Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 139


__ADS_3

NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers


Author harap semua para readers dapat memaklumi


Next !!!!!


Dua hari di rumah sakit Iren akhir nya di ijinkan pulang oleh dokter Nila, suasana hati nya masih sedih serta belum ikhlas harus kehilangan calon buah hati nya tanpa sepengehaun dirinya.


Sigit terpaksa tidak pergi kerja ke kantor ia tidak tega jika harus meninggalkan Iren yang masih di hantui rasa bersalah


Berbagai cara telah ia lakukan tetap saja belum bisa menyembuhkan luka hati Istri tercinta nya itu

__ADS_1


" Mas gak pergi kerja " tanya Iren ketika melihat sigit yang sedang menyiapkan bubur untuk dirinya


" Bagaimana bisa mas pergi ninggalin kamu dalam kondisi seperti ini sayang" jawab Sigit lembut


" Mas Iren gak papa kok sayang mas gak usah kwatir Iren hanya perlu istrahat jadi mas gak usah tinggalin kerjaan mas untuk jaga Iren disini" jawab Iren kembali yang berusaha membohongi Sigit


" Sayang sekarang ini gak ada yang lebih berharga dari pada kamu dan anak anak kita, mas akan jaga dan rawat kamu sampai kamu benar benar sembuh, mas gak akan biarin kamu kesepian dan merasa bersalah sendiri ingat kamu punya mas yang selalu setia mendengar semua keluh kesah kamu, kita hadapi bersama sama ya sayang apa pun yang terjadi mas akan selalu di samping kamu " Jawab Sigit kembali memberi dukungan untuk Iren


" Terimakasih ya sayang, Insyaallah Iren sudah mengikhlaskan semua yang terjadi Iren sangat mencintai mas" Ucap Iren sambil memeluk Sigit


" Sekali lagi Iren sangat mencinta mas " ucap Iren manja membuat Sigit merasa gemes dengan tingkah manja istri nya itu

__ADS_1


" Kalau kamu benaran sangat mencintai mas jadi kamu harus makan yang banyak, minum obat lalu istrahat dan jangan lupa untuk selalu mikirin mas " rayu Sigit membuat Iren tersenyum tersipu malu..


" Kamu semakin cantik sayang kalau senyum malu begitu " sambung Sigit kembali membuat wajah Iren yang tadinya pucat sekarang sudah berubah jadi merah seperti tomat


Dengan penuh kasih sayang Sigit menyuapi Iren memakan bubur nya, Sigit ingin memberikan perhatian lebih agar Iren bisa melupakan rasa sakit nya.


Sigit benar benar tidak ingin melihat Iren bersedih, rasanya ia akan lebih menderita jika ia harus melihat wanita yang paling ia cintai itu menderita


Sejak kemalangan ini pun, Iren juga merasa ingin di manja dan di perhatikan lebih oleh Sigit hanya saja ia tidak ingin meminta, beruntung rasa peka yang sudah sangat kuat di hati Sigit membuat keinginan nya terpenuhi


" Sayang Iren boleh minta sesuatu gak " tanya Iren ketika sudah selesai menghabiskan bubur dan minum obat nya

__ADS_1


" Apa pun yang kamu minta akan mas berikan sayang, termasuk nyawa mas jika kamu menginginkan nya mas akan berikan dengan sepenuh hati " jawab Sigit tulus


" Iren gak akan sanggup meminta nyawa mas, karna Iren gak mau mas pergi jauh meninggalkan Iren, tolong bawa Iren ke taman rumah kita ya sayang Iren ingin hirup udara segar sambil menikmati waktu dengan mas" pinta Iren lembut, Sigit pun langsung mengabulkan permintaan Istri tercinta nya itu


__ADS_2