
Waktu berlalu semakin cepat, berkat dorongan Sinta dan Dr Albern, Max pun kini sudah kembali ke rumah sakit, rasa bersalah yang menghantui nya selama ini kini sudah bisa ia tepiskan, kini Max hanya bisa menebus rasa bersalah nya dengan mengabdi kan diri di rumah sakit, sebagai dokter yang lebih bertanggung jawab.
Keajaiban pun terjadi dengan Sinta, berkat dr Albern, Max dan juga lia yang selalu membantu dirinya, untuk proses penyembuhan, kini berhasil, Sinta kini benar benar sudah bisa berjalan, tanpa harus menggunakan kursi roda.
dan Sinta ingin memberi kejutan untuk dr Albern, yang belum mengetahui kesembuhan dirinya.
dr Albern yang baru tiba dari rumah sakit pun merasa pangling, melihat Sinta yang duduk cantik, menggunakan heels dengan dres pink nya, yang semakin menambah kecantikan dirinya
" Sayang " ucap dr Albern, yang benar benar sangat merasa pangling dengan kecantikan calon istri nya itu.
" Iya sayang, kemari aku ingin menunjukkan sesuatu " jawab Sinta, dengan cepat dr Albern pun langsung mendekati nya.
" Hari ini kamu benar benar cantik sayang, bidadari secantik apa pun kalah dengan kecantikan kamu, aku benar benar pangling, wanita cantik yang ada di depan aku sekarang, ternyata calon istri ku " ucap dr Albern, memuji kecantikan Sinta.
" Sayang itu tidak penting, ada hal yang lebih penting yang ingin aku tunjukkan " sambung Sinta, membuat dr Albern penasaran
Sinta pun perlahan berdiri, membuat Dr Albern panik, dan langsung berusaha untuk menangkap tubuh Sinta.
" Surprise, " ucap Sinta semangat
" Hah, sayang ini benaran kan " ucap Dr Albern, sambil mengucek ucek kedua mata nya
" Benar sayang, aku sembuh, kini aku sudah bisa berjalan dan berlari " ucap Sinta dengan raut wajah yang penuh bahagia, sambil melompat lompat kecil, memarken kaki jenjang nya.
__ADS_1
Dr Albern pun langsung menarik tubuh Sinta ke dalam pelukan nya, dr Albern sampai terharu, hingga air mata nya berhasil mengalir di wajah tampan nya.
" Selamat sayang, aku benar benar bahagia, rasanya tidak ada kebahagiaan lain selain bisa melihat kamu berdiri dan berjalan seperti ini, kamu semakin cantik, benar benar sangat cantik " ucap dr Albern
" Ini semua berkat kamu sayang, terimakasih ya, kamu sudah mengembalikan kebahagiaan yang hilang dalam hidup ku, aku benar benar sangat mencintai kamu " sambung Sinta sambil memegang wajah dr Albern dengan kedua tangan nya
" Aku lebih mencintai kamu, bahkan jika kita punya kehidupan lain setelah ini, aku akan tetap mencintai kamu " jawab dr Albern, lalu mencium bibir Sinta yang terlihat merah indah itu
Rasanya tidak ada kata kata lain, yang mampu untuk Sinta ucapkan, rasanya dunia kini menjadi milik nya, dan kebahagiaan menghampiri seluruh hidup nya, Sinta sangat merasa bersyukur, dirinya dikelilingin oleh orang orang yang baik serta sangat menyanyangi dirinya.
Sesuai janji yang sudah Sinta ucapkan, Dr Albern pun kembali melamar Sinta, dr Albern tidak ingin menunggu lama lagi, ia benar benar ingin secepat nya untuk bisa memiliki kekasih hati nya itu seutuh nya.
Dengan bantuan Iren dan Sigit, segala kebutuhan yang di butuhkan oleh Sinta dan Dr Albern, kini sudah di atur dengan sempurna, Fahri dan Zahra yang juga tidak mau ketinggalan, turut serta memeberikan tenaga dan pikiran untuk membantu Sinta dan Dr Albern yang akan melangsung kan pernikahan di mereka Singapura.
