harus menahan malu dengan Iren karena ia merasa Fahri sedang sengaja ngebongkar sifat buruk nya.


harus nya ia yang membuat Iren tersiksa, kenapa justru Sigit yang merasa tidak di anggap Iren.


"siapp bos" jawab Fahri dan mereka akhirnya fokus melahap makan malam nya.


Selesai makan Sigit dan Fahri duduk santai di sofa ruang keluarga mereka, sedangkan Iren membantu bik Ani membersihkan piring bekas makan mereka. selesai membantu bik Ani Iren ingin melihat baby kembar nya, dan langkah nya di hentikan oleh Fahri

__ADS_1


"Iren mau kemana" panggil Fahri yang melihat Iren berjalan menaiki tangga rumah Sigit


"Iren mau lihat Si kembar bentar kak, takut selimut nya kena tendang sama mereka"


"Kalau udah selesai iren langsung turun ya,, kakak mau ngobrol"


"iya kak" jawab Iren


Fahri seperti merasa semakin jatuh cinta dengan Iren, ia bisa melihat jiwa ibu yang ada dalam diri Iren begitu kuat bahkan sangat cocok di jadikan Istri, ia bukan tipe cewek yang manja yang tidak mau menginjak dapur, berbeda. dengan Iren selagi si kembar nya sedang tidur ia akan selalu membantu bik Ani mengerjakan tugas rumah nya.


"Gue rasa gue jatuh cinta dengan adk ipar lo bro, udah cantik, baik penyayang rajin lagi pokonya dia udah paket komplit dan sangat cocok dengan wanita idaman buat gue"


Sigit tidak menghiraukan ucapan Fahri sahabat nya, ia merasa kessal karna sudah merasa jatuh cinta dengan Iren, ia yang berniat cuek dan tidak memperdulikan Iren pun tidak berhasil justrus malah ia yang merasa iren tidak memperdulikan nya dan tidak menganggap dia sebagai suami nya.

__ADS_1


__ADS_2