
NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers
Author harap semua para readers dapat memaklumi
Next !!!!!
Iren dan Sigit yang sudah tiba di bandara akan segera berangkat, pesawat yang mereka tumpangi akan segera lepas landas, lega rasanya menyaksikan kebaikan Sigit terhadap Andi, Iren benar benar semakin mencintai Sigit ia tidak menyangka memilili Suami yang begitu pemurah, dan tidak pernah sama sekali untuk perhitungan
" Terimakasih ya sayang, mas sudah sedia untuk membantu mas Andi " ucap Iren yang sedang duduk bersampingan dengan Sigit di atas awan
__ADS_1
" Iya sayang, dia pantas untuk mendapatkan itu, mas tau dia laki laki yang baik, jadi gak ada salah nya untuk berbagi kebahagia an untuk nya" jawab Sigit yang benar benar tulus untuk membantu Andi
" Iren semakin mencintai mas, dan Iren juga sangat beruntung memiliki suami yang begitu baik dan suka menolong" ucap Iren memuji Sigit, spontan membuat Sigit tersipu malu
" Sayang mas lakukan itu semua karna mas dulu juga sudah pernah ngerasain bagaimana hidup susah, mas bisa hidup hanya karna dari belas kasihan orang, jadi apa pantas mas harus bersikap sombong, justru semakin kita sering memberi maka semakin banyak pula yang akan kita terima, jadi mulai sekarang kamu juga harus tanamkan itu dalam diri kamu, untuk selalu memberi tanpa meminta balasan " jawab Sigit semakin membuat Iren kagum dan semakin jatuh cinta
" Aduh sayang, Iren ingin menghentikan waktu, Iren sungguh sangat bahagia bisa memiliki mas " sambung Iren kembali yang selalu memuji Sigit
Menghabiskan waktu sekitar 1 jam 10 menit di atas awan, tiba waktu nya pesawat yang membawa Iren dan Sigit untuk landing, tidak sabar rasanya ingin cepat cepat untuk berjumpa keluarga yang sudah menanti kehadiran mereka di bandara
__ADS_1
Mendarat dengan sempurna, Iren dan Sigit pun langsung bergegas keluar, tampak lah pak Bambang dan mama Ratna dan juga buah hati mereka Rasya dan Rini beserta semua yang bekerja dengan mereka tengah menunggu kehadiran mereka
" Papa,,,Mama" ucap Rasya dan Rini yang sudah melihat Iren keluar dari pintu kedatangan
Perasaan bahagia langsung menghampiri Iren, biasanya dia yang akan bersikap seperti itu ketika melihat papa dan mama nya baru pulang dari suatu tempat, tapi sekarang dia sudah di perlakukan sama oleh Rasya dan Rini seperti apa yang sering dulu ia lakukan
" Rasya,, Rini anak mama sini sayang mama sangat merindukan kalian " ucap Iren yang langsung menyambut buah hati nya ke dalam pelukan nya
Sigit pun tidak mau kalah, ia yang juga sangat merindukan buah hati nya langsung memeluk Iren beserta Rasya dan Rini, pemandangan indah ini pun langsung di abadikan oleh pak Bambang, ia turut bahagia melihat kebahagian Iren putri semata wayang nya
__ADS_1
Setelah itu Iren dan Sigit pun melampiaskan rindu yang sudah lama di tahan untuk pak Bambang dan mama Ratna, selesai melepas rindu mereka pun langsung bergegas untuk pulang