
NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers
Author harap semua para readers dapat memaklumi
Next !!!!!
Iren pun mencari keberadaan Sigit, ia begitu sangat menginginkan pelukan selamat dari suami tercinta nya itu dan ia ingin sekali untuk memperkenalkan Sigit ke semua orang agar tidak ada yang bisa mengganggu dirinya.
"Kak mas Sigit dimana kok Iren gak lihat dia dari tadi" Tanya Iren penasaran dan sangat menghawatirkan Sigit
"Ohh dia tadi nitip pesan untuk nunggu Iren di mobil, kayak nya dia lagi kurang enak badan kakak kurang tau juga" Jawab Fahri merasa bersalah dengan sikap Sigit
Iren pun semakin merasa cemas mendengar keadaan Sigit, ia sudah mulai merasa tidak nyaman di atas panggung ingin sekali rasanya cepat cepat untuk menemui suami tampan nya yang sudah amat ia rindukan itu
__ADS_1
Setelah menunggu 2 jam lamanya untuk ajang pemilihan Bulan dan Bintang kampus pun selesai, Iren segera menyusul Sigit yang sudah amat ia cemaskan.
Yoga pun sangat penasaran melihat Iren yang terburu buru dan memutuskan untuk mengikuti Iren
Setiba nya di parkiran tempat Sigit memarkirkan mobil Yoga menarik tangan Iren hingga terjatuh kepelukan nya
Spontan membuat Sigit tidak dapat menahan amarah nya, ia segera berlari dan melayangkan pukulan terampuh nya untuk melampiaskan semua emosi yang sedari tadi sudah ia pendam
Iren hanya bisa menahan Sigit untuk tidak menghajar Bayu sampai babak belur ia tidak ingin Suami kesayangan nya harus terlibat masalah karna membuat keributan di kampus nya
" Ini belum seberapa Sekali lagi lo coba buat nyentuh Istri gue gak segan segan gue bisa habisin nyawa lo" Ucap Sigit yang sudah begitu merasa sangat emosi ia masih ingin memberi pelajaran dengan Yoga yang sudah berusaha untuk menggoda wanita pujaan hatinya
Namun ia masih bisa mendengar Ucapan Iren ia tidak ingin membuat Iren mendapat masalah gara gara dirinya.
__ADS_1
Iren dan Sigit pun meninggalkan Yoga yang masih terbaring kesakitan di tanah, Iren tidak bisa berbuat apa apa jika ia membantu Yoga tentu akan semakin memperkeruh suasana Iren pun hanya bisa mengikuti Sigit yang masih menahan amarah
Selama perjalanan menuju rumah Suasana mereka kembali seperti awal kenal, perasaan amarah dan kaku sungguh sangat membuat Iren risih, namun ketika Iren mencoba untuk membuka suara Sigit pun dengan kesal menyuruh Iren untuk diam, ia tidak ingin mendengarkan penjelasan Iren di saat marah yang ada akan membuat mereka bisa bertengkar, dan Sigit tidak menginginkan itu Iren yang bisa mengerti perasaan Sigit hanya bisa pasrah menuruti keinginan Suami nya itu
Waktu sudah hampir malam Iren dan Sigit pun sudah tiba di rumah, Iren yang masih duduk di samping Sigit ingin sekali menjelaskan semua, namun Sigit masih tidak ingin mendengar penjelasan dari dirinya, dengan cepat Sigit meninggalkan Iren di dalam mobil, Iren begitu merasa sakit hati melihat sikap Sigit dan ia hanya bisa menangisi dan memikirkan apa kesalahan yang sudah ia perbuat sehingga membuat Sigit harus bersikap arogan terhadap nya
Dear readers
Tolong jangan lupa untuk selalu dukung dan vote sebanyak banyak nya untuk novel aku
Agar aku semakin semangat buat Up tiap hari
Aku sayang kalian 😍😍😍
__ADS_1