Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 166


__ADS_3

NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers


Author harap semua para readers dapat memaklumi


Next !!!!!


Tiba tiba ponsel genggam milik pribadi Fahri berdering, panggilan masuk dari no yang tidak di kenal


" Hallo selamat malam, apa benar ini dengan bapak Fahri " ucap seseorang dari telfon itu


" Benar, saya bicara dengan siapa " tanya Fahri kembali, Fahri langsung merasa kalau ada sesuatu yang tidak beres


" Kami dari pihak Rumah Sakit,,,, ( Menyebutkan nama rumah sakit ) ingin memberi informasi, bahwa ada seorang perempuan bernama Sinta mengalami kecelakaan dan sedang kritis di rumah sakit " ucap resepsionis rumah sakit tersebut


Tubuh Fahri langsung gemetar, mendengar nama Sinta yang kini sedang kritis dengan cepat Fahri mengenakan baju nya, lalu kembali membujuk zahra yang masih menangis


" Zahra, Mas sungguh minta maaf, Mas gak pernah bermaksud seperti ini, Mas harus pergi, ada seseorang yang lagi membutuhkan mas, mas harap kamu bisa mengerti, sekali lagi mas sungguh minta maaf" ucap Fahri lalu langsung pergi berlari, mengeluarkan mobil nya dari garansi dan langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi


Fahri benar benar sangat gelisah, tangan nya masih gemetar, ia tidak bisa membayangkan kondisi Sinta yang lagi terbaring kritis


Baru ia menyadari, kenapa perasaan nya gelisah dari tadi, alasan kenapa wajah Sinta selalu membayangi nya, ternyata itu seolah menjadi pertanda


" Mas mohon kamu bertahan Sinta, Mas gak sanggup kehilangan kamu, tunggu mas datang, Mas sangat mencintai kamu " ucap Fahri yang sangat merasa cemas, air mata nya selalu berhasil keluar, padahal ia tidak menangis


Sakit hati zahra semakin lengkap, melihat Fahri yang lebih memperdulikan orang lain di bandingkan dirinya, sungguh zahra juga sangat mencintai Fahri, karena rasa cinta nya ia selalu menghindari perdebatan dengan Fahri, karena ia sangat takut untuk kehilangan


Demi cinta nya, zahra rela bersabar dan bertahan, walau Fahri yang selalu menghindari dan mengabaikan dirinya, walau Sikap Fahri yang spontan berubah dengan nya, ia tidak pernah mengeluh dan berdebat dengan Fahri, hampir setiap malam zahra selalu menangis, Fahri yang tidak pernah menginginkan dirinya untuk menunggu pulang kerja, tetap saja zahra lakukan diam diam, tetapi Fahri tidak pernah menyadari itu


" Aku tau aku sudah tidak suci, tapi apakah aku harus menerima semua cobaan ini, tiap malam aku selalu menunggu kamu untuk pulang, tapi kamu sama sekali tidak pernah menginginkan dan merindukan ku, aku pikir mas hanya butuh waktu dan akan kembali padaku, itu sebab nya aku diam, walau sebenar nya aku sangat kesepian, dan sangat membutuhkan mas, tapi mas gak pernah bisa rasakan itu, kenapa aku sangat mencintai kamu mas, aku benci karena terlalu mencintai mu, cinta ku membuat ku takut bahkan berdebat dengan mu saja aku tidak sanggup " ucap zahra menangisi diri nya


Fahri pun sudah tiba di rumah sakit, dengan cepat ia berlari ke ruangan tempat Sinta di rawat, setiba nya Fahri disana langkah kaki nya seakan terhenti melihat tubuh Sinta yang sudah di penuhi dengan semua perban

__ADS_1


" Bagaimana keadaan Sinta Dok, apa dia baik baik saja " tanya Fahri ke Dokter yang hendak keluar dari kamar Sinta


" Apa anda keluarga pasien? " tanya Dokter itu yang sedari tadi belum melihat satu orang pun yang berasal dari keluarga Sinta


" Iya Dok, saya keluarga pasien " jawab Fahri cepat dengan tangan dan kaki yang masih gemetar


" Luka pasien benar benar serius, ada banyak benturan kuat yang terjadi, dan saya fikir ini bisa berakibat Fatal " jawab Dokter itu semakin membuat jantung Fahri berdebar dan mengeluarkan air mata begitu saja


" Tolong sembuhkan dia Dokter, dia wanita yang sangat saya cintai, saya tidak sanggup kehilangan dia Dokter, berapa pun biaya nya akan saya bayar, tolong sembuhkan dia Dokter, jangan biarkan dia kenapa kenapa " ucap Fahri memohon ke Dokter yang bertugas menangani Sinta


"Saya akan melakukan semampu saya, uang tidak bisa menjamin segala nya pak, bapak banyak banyak berdoa saja, agar tidak terjadi apa apa dengan pasien " ucap Dokter itu, lalu pergi meninggalkan Fahri yang masih merasa terpukul itu


Jantung zahra seakan terhenti mendengar pengakuan Fahri, zahra memutuskan untuk mengikuti Fahri pergi, ia penasaran siapa yang sangat membutuhkan suami nya itu selain dirinya


Air mata zahra mengalir semakin deras, ia berusaha menutup mulut nya dengan kedua tangan nya, ia tidak ingin Fahri mendengar tangis nya dan mengetahui keberadaan nya.


Perlahan Fahri memasuki ruangan Sinta, rasanya sangat begitu menyedihkan dan menyakitkan melihat seseoarang yang sangat kita cintai, harus menahan kesakitan


Lagi lagi zahra harus mendengar isi hati dari lelaki yang sangat ia cintai, bagai tertusuk ribuan pedang rasanya, melihat suami yang begitu sangat ia cintai, harus menangis dan memohon untuk wanita lain


Zahra akhir nya memutuskan untuk pulang, tidak tahan rasanya berlama lama menyaksikan laki laki yang amat sangat ia cintai harus menangis dan sangat takut untuk kehilangan