
Sebelum Iren melakukan pernikahan dengan Sigit, Iren memutuskan untuk menyusul Andi, Iren ingin mengakhiri hubungan nya dengan Andi, agar dia bisa hidup tenang dan tanpa merasa bersalah.
"Pa,,Ma,,beri Iren waktu seminggu, Iren harus menyelesaikan masalah Iren dulu, Iren tidak mau nanti nya ada kesalah pahaman antara Iren dan mas Andi, ijinin Iren nyusul Mas Andi ma, Iren ingin akhiri hubungan Iren dengan mas Andi, Iren ingin pamit baik baik dengan Mas Andi." ucap Iren meminta ijin ke orang tua nya
" Tapi sayang, buat apa kamu harus nyusul dia, apa belum jelas dengan apa yang sudah kamu lihat kemarin, buat apa lagi nak kamu harus mikirin laki laki yang sudah jelas jelas menghianati kamu" jawab mama Ratna yang sangat menghawatirkan putri kesayangan nya itu
"Apa yang mama kamu bilang itu benar sayang, kamu juga harus mikirin kebahagian kamu, yang ada nanti kamu semakin terluka, dan papa gak mau itu terjadi ke kamu" sambung pak Bambang
" Pa,, ma,, aku gak mau di gantung seperti ini, bagaimana pun aku dan mas Andi belum ada kata putus, Aku hanya ingin mengakhiri ini semua pa, biar aku bisa tenang, agar aku gak merasa ada beban karna telah menghianati Mas Andi" ucap Iren memberi penjelasan apa maksud hati dan tujuan nya.
Orang tua Iren sangat kwatir Iren akan melakukan hal aneh di luar dugaan mereka, sehingga Pak Bambang hanya akan memberikan ijin jika Iren pergi bersama Sigit
" Baiklah sayang,,papa dan mama akan ijinin kamu pergi dengan satu syarat" ucap pak Bambang
__ADS_1
" Syarat apa pa?, Iren akan lakuin syarat apa pun yang akan papa berikan" jawab Iren yang begitu cepat menerima syarat yang di beri papa dan mama nya.
" Kamu hanya boleh pergi jika Sigit bersedia menemani kamu, Papa gak mau kamu kenapa kenapa, setidak nya papa dan mama bisa tenang jika ada yang menemani dan melindungi kamu" ucap pak Bambang memberi syarat
"Tapi pa,,," ucap Iren yang ingin membantah
"Ini udah keputusan papa,," jawab pak Bambang tegas
Sigit pun akhir nya buka suara di tengah perdebatan antara mertua dan adk ipar nya
saat ini, yang ada dalam pikiran pak Bambang dan Mama Ratna putri nya akan bisa bahagia dengan menantu nya Sigit
Ke esokan hari nya Iren dan Sigit berangkat ke Palembang menemui Andi, karna pesawat yang mereka tumpangi delay, membuat mereka harus sampai pada malam hari
__ADS_1
" Kita Istrahat dulu, besok baru kamu temui pacar kamu " ucap Sigit ketus sehingga membuat Iren merasa jengkel
Mereka pun memutuskan untuk menginap di hotel bintang 5 yang cukup terkenal di kota itu
" Ini kunci kamar kamu, kalo ada apa apa kamu boleh panggil aku" ucap Sigit kembali, sifat dingin Sigit membuat Iren merasa kaku, karena sebelum nya mereka juga tidak terlalu dekat, di tambah kondisi seperti ini membuat hubungan mereka seperti serasa beku.
"Makasih kak,," ucap Iren, lalu Sigit pun langsung meninggalkan Iren menuju kamar nya.
tidak menunggu lama, Iren pun segera menuju kamar nya karna ia sudah sangat merasa lelah.
setelah tiba di kamar, Iren memutuskan untuk langsung istrahat, dia harus ngumpulin tenaga untuk bertemu dengan kekasih hati nya esok hari
"Aku gak tau mas, apa aku harus senang atau sedih berjumpa dengan kamu, dan aku juga gk tau bagaimana perasaan kamu melihat ku besok, kalau memang benar kamu sudah menemukan wanita lain aku ikhlas Mas, aku akan doakan semoga kamu bahagia"
__ADS_1
ucap Iren sembari memeluk foto kekasih nya itu, tidak menunggu lama Iren pun terbawa ke alam mimpi nya.