Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 128


__ADS_3

NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers


Author harap semua para readers dapat memaklumi


Next !!!!!


Gilang dan Fahri pun saling melepas rindu sudah hampir 10 tahun berpisah tentu membuat mereka ingin saling tahu tentang kehidupan pribadi mereka


Memutuskan untuk bersantai di kafe di pinggiran pantai itu sungguh membuat Fahri merasa tidak nyaman


namun tidak mungkin baginya jika harus menolak ajakan Gilang, bagaimana pun lebih baik bagi nya untuk pura pura santai dan bersikap normal

__ADS_1


"Ohh iya bro kenalin ini calon istri gue zahra" ucap gilang membuat hati Fahri bagai tertusuk pedang yang tajam


dengan berat hati Fahri menjamah tangah zahra untuk pertama kali namun sebagai calon istri orang


zahra seakan bisa merasakan luka hati Fahri bagaimana pun ia sangat merasa kecewa Fahri harus mengetahui hubungan nya


" Gue turut bahagia bro semoga nanti lo punya keluarga yang bahagia" ucap Fahri yang sudah sangat merasakan perih


" Pasti bro gue harap lo bisa datang ke pesta gue , gak lama lagi gue akan jadi suami dan secara khusus gue ngundang lo " ucap gilang yang sudah melamar zahra dan kedatangan nya ke Bali ternyata untuk melihat tempat acara pernikahan mereka


sementara zahra hanya bisa diam bagaimana pun ia tau kalau Fahri sedang berbohong ia memang tidak cukup mengenal Sigit namun sejak Sigit yang membanggakan dirinya membuat ia bisa mengerti bagaimana dekat nya hubungan antara Fahri dan Sigit

__ADS_1


" Lo serius masih punya bos seperti itu Lo gak usah kwatir bagaimana pun gue juga teman lo dan gue gak mungkin tega biarin lo kerja di bawah tekanan seperti itu lo bisa kerja dengan gue bro gue jamin gue bisa kasih posisi nyaman dan gaji yang cukup menggiurkan buat lo " Ucap Gilang tulus yang ingin membantu Fahri


" Gila aja kalau gue ninggalin bos gue yang baik seperti itu " Gumam Fahri


"Lo ngomong apa an bro gue gak dengar" tanya Gilang yang bisa melihat Fahri sedang mengucapkan sesuatu


" Ohh gue gak tau harus mau bilang apa bro lo tetap aja masih baik wajar saja lo punya calon istri seperti ini dan lo tau sendiri kan gua gak bisa jauh dari keluarga gue dan gak mungkin gue ninggalin mereka


Gue gak masalah kok bro


gue masih bisa bertahan dengan bos gue yang kejam itu dan gue ngucapin banyak terimakasih buat kebaikan lo" jawab Fahri yang langsung menolak tawaran Gilang

__ADS_1


" Ini kartu nama gue, kalau suatu saat lo berubah pikiran dengan senang hati gue nerima lo " Ucap Gilang sambil memberikan kartu nama nya untuk Fahri


Setelah cukup lama bercerita Gilang dan zahra pun meninggalkan Fahri yang masih ingin menyendiri di pinggir pantai


__ADS_2