
Dr Albern yang kini sudah mendapat jawaban, sungguh sangat merasa bahagia, Sinta seakan seperti angin untuk nya, yang selalu menghembuskan angin kesejukan untuk hati dan hidup nya, serta yang selalu merindukan pujaan hati nya itu
" Surprise " ucap Dr Albern, memberi kejutan untuk Sinta yang sangat menyukai boneka itu
" Dokter, terimakasih, aku menyukai nya" ucap Sinta dengan wajah penuh bahagia di wajah nya
" Sayang, mulai sekarang berhenti memanggil aku dengan sebutan dokter, aku sekarang milik mu, jadi berhenti bersikap formal "
" Jadi " ucap Sinta singkat
" I'm Yours and you're mine, so please call me honey, you will be my wife and im will be your husband, is'nt? " jawab Dr Albern dengan wajah memelas nya.
" Hmm, Sayang " ucap Sinta lembut
" Tolong lebih jelas, aku ingin semua orang mendengar nya, dan aku ingin semua orang mengetahui bahwa Dr tampan ini sudah memiliki wanita di hati nya " sambung Dr Albern
" Sayang " ucap Sinta lebih keras
Membuat Dr Albern tersenyum indah, karena hampir semua mata yang berada disana menoleh ke arah nya.
" Aku sangat mencintai mu, sungguh, " ucap Dr Albern yang kini sudah duduk bersimpuh di hadapan Sinta, yang masih duduk di kursi roda nya
" Aku Tau, terimakasih karena sudah berani untuk mencintai ku, Ijinkan aku untuk membalas cinta mu dengan sepenuh hati ku, kini kau lah satu satu nya, aku akan berhenti untuk mencari, karena aku sudah menemukan dirimu yang begitu sempurna " jawab Sinta sambil mengelus wajah tampan kekasih hati nya
__ADS_1
" Aku berjanji akan setia, tidak ada alasan untuk ku meninggalkan mu, demi kamu, aku akan melakukan segalanya, bahkan jika ada yang harus untuk ku korban kan, makan akan aku korban kan, semua hanya demi kamu " sambung Dr Albern lalu membawa tubuh Sinta ke dalam pelukan nya
Sementara Hari yang di tunggu tunggu oleh Iren dan Sigit pun kini telah tiba, Iren kini sedang berada di rumah sakit untuk melahirkan buah hati mereka.
Sigit yang selalu setia menemani Iren semakin menambah kekuatan Iren yang begitu terasa sangat menyakitkan untuk nya.
" Mas sangat mencintai kamu sayang, kamu semangat, kamu wanita kuat, sampai kapan pun mas akan selalu menemani kamu " bisik Sigit ke telinga Iren yang kini sedang berjuang untuk melahirkan buah hati mereka
" Mas Sigit " teriak Iren dengan sekuat tenaga nya, hingga terdengar lah suara malaikat kecil yang bertahun tahun sudah di nantikan mereka.
" Kamu hebat sayang, Mas bangga sama kamu, akhirnya anak kita lahir dengan selamat " sambung Sigit sambil meneteskan air mata nya, yang sangat terharu, kini ia bisa merasakan menjadi suami yang sempurna, bisa menemani Iren untuk melahirkan
Sigit yang sudah selesai mengazani Putra kedua nya, terus mengalirkan air mata nya, hatinya seakan tersayat, setelah melihat perjuangan Iren untuk melahirkan, melihat nya saja Sigit sudah bisa membayang kan bagaimana sakit nya, apalagi Iren yang harus rela mengorbankan nyawa nya untuk bisa memberi kehidupan untuk bayi mereka
Seketika bayangan wajah Tasya pun muncul di kepala nya, andai ia tau proses melahirkan sesakit ini, mungkin ia tidak akan pernah menyakiti wanita yang pernah ada di hidup nya itu
" Sayang, kenapa Mas masih menangis, Iren tidak kenapa napa, anak kita juga baik baik saja, apa yang membuat mas masih merasa sedih " tanya Iren yang kini sudah berada di ruang VIP untuk proses penyembuhan nya, yang sedari tadi selalu merhatikan Sigit.
