
NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers
Author harap semua para readers dapat memaklumi
Next !!!!!
Iren yang merasa begitu sakit hati memutuskan untuk diam ia hanya menunggu penjelasan dari Sigit
Sigit yang sudah bisa membayangkan kondisi Iren memutuskan untuk istrahat sebentar di ruangan pribadi nya, ia tidak tega jika harus melihat Iren merasa sedih, lebih baik ia menunggu Iren tidur terlebih dahulu baru ia akan pulang dari kantor nya
Sakit hati Iren semakin jadi melihat Sigit yang belum pulang juga, tidak biasa nya ia akan pulang telat seperti ini, pikiran nya sudah macam macam membuat ia tidak bisa menahan air mata nya
__ADS_1
Betul saja dugaan Sigit ketika ia tiba di kamar nya ia sudah melihat Iren tertidur dengan wajah yang di penuhi dengan air mata yang sudah kering
Ingin sekali ia memeluk tubuh istri nya itu namun keinginan nya segera ia buang ia tidak ingin menganggu tidur Iren yang ada ia akan tidak bisa jika melihat langsung wanita yang paling ia cintai menangis.
"Maafin mas sayang, mas terpaksa berbuat seperti ini mas juga sangat merindukan kamu kamu gak usah kwatir mas gak akan pernah berpaling dari kamu" Ucap Sigit dalam hati sambil mengecup lembut kening Iren
Setelah selesai membersihkan diri Sigit pun langsung menyusul Iren untuk tidur dalam waktu seminggu ini ia harus terpaksa berangkat kerja subuh untuk menghindari Iren
Meski ia sadar perbuatan nya akan semakin membuat luka perasaan istri tercinta nya
Setelah menyempatkan waktu untuk bermain dengan sikembar Iren pun berangkat ke kampus
__ADS_1
Iren tidak menyangka Foto nya dan Yoga akan di pajang Hampir di setiap sudut kampus
Sejak menjadi bintang kampus Iren juga semakin banyak memiliki penggemar hampir setiap hari ia akan mendapat kirimin bunga coklat dll yang tidak ada namanya, membuat Iren merasa sedikit risih jujur saja Iren tidak suka jika harus memiliki penggemar rahasia baginya seorang penggemar rahasia sangat menyeramkan otomatis dia akan bisa mengetahui seluruh kegiatan nya dan rencana rencana yang akan ia lakukan
"Sin lo ambil semua ya lo bisa bagi ke teman teman yang lain" Ucap Iren memberi hadiah nya kepada Sinta
" Tapi ini kan buat lo ren nanti yang ada penggemar lo bisa marah lagi" ucap Sinta yang ingin menolak niat Iren namun dengan tenang Iren menjelaskan dan Sinta pun dengan semangat menerima nya
Suasana seketika berubah menjadi hening ketika Yoga muncul di hadapan mereka
Iren merasa semakin tidak nyaman dengan tatapan Yoga yang terlihat berbeda dari sebelum nya di tambah ia mengingat kejadia Sigit yang memukul dirinya hingga tidak berdaya
__ADS_1
ia takut jika Yoga akan berbuat hal aneh untuk membalas dendam nya
Mata kuliah pun akhirnya selesai Putri dan Sinta berniat ingin mengajak Iren cuci mata ke mall berhubung Iren juga masih merasa sedih tidak ada salah nya jika ia harus mengikuti ajakan sahabat nya siapa tau ia akan bisa melupakan sedikit sakit hati nya untuk Sigit