Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 37


__ADS_3

Hari ini awal baru untuk Iren menjalani hidupnya di rumah Sigit, Iren sungguh merasa senang karna hidup nya tidak sesepi yang ia bayangkan, ada bik Ani yang selalu membantu dirinya dan mengurus ke dua anak nya.


Iren sungguh tidak ingin memperdulikan Sigit, yang ia pikirkan bagaimana ia bisa menjadi mama muda yang bisa mengurus anak anak nya.


begitu juga dengan Sigit, ia begitu ambisius ingin membalas dendam dengan Iren, walaupun kadang ia selalu terpana dengan ke cantikan dan ke sexy an yang Iren miliki.


Sigit memutuskan untuk menjalani hidupnya seperti biasanya dimana ia akan menghabis kan waktu nya untuk bekerja seperti waktu bersama Tasya dulu.


Iren dan Bik ani tengah asik menyiapkan serapan di dapur mereka, tanpa mereka sadari Sigit sudah duduk di meja makan dengan setelan yang sangat cocok di tubuh nya


"Bik Ani tolong siapkan serapan" ucap Sigit yang ingin memulai aksi nya


"Baik tuan" jawab bi Ani


lagi lagi bik Ani hanya kebingungan melihat Sigit yang meminta menyiapkan makanan untuk dirinya, sementara ada Iren istri nya yang juga ada bersama nya.

__ADS_1


Sigit ingin memulai aksi nya untuk membuat Iren merasa tidak di hargai, walaupun sebenar nya tidak masalah bagi Iren, justru ia merasa senang ia tidak harus repot repot melayani suami nya yang tidak ia cintai tersebut.


Sigit begitu lahap menyantap makanan yang ada di piring makan nya, ia merasa puas membuat Iren merasa tidak di anggap oleh nya, dan selesai makan Sigit memutuskan untuk langsung ke kantor yang hampir 3 bulan sudah ia tinggalkan


sebelum beranjak dari kursi nya sigit meminta kepada bik Ani agar selalu menyiapkan segala kebutuhan nya, seolah olah ia tidak membutuh kan Iren istrinya.


lagi lagi Bik ani hanya bisa menjawab ia dengan kebingungan, dan membuat Iren tersenyum melihat muka polos pembantu nya itu


"Bibik gak usah bingung gitu, aku dan kak Sigit menikah tanpa dasar cinta, aku tau kak Sigit masih belum bisa nerima aku dan aku gak masalah akan itu" ucap Iren yang ingin berbagi cerita dengan bik Ani pembantunya.


"Bibik tenang aja, walau pun aku gak cinta sama kak Sigit tapi aku sangat mencintai si kembar kok, apa pun aku lakuin buat mereka, agar mereka bisa merasain kasih sayang layak nya dari seorang ibu kandung" sambung Iren


jawaban Iren sungguh membuat hati bik Ani tersanjung, ia tidak menyangka Sigit bisa mengacuhkan dirinya, perempuan cantik yang bersedia mengorbankan masa muda nya untuk mengurus ke dua anak anak nya.


"Non yang sabar ya non, tuan memang begitu, kelihatan saja cuek aslinya dia itu baik kok dan penyayang" ucap Bik Ani yang sudah lama mengenal Sigit majikan nya

__ADS_1


"Aku hanya kasihan lihat si kembar bik, papa nya tidak ada waktu buat mereka" ucap Iren sedih


"Dari dulu tuan selalu pergi pagi dan pulang malam, kadang bibik kasihan lihat Alm Tasya tuan Sigit tidak punya waktu untuk dirinya, bahkan di hari libur ia tetap kerja di rumah, tapi nyonya Tasya tidak pernah protes ,ia hanya bisa menyembunyikan luka nya yang tidak pernah tuan sadari, bibik tidak mau non Iren merasakan hal sama" ucap bik Ani


"Aku bisa ngerasain luka yang di rasakan kak Tasya bik, hanya saja aku berbeda dengan nya, kak tasya begitu mencintai nya sedangkan aku tidak, jadi tidak ada masalah, mau dia pergi kerja subuh pulang subuh juga gak masalah dengan ku "


"hahahhaha non bisa saja, tuan Sigit kan ganteng, mapan, banyak perempuan yang menginginkan dirinya untuk jadi suaminya, non malah membiarkan dirinya, nanti di ambil pelakor lo non"


ucapan bik Ani membuat Iren teringat dengan ucapan Alm kakak nya, bahwa tasya tidak pernah rela jika posisi nya di gantikan oleh wanita lain, membuat nya bingung apa yang harus ia lakukan.


Dear Reader,,


tolong selalu bantu vote karya aku, biar aku selalu rajin buat update aku sangat mengharapkan kalian bisa dukung dan selalu vote karya aku


i love you all..☺☺

__ADS_1


__ADS_2