
Berhubung Bayu sedang buru buru ia tidak dapat mengobrol lama dengan Iren, sejak ia pindah ke singapore dengan orang tua nya, membuat nya putus komunikasi dengan Iren, di tambah Iren yang dulu sudah memiliki kekasih membuat nya harus mundur secara gentle namun perasaan nya dari dulu hingga sekarang masih sama, ia masih tetap mencintai Iren dan berharap bisa memilili Iren sepenuh nya.
"Ohh Iya Ren, maaf banget ya, gue lagi buru buru ni, ada pekerjaan urgen, jadi gue gak bisa ngobrol lama lama bareng lo,hmmmm btw gue boleh gak minta kontak lo, gue masih pengen ngobrol sama lo, boleh ya pleasee!!" Pinta Bayu memaksa dengan lembut namun tidak bisa untuk di tolak oleh Iren, berhubung Iren juga sudah kenal dengan Bayu dan Bayu merupakan laki laki yang baik menurut nya, tidak masalah jika ia harus berbagi kontak dengan nya, Setelah Iren memberi kontak nya Bayu bergegas pergi meninggalkan nya.
Iren mengurungkan niat nya ke toilet, ia langsung menghampiri mama Ratna dan buah hati nya yang sedang asik bermain sambil menikmati makan malam mereka..
tidak lama kemudia ponsel genggam milik Iren berbunyi, Ia berharap Sigit lah yang sedang menelfon nya, namun setelah melihat panggilan no tidak di kenal membuat nya kembali bersedih dan kecewa kenapa Sigit sama sekali belum memberi kabar kepada dirinya.
__ADS_1
Iren pun segera mengangkat panggilan masuk di ponsel nya, terdengar lah suara sosok laki laki yang tidak asing lagi bagi nya
"Hallo Ren, ini gue bayu, maaf ya tadi gak bisa ngobrol lama, kesan nya gue kayak orang sombong amat hehehe" ucap bayu polos yang sudah melaju menuju kantor nya
"Gak papa kok mas, Iren maklum kok" Ucap Iren dengan perasaan tidak sepenuh hati, ia berharap suara Sigit lah yang ingin ia dengar untuk saat ini.
"Gue senang bisa ketemu lo Ren, lain waktu gue masih bisa kan buat ketemu sama lo, tapi kalo gak bisa juga gak papa kok, ini aja gue udah senang sekian tahun akhir nya rindu gue terobati juga" Ucap Bayu dengan perasaan yang penuh harap Iren akan bisa menerima dirinya.
__ADS_1
Berhubung Bayu tidak ingin membuat Iren merasa terganggu Ia segera memutuskan panggilan telfon genggam nya, dan Mama Ratna yang sedang merhatikan Iren, penasaran siapa yang menghubungi putri kesayangan tersebut sampai bisa membuat senyum tipis di bibir indah milik Iren.
"Siapa yang nelfon sayang, kok kayak nya senang banget" Tanya mama Ratna hati hati, ia takut membuat Iren tersinggung dengan pertanyaan nya
"Ohh ini mas Bayu ma, teman Sekolah Iren dari sekolah menengah pertama sampai sekolah menengah atas cuman sewaktu kelas XI dia tiba tiba pindah gak tau kemana, eh gak tau nya bisa jumpa disini" Ucap Iren jujur tanpa menutupi apa pun dari mama nya.
Dear readers
__ADS_1
Tolong jangan lupa untuk dukung dan vote sebanyak banyak nya untuk novel aku ya, biar aku semakin semangat buat up tiap hari
aku sayang kalian😘😘