Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 157


__ADS_3

NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers


Author harap semua para readers dapat memaklumi


Next !!!!!


Sementara Fahri juga tengah sibuk mengurus kantor sendiri, semakin hari hubungan nya dengan Sinta juga semakin dekat, entah mengapa ia begitu nyaman dekat dengan Sinta, dan ingin selalu bisa melihat Sinta walau hanya sebentar


Sinta yang tidak mengganggap lebih hanya bisa bersikap netral, ia mengira kalau Fahri masih tetap menganggap dia hanya sebatas saudara perempuan untuk nya


" Sin, hari ini kamu sibuk gak, kakak mau ajak kamu makan malam " ucap Fahri dalam pesan singkat nya


Sinta yang menerima pesan Fahri masih menganggap biasa, karna dulu Fahri juga sering melakukan hal yang serupa sebelum ia memutuskan untuk menikahi zahra

__ADS_1


" Ada gerangan apa kak Fahri ngajak Sinta makan malam, nanti keseringan bisa buat kak Fahri bangkrut " ucap Sinta membalas pesan singkat Fahri


Fahri seakan berbunga mendapat balasan Sinta, padahal dulu ia sering sekali mengabaikan pesan dari Sinta tapi sekarang malah justru di tunggu tunggu dan di harapkan


" Kalau hanya ngasih kamu makan, kakak gak akan bisa bangkrut, justru bayarin kamu makan setiap hari pun juga gak akan buat kakak bangkrut " sambung Fahri kembali


" ok " balas Sinta singkat, membuat Fahri begitu bahagia dan tidak sabar menunggu waktu berlalu


Waktu pun berlalu, Fahri cepat cepat untuk menjemput Sinta, jarak kantor Sigit dan Iren tidak terlalu jauh, jadi tidak memakan waktu untuk Fahri bisa cepat cepat melihat Sinta


" Maaf ya kamu menunggu lama " ucap Fahri memulai percakapan


" Justru kakak cepat banget, baru ngabarin berangkat eh gak sampai lima menit sudah sampai " balas Sinta yang ingin menyindir Fahri

__ADS_1


" Mulai sekarang jangan panggil kakak lagi ya, gak enak banget dengar nya " ucap Fahri membuat Sinta merasa heran dan kebingungan


Sinta mulai merasa ada yang berbeda dari Fahri, ingin sekali ia pertanyakan, namun rasa sungkan menghentikan niat nya


Mereka pun tiba di restauran mewah tempat mereka biasa makan, Sinta semakin merasa perlakuan Fahri semakin istimewa untuk nya, tidak biasa nya Fahri menarikkan kusri untuk nya, tapi sekarang Fahri seakan semakin memanjakan dirinya


Sinta dan Fahri pun menyantap makan dengan lahap, Sinta seakan memilih untuk diam, ia tidak ingin salah tingkah, jujur ia senang Fahri yang memanjakan dirinya, namun sekarang semua sudah berbeda, ia tidak ingin mendapat perhatian dari suami orang, andai saja dulu Fahri bersikap seperti sekarang, pasti Sinta merasa perempuan yang sangat beruntung


" Setelah ini kamu ada acara apa Sin " tanya Fahri kembali setelah selesai menyantap makan malam mereka


" Gak ada acara apa apa kak, mungkin langsung pulang saja, soalnya Sinta juga kan ngurus kantor sendiri sekarang, jadi Sinta harus benar benar banyak istrahat " jawab Sinta mematahkan niat Fahri


" Padahal aku masih mau ajak kamu untuk keluar, rasanya sudah lama kita gak menikmati angin malam bersama " ucap Fahri semakin membuat Sinta merasa janggal

__ADS_1


" Sinta merasa kok kak Fahri berubah, dulu kakak gak pernah bersikap manis seperti ini, jujur Sinta sedikit risih, Sinta gak enak dengan istri kakak yang lagi menunggu kakak di rumah, Sinta gak mau jadi perusak dalam rumah tangga kakak, lebih baik kakak kembali bersikap seperti dulu yang gak pernah mengganggap dan melirik Sinta " ucap Sinta jelas, membuat Fahri kembali berfikir apa maksud dari ucapan Sinta tersebut


Sinta akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Fahri dan kembali ke kantor untuk mengambil mobil nya yang ia tinggalkan disana.


__ADS_2