Sigit pun menghampiri Iren, lalu memberikan putra nya untuk Istri tercinta nya itu
" Mas tidak kenapa napa kok sayang, Mas hanya terharu, melihat perjuangan kamu untuk putra kita, Mas benar benar bangga sama kamu, Mas minta maaf ya, jika selama kamu hidup dengan Mas, Mas secara tidak sengaja pernah menyakiti kamu atau membuat kamu bersedih" ucap Sigit sambil mengelus lembut rambut Iren
" Sayang, justru Iren ingin berterimakasih, karena Mas sudah membuat Iren menjadi wanita yang sempurna, Iren sangat bahagia selama Iren hamil, Mas selalu menjadi suami yang siaga, Mas rela tidak tidur hanya untuk memastikan Iren bisa tertidur dengan nyenyak, Mas rela menahan lelah hanya untuk membuat Iren tertawa, Mas sudah melakukan segala nya dengan baik, Lihat anak kita sangat mirip dengan Mas Sigit, hidung nya, mata nya serta bibir nya, dan mudah mudah han sifat baik mas bisa mengalir untuk anak kita " ucap Iren memuji Sigit
" Mama....Papa.. " ucap Rasya dan Rini yang kini hadir bersama pak Bambang dan Mama Ratna
__ADS_1
" Anak anak mama sini sayang lihat dedek bayi " ucap Iren yang sangat merasa bahagia itu
" Iren sayang, selamat ya nak, akhir nya kamu sudah memiliki segala nya, Mama sangat bangga sama kamu, mama juga sangat merindukan kamu " ucap Mama Ratna yang begitu sangat bangga untuk putri kesayangan nya itu
" Papa juga sangat bangga dengan kamu sayang, kamu benar benar wanita yang hebat, terimakasih sudah memberi papa cucu se imut ini, papa sungguh sangat merasa bahagia, " Sambung pak Bambang yang tidak mau kalah.
" Mama,,Papa, Iren sangat merindukan papa dan Mama, Iren minta maaf Ma, jika selama ini Iren pernah menyakiti mama, kini Iren tau bagaimana sakit nya menjadi seorang ibu, tolong maafin Iren " ucap Iren yang masih mengingat rasa sakit untuk menjadi seorang ibu, ia menyesal jika pernah menyakiti mama nya, karena kini ia tau seorang ibu akan memperjuangkan nyawa nya hanya untuk anak anak nya.
" Sayang, kamu tidak pernah melukai hati mama, Justru kamu membuat mama bahagia, kamu sudah merasakan bagaimana sakit nya menjadi seorang ibu, itu saja sudah cukup, jadi kamu akan bisa lebih menyanyangi semua anak anak kamu, karena untuk mendapatkan mereka tidak mudah seperti yang sudah kamu rasakan, " sambung Mama Ratna sambil meneteskan air mata yang kini sedang memeluk Iren.
Tidak lama kemudian Fahri dan zahra pun hadir di ruangan Iren, sambil membawa buah tangan untuk memberi selamat untuk sahabat nya itu, ruangan Iren pun semakin meriah, di penuhi dengan orang orang yang memiliki jiwa humoris sungguh sangat membuat Iren benar benar sangat merasa bahagia.
_____________TAMAT_____________
Dear Readers
Author sangat berterimakasih untuk kesetian kalian.
Sedih rasanya mengakhiri cerita ini.
namun Author akan membuat novel baru dengan cerita baru, jadi jangan lupa kepoin profil author.
Ohh Ia, sesuai masukan yang sudah kalian berikan, nanti author akan up khusus cerita Sinta dan Dr Albern di novel ini.
Jadi jangan lupa untuk menantikan up terbaru tentang dr Albern dan Sinta ya
__ADS_1
I love you all