
Iren begitu terkejut melihat panggilan tak terjawab dari suami nya, kabar yang ia nanti nantikan namun harus ia abaikan, ia segera kembali menghubungi Sigit, namun tidak bisa terhubung sama sekali, hati nya semakin gelisah entah kenapa ia begitu merindukan Sigit dan lagi hanya air mata yang bisa mengungkap kan perasaan nya saat ini.
Mama Ratna yang selalu berhasil memergoki Putri semata wayang nya bersedih tidak tega rasanya jika ia harus membiarkan Iren menanggung luka nya sendiri, ia segera memikirkan cara untuk menghibur Iren, dan berniat ingin mengajak Iren jalan jalan ke mall.
"Sayang, mama boleh masuk gak" Tanya mama Ratna yang sedari tadi berdiri di pintu kamar Iren sambil merhatikan nya sedang menangis.
"Masuk aja ma," Ucap Iren sambil menghapus air mata yang mengalir di pipi cantik nya itu.
"Sayang, mama seperti nya agak bosan, pengen cuci mata gitu, bisa temanin mama ke mall gak, kebetulan mama mau beli sesuatu" Ucap mama Ratna lembut langsung to the point ia tidak ingin menanyakan alasan putri nya menangis yang ada akan semakin membuat Iren semakin bersedih.
Iren tidak kuasa jika harus menolak permintaan mama nya, bagaimana pun sudah menjadi tanggung jawab nya untuk menemani kemana pun mama nya ingin pergi, selama orang tua nya berada di rumah nya.
"Ya udah Iren siap siap dulu ya ma sebentar lagi Iren turun" Ucap Iren lirih seakan tidak bersemengat
__ADS_1
"Mama tunggu di bawah ya sayang" Ucap mama Ratna dan langsung bergegas meninggalkan Iren yang sedang bersiap diri.
Tidak lama kemudian Iren menyusul mama Ratna yang sudah menunggu dirinya, mereka pun langsung bergegas pergi bersama bik Ani dan baby kembar nya.
Setelah asik berbelanja mereka merasa lapar, dan memutuskan untuk makan malam di salah satu restaurant di mall tersebut, walau pun di penuhi keramaian tetap saja Iren tidak bisa menyembunyikan perasaan nya, ia masih tetap merindukan Sigit dan lagi ia tidak kuasa menahan air mata nya, dan segera berlari ke toilet restauran tersebut.
Sewaktu Iren berlari tidak sengaja ia menabrak seorang laki laki tinggi, gagah,dan tampan, dan membuat nya jatuh ke dalam pelukan laki laki tersebut.
"Maaf mas saya tidak sengaja" Ucap Iren dengan nada bersalah sambil merapikan baju nya yang tidak berantakan
Iren langsung menatap laki laki yang memanggil nama nya dan betapa terkejut nya dia melihat sosok Bayu yang dulu mencintai dirinya dari sekolah menengah pertama mungkin hingga saat ini.
"Lo Bayu kan" Tanya Iren seolah olah ragu mengenal laki laki tampan yang sedang di hadapan nya tersebut
__ADS_1
"Ia Ren ini gue Bayu, lo apa kabar, dan lo kok bisa disini" Ucap Bayu dengan penuh rasa gembira, seakan ingin memeluk tubuh Iren, namun ia tahan karna ia tidak ingin membuat Iren ilfil dengan nya.
"Pertanyaan mana dulu nih yang harus gue jawab" Ucap Iren bercanda, melihat Bayu yang begitu semangat menanyakan banyak hal pada dirinya
"Yang mana aja deh, hehehe" Ucap Bayu sambil menggarut kepala nya yang tidak gatal
"Gue senang bisa jumpa lo lagi Bay, dan alhamdulillah kabar gue baik, gue lagi ngawanin mama belanja disini ehh gak sengaja dapat bonus bisa jumpa sama lo" Ucap Iren polos membuat Bayu begitu mengagumi nya dan sangat terpana oleh kecantikan yang dimiliki Iren
Dear readers
Tolong jangan lupa untuk selalu dukung dan vote karya aku ya
biar aku semakin semangat buat up tiap hari
__ADS_1
aku sayang kalian,😘😘😍😍