
NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers
Author harap semua para readers dapat memaklumi
Next !!!!!
Setelah terbangun dari tidur nyenyak nya Iren begitu terkejut melihat Sigit sudah tidak ada di samping nya
Ini pertama kali bagi nya membuka mata tanpa melihat wajah di sisinya
Iren segera pergi ke kamar mandi untuk memeriksa keberadaan nya namun tidak ada jua
Iren begitu merasa kecewa mengetahui Sigit yang sudah berangkat ke kantor pagi pagi buta, ia tidak menyangka Sigit akan mendiam kan nya kembali seperti dulu kala
Dengan tekad Iren mencoba menghubungi Sigit namun tidak ada hasil jua, entah apa yang ada di dalam pikirin Sigit sehingga harus menghukum Iren seperti ini
Iren pun mencoba mengirimkan pesan kepada Sigit bagaimana pun ia berfikir Sigit pasti akan membuka dan membaca nya
__ADS_1
" Assalamualaikum sayang (pesan pertama)
"Sayangg" (pesan kedua)
"sayangg udah di kantor ya ( pesan ke tiga)
"Kok tumben pergi kerja nya gak pamit biasanya juga kan selalu pamit dan serapan bersama dulu" (4)
"Apa hari ini mas ada kerjaan penting dan mendadak ya makanya gak sempat pamit"(5)
*20 menit tidak ada balasan*
"Please" (7)
"Mungkin mas lagi sibuk ya ya udah semangat ya sayang jangan lupa serapan" (8)
*180 menit tidak ada balasan*
__ADS_1
" Mungkin mas benar benar ingin mendiam kan Iren, jujur saja Iren gak tau alasan nya kenapa, sampai mas tega menghukum Iren seperti ini, mas tau gak Iren sangat merindukan mas 😥😥 kalau Iren ada melakukan kesalahan, tolong tegur Iren, jangan diam kan seperti ini, jujur Iren gak sanggup,
kemarin mas sudah janji, untuk selalu terbuka, fakta nya sekarang mas kembali bersikap seperti dahulu, Iren akan menunggu jawaban mas" Ucap Iren mencurah kan Isi hati nya
Namun tidak ada respon jua
Iren pun segera bersiap untuk ke kampus ia tidak ingin terlalu larut dalam kesedihan.
Setelah selesai menyelesaikan mata kuliah nya ia berfikir untuk mengunjungi Sigit ke kantor selama ia menjadi Istri sah Sigit Iren belum pernah sama sekali menginjak kaki di perusahaan Suami nya itu sendiri
Pak Agus pun dengan senang hati mengantar Iren ia juga seakan bisa merasakan kesedihan yang terpancar dari wajah cantik nya
Sesampai nya di reptionist Iren berniat ingin menanyakan ruangan Sigit namun niat nya segera ia akhiri ketika melihat Sigit sedang duduk bersama wanita cantik seusianya di taman mini perusahaan tersebut dan seperti nya keliatan sangat bahagia
Ia tidak ingin menganggu dan memutuskan untuk kembali ke rumah
Sewaktu Iren keluar sayang sekali dia harus bertemu dengan Fahri air mata yang sedari tadi ia tahan spontan terjatuh ketika melihat Fahri menanyakan tujuan nya
__ADS_1
Fahri sama sekali tidak mengetahui perbuatan Sigit ia kira semua baik baik saja setelah melihat Sigit yang terlihat tanpa masalah
Mendengar semua cerita Iren Fahri pun segera mengintrogasi sahabat nya itu tidak biasa nya Sigit merahasiakan sesuatu dari dirinya apalagi menyangkut Iren ia benar benar bingung apa yang sedang di rahasiakan oleh sahabat nya itu