Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 100


__ADS_3

Semenjak menjadi finalis bintang kampus mewakili fakultas nya Iren pun terlihat sangat sibuk untuk berlatih bagaimana pun ia tidak ingin mengecewakan teman teman yang sudah sangat mendukung dirinya


Iren juga bersyukur ia bisa mendapat teman baru yang sangat cocok dengan dirinya.


Namanya Sinta dan Putri yang sangat berpartisipasi untuk mendukung dirinya


Setelah selesai berlatih, Iren memutuskan ingin langsung pulang, ia sangat merindukan sikembar, di tambah dengan aktifitas nya yang padat di kampus, membuat ia tidak banyak menghabiskan waktu dengan buah hati nya.


Iren segera menghubungi Sigit, namun tidak biasanya Sigit telat bahkan tidak mengabari dirinya, hal ini membuat Iren sangat kwatir dan terlihat sangat gelisah


Putri dan Sinta yang melihat Iren seperti orang kebingungan, segera menghampiri sahabat baru nya itu, mesti mereka baru kenal, tetapi mereka ingin tulus bersahabat dengan Iren


"Ren kamu ngapain berdiri disini" Tanya sinta yang sudah berada di dalam mobil bersama Putri

__ADS_1


"Ohh aku lagi nungguin..." belum sempat Iren melanjut kan kata kata nya, Sinta sudah keluar dari mobil dan memaksa Iren untuk bergabung dengan mereka, Iren hanya bisa pasrah, bagaimana pun ia juga sudah merasa lelah yang sudah menunggu Sigit hampir 2 jam lamanya.


"Rumah kamu dimana Ren biar kami antar ya" Ucap Putri yang melihat Iren masih seperti orang kebingungan


"Udah gak jauh dari sini kok Put" Jawab Iren singkat


"Kita boleh main ke rumah kamu gak Ren, biar kita bisa semakin dekat, jujur saja kami tidak ingin sekedar berteman di kampus saja, tapi kami ingin berteman kapan dan dimana pun istilah nya best friend forever gitu" Ucap Sinta yang ingin memecahkan suasan yang terasa kaku itu


"Yeyeye,,akhirnya kita punya geng best friend forever" Ucap Sinta yang merasa senang layak nya seperti seorang anak kecil


"Depan belok kanan ya Put gue tinggal disana" Ucap Iren sambil menunjuk jalan ke Putri


"Lo serius ren, berarti lo orang kaya dong bisa tinggal disini, setau gue hanya orang orang kaya yang mampu beli rumah disini, wah derajat gue semakin tinggi, punya sahabat sahabat kaya seperti kalian" Ucap Sinta bersemangat membuat Iren dan Putri tertawa lucu melihat tingkah Sinta yang masih seperti anak kecil

__ADS_1


Setiba nya di rumah Iren, Putri dan Sinta sungguh merasa takjub melihat rumah Iren yang besar dan mewah, mereka tidak menyangka, Iren yang terlihat polos dan apa ada nya, ternyata tinggal di sebuah istana mewah yang di impikan setiap orang


"Kayak nya gue bakalan sering main kesini Ren" Ucap Sinta polos yang masih merasa pangling dengan Isi rumah Iren


"Gue juga ya Ren, rumah lo berasa nyaman banget, kapan kapan kita boleh ya nginap disini" Sambung Putri kembali yang juga merasa pangling dengan rumah sahabat baru nya itu


"Dengan senang hati aku nyambut kalian disini, pintu rumah aku selalu terbuka kok untuk kalian" Ucap Iren sambil memeluk Putri dan Sinta


Iren mempersilahkan Putri dan Sinta duduk di ruang tamu nya serta menyuruh bik Ani untuk membuat jus dan makanan untuk mereka


Betapa terkejut nya Mereka, ketika melihat Iren menggendong salah satu baby kembar nya, dan duduk bergabung dengan mereka


Iren pun bisa mengerti, apa yang ada dalam pikirin sahabat baru nya itu, dan akan menceritakan kepada mereka

__ADS_1


__ADS_2