Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 152


__ADS_3

NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers


Author harap semua para readers dapat memaklumi


Next !!!!!


Sigit dan Iren pun berangkat ke Indonesia ( Palembang ), Andi yang sudah berangkat terlebih dahulu untuk menyiapkan berkas berkas yang di butuhkan


Bik Ani dan mbok Atum membawa Rasya dan Rini ke Jakarta, karna setelah selesai mengurus kasus Andi, Iren dan Sigit akan menyusul mereka ke Jakarta, kehadiran mereka membuat pak Bambang dan mama Ratna merasa bahagia, mereka bisa menghabiskan waktu bersama dengan cucu mereka yang sudah tumbuh menjadi anak yang pintar dan menggemas kan

__ADS_1


" Terimakasih ya sayang, mas sudah ijinin Iren dan nemanin Iren nanganin kasus mas Andi " ucap Iren ketika mereka sudah tiba di salah satu hotel mewah di kota itu


" Iya sayang, mas kan sudah janji untuk jadi suami yang baik untuk kamu, mas gak ingin karna hal kecil harus merusak rumah tangga kita yang bahagia, mas juga senang kok bisa nemanin kamu kerja, dan mas juga berterima kasih karna kamu sudah ijinin mas untuk nemanin kamu disini, jadi mas bisa istrahat sebentar dan biarin Fahri untuk menyelesaikan urusan kantor " jawab Sigit dan berhasil membuat Iren bahagia


" Kasihan kak Fahri sayang, baru pulang bulan madu, sudah mas siksa dengan kerjaan numpuk " ucap Iren yang merasa kasihan dengan Fahri


" Maksud mas apa, Iren kok gak tau apa apa " tanya Iren penasaran


" Fahri merasa kecewa sayang, karna mendapat zahra yang sudah tidak suci lagi, Fahri bisa saja menerima jika ada kejujuran di awal sebelum ada nya pernikahan, kamu tau sendiri dia sangat mencintai Zahra, tapi dia masih tidak terima mahkota yang dia harapkan, tapi tidak dia dapat kan tapi mas yakin Fahri akan bisa menerima kekurangan zahra dia hanya butuh waktu" jawab Sigit jujur, yang tidak pernah menyembunyikan apa pun dari Iren

__ADS_1


" Masalah ini Iren gak bisa ngomong apa apa sayang, mudah mudah han mereka bisa menyelesaikan dengan kepala dingin " jawab Iren yang juga bingung tidak tau harus berbuat apa, untuk membantu masalah yang di hadapi oleh Fahri


" Iya sayang, kamu gak usah pikirin, mas tau Fahri orang nya gimana, dia hanya butuh waktu, sekarang kamu hanya fokus untuk bisa memenangkan kasus Andi, mas juga gak tega lihat dia seperti itu, bagaimana pun sebagai laki laki mas bisa ngerti apa yang di rasakan dan di alami oleh Andi " ucap Sigit memberi dukungan untuk Iren


" Iya sayang, mas bantu doa ya, biar Iren bisa menangin kasus ini, dan kita bisa cepat nyusul Raysa dan Rini ke Jakarta " ucap Iren sambil memeluk tibuh Sigit yang sudah menjadi obat penenang untuk dirinya


Selesai membersihkan diri dan makan malam bersama, Iren dan Sigit pun memutuskan untuk Istrahat, Sigit tidak ingin mengganggu Iren untuk menjalan kan tanggung jawab nya sebagai suami, pengertian Sigit membuat Iren semakin mencintai suami nya itu, Sigit selalu bisa mengerti dan menempatkan waktu jika ingin menjalan kan tugas nya.


Akhir nya Iren tidur dengan nyenyak di dalam pelukan Sigit, bagaimana pun Sigit akan selalu memanjakan Istri cantik nya itu

__ADS_1


__ADS_2