Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 133


__ADS_3

NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers


Author harap semua para readers dapat memaklumi


Next !!!!!


Waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 Iren terbangun dari tidur nyenyak nya,


ia melihat Sigit masih tertidur pulas terpaksa ia harus membangunkan suami nya itu


" Sayang bangun" Ucap Iren sembari menggoyangkan lengan Sigit spontan Sigit pun langsung terbangun dari tidur nyenyak nya


" Kamu udah lama bangun sayang " tanya Sigit yang sekilas melihat jam di layar ponsel nya


" Baru aja mas Iren lapar " jawab Iren sambil memegang perut nya yang rata itu


" ya udah kita mandi dulu ya sayang setelah itu kita keluar cari makan " ucap Sigit dan Iren pun mengangguk setuju


Iren dan Sigit pun mandi bersama semakin hari kemesraan mereka semakin bertambah siapa saja akan merasa cemburu melihat kebahagiaan mereka

__ADS_1


Setelah selesai mandi dan bersiap diri Iren dan Sigit pun bergegas keluar mencari Fahri, tidak di sangka ternyata Fahri sedang bersantai di taman mini vila milik nya sambil menikmati pemandangan laut malam yang begitu menyejukkan hati


* Darrrrrrr *


Ucap Sigit dan berhasil mengejutkan Fahri


" *******" ucap Fahri yang sangat merasa terkejut


" Lo ngapain malam malam melamun sendiri disini " tanya Sigit santai seolah tanpa merasa bersalah


" Jadi menurut lo gue harus kemana dan ngapain capek gue nungguin lo dari tadi dan untung lo masih ingat buat bangun " jawab Fahri yang sudah mulai merasa kessal


" Sialan lo nuduh gue sembarangan lo pikir gue anak kecil gue bisa ngerti kali lihat lo berdua lagi hangat hangat nya " jawab Fahri ceplos membuat Iren berhenti kwatir


" Jadi lo udah makan belum bro " tanya Sigit kembali ingin mencairkan suasana


" Mana bisa gue makan sendiri ada lo dan Iren disini gini gini gue setia bro dan patut lo syukuri punya sahabat seperti gue" jawab Fahri memuji diri membuat Iren dan Sigit hanya mengangguk seolah tidak menyetujui ucapan nya "


Fahri Sigit dan Iren pun akhir nya memutuskan untuk makan malam di restaurant pinggiran pantai itu

__ADS_1


Bru tiba disana tiba tiba Fahri harus pergi ke toilet sejak minum minuman keras yang berlebihan hingga membuat dirinya mabuk membuat perut nya untuk tidak bisa di ajak kompromi


Saat ingin keluar untuk menyusul Iren dan Sigit hal yang mungkin sudah tidak di ingin oleh Fahri pun harus terjadi ia harus berjumpa kembali dengan zahra dimana ia sudah bertekad untuk mengikhlaskan dan melupakan zahra untuk selama lamanya


" Mas Fahri tunggu dulu " ucap zahra spontan menghentikan langkah kaki Fahri yang ingin menghindari nya


zahra pun menarik tangan fahri dengan paksa dan membawa nya ke pinggiran pantai yang tidak terlihat ramai itu


" lo apa apa an sih gue gak ada urusan dengan lo jadi buat apa lo maksa gue kesini " Ucap Fahri yang ingin bersikap biasa seolah tidak ada rasa untuk zahra


" Gue minta maaf gue juga gak tau kenapa gue bisa maksa lo kesini entah kenapa gue merasa ada yang perlu untuk gue jelasin tapi gue gak tau itu apa " ucap zahra yang mengikuti gaya bicara fahri entah mengapa zahra merasa bersalah padahal ia tidak melakukan kesalahan apa pun rasa bersalah nya selalu menghantui dirinya dan ingin selalu mendapat maaf dari Fahri atas kesalahan yang tidak ia tau sebab nya


* Hai readers yang aku sayangi


disini kalian ada gak yang pernah ngerasain apa yang di rasakan zahra sekarang


kalau pernah buat jawaban mu di komentar ya


Aku tunggu😍😍😍*

__ADS_1


__ADS_2