Tidak tanggung tanggung, ke dua pasangan itu pun memberikan yang terbaik untuk Sinta, mulai dari tempat pesta, tamu undangan, khetring, dan lainnya, sudah berjalan dengan sempurna.
Sebelum pulang ke Singapura, dr Albern pun mencari desainer paling terkenal di L.A untuk meyiapkan gaun yang indah untuk Sinta.
Sinta benar benar sangat merasa bahagia, bahkan kebahagiaan yang di rasakan sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelum nya.
" Terimakasih sayang, aku tidak tau harus berkata apa lagi, aku hanya bisa bilang terimakasih " ucap Sinta, yang kini sedang mencoba gaun indah nya
" Sama sama sayang, mudah mudahan kebahagiaan kita abadi selama nya," jawab dr Albern, lalu memeluk wanita nya itu.
Setelah semua urusan mereka di L.A selesai, Sinta, dr Albern, Lia dam juga Max pun terbang ke Singapura, Max juga sudah mengihklas kan perasaan nya, dr Albern merupakan laki laki baik, jadi ia pantas untuk mendapatkan Sinta.
__ADS_1
Iren, Sigit dan juga Fahri dan Zahra pun sudah menunggu kehadiran Sinta di bandara, 2 tahun berpisah benar benar membuat Iren sangat merindukan sahabat nya itu.
" Sintaaaaaa.." ucap Iren berteriak, memanggil Sinta yang kini sudah berada di hadapan nya, kerinduan mereka pun langsung tertumpahkan dalam pelukan, dan di hiasi dengan air mata kebahagiaan.
" Iren,, gue sangat merindukan lo, benar benar sangat merindukan lo " ucap Sinta dengan suara tangis yang mengucapkan kerinduan nya.
" Gua juga sangat merindukan lo, peluk gue lebih kuat, biar gue yakin kalo gue tidak mimpi," sambung Iren, dan Sinta pun langsung mempererat pelukan nya dengan Iren yang juga semakin terlihat cantik itu
Setelah melepas rindu, Sinta dan Fahri pun kini berpelukan hanya sebatas saudara, tidak lebih, mereka kini sudah memiliki kebahagiaan masing masing yang sangat jauh berharga.
Tidak lupa mereka Semua pun berkenalan langsung dengan dr Albern, dan juga sangat mendukung Sinta, mereka benar benar pasangan yang cocok, hingga kini mereka lengkap 3 pasangan sahabat yang memiliki pasangan tampan dan cantik.
Hari hari yang paling di tunggu pun tiba, kini saat nya untuk Sinta dan dr Albern melangsungkan pernikahan suci mereka, di hadari tamu undangan dari semua kalangan yang bergengsi, membuat pesta tersebut benar benar mewah dan meriah.
Iren dan zahra yang jadi bridesmaid untuk Sinta pun tidak kalah cantik, mereka kini menjadi 3 sahabat baru, yang saling membantu dan saling mendukung satu sama lain.
Setelah pesta selesai, Max memutuskan untuk kembali ke L.A bersama keluarga dr Albern, kini waktu nya untuk Max melanjutkan hidup nya, sedangkan dr Albern memutuskan untuk pindah tugas ke Singapura, karena Sinta lebih memilih untuk tinggal di Singapura bersama sahabat sahabat nya, dr Albern yang sangat mencintai dirinya pun menuruti semua apa yang di minta wanita nya itu.
Mereka pun akhirnya pergi berlibur ke pantai bersama, yang kebetulan mereka semua sama sama menyukai pantai. mereka kini mejadi 3 sahabat berpasangan yang sangat bahagia, tanpa merasa kekurangan apa pun, sahabat yang selalu mendukung, serta selalu saling membantu, jika salah satu mereka ada yang merasa kesusahan.
"* Happy ending 😊😊"*
__ADS_1
___________TAMAT________________