Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 92


__ADS_3

Setelah mendengar ucapan Iren, Sigit pun langsung memeluk erat tubuh Iren sambil mengecup lembut bibir indah yang Iren miliki


Setelah itu Sigit kembali ke panggung untuk menyanyikan sebuah lagu romantis untuk Iren, jujur saja ini kali pertama Sigit berlaku seperti ini, sejak jatuh cinta dengan Iren membuat dirinya lebih berani melakukan hal hal romantis, yang dulu tidak pernah ia lakukan sebelum nya dengan alm Istri nya atau dengan mantan pacar nya.


Bernyanyi di depan umum juga merupakan hal anti untuk Sigit namun demi Iren semua hal yang tidak wajar menurut nya akan ia lakukan, Cinta nya yang besar dan tulus lah yang mampu merubah sifat cuek dan dingin nya menjadi sosok yang lebih hangat dan penyanyang


"Tesss,,,Tesss,,Chek 1,2,3"


Ucap Sigit yang akan memulai menyanyikan sebuah lagu untuk Iren


" Saya akan menyanyikan sebuah lagu cinta untuk perempuan hebat yang ada di depan saya bahkan di hidup saya, Selamat menikmati sayang, balasan nya bisa kamu berikan setelah ini" Ucap Sigit sambil mengedipkan sebelah mata nya dengan genit seolah sedang memberi tanda kepada Iren untuk membalas semua perlakuan romantis nya...


*Sigit pun mulai menyanyikan lagu Tulus yang berjudul TEMAN HIDUP*


"Dia indah, peretas gundah


Dia yang selama ini kunanti


Pembawa sejuk, pemanja rasa


Dia yang selalu ada untuk ku"


"Di dekat nya aku lebih tenang


Bersamanya jalan lebih terang

__ADS_1


Ho-ou-woo


Tetap lah bersama ku jadi teman hidup ku


Berdua kita hadapai dunia


Kau milikku, milik mu kita satu kan tuju


Bersama arungi derasnya waktu"


"Kau milikku, ku milikmu


Kau milikku, ku milikmu"


"Di dekat nya aku lebih tenang


Tetap lah bersama ku jadi teman hidupku


Berdua kita hadapi dunia


Kau milikku, milikmu kita satukan tuju


Bersama arungi deras nya waktu"


"Bila di depan nanti

__ADS_1


Banyak cobaan untuk kisah cinta kita


Jangan cepat menyerah


Kau punya aku, ku punya kamu, selama nya akan begitu"


"Tetap lah bersama ku jadi teman hidup ku


berdua kita hadapi dunia


Kau milikku, milikmu kita satu kan tuju


bersama arungi deras nya waktu"


" Kau milikku, ku milikmu


Kau jiwa yang selalu aku puja"


Semua pun spontan bersorak dan bertepuk tangan, Iren tidak menyangka kalau Sigit benar benar memiliki suara bagus yang semakin membuat nya terpikat dengan Suami tampan nya itu, masih banyak hal yang Iren belum ketahuin tentang Sigit contoh nya seperti ini ia masih belum percaya dan takjub jika suara suami nya bisa mengalahkan suara penyanyi yang sudah terkenal


Iren pun hanya bisa memberikan senyuman indah untuk Sigit, tiada kata lain lagi yang mampu ia ucapakan, Tatapan cinta dan senyuman indah yang memancarkan kebahagian nya benar benar bisa di rasakan oleh Sigit Sehingga Sigit pun berniat ingin menyanyikan sebuah lagu terakhir sebelum ia mendapat balasan dari istri cantik nya itu


"Bagaimana sayang, apa suara suami mu ini sudah pantas mendapatkan balasan yang setimapal untuk malam ini" Ucap Sigit yang ingin menggoda Iren alhasil membuat Iren tersipu malu dengan orang orang yang berada disana, Iren pun hanya bisa menutupi wajah nya yang sudah memerah dengan kedua tangan nya


Membuat Sigit benar benar merasa gemes dan tidak sabar ingin segera memangsa Istri Cantik nya itu.

__ADS_1


__ADS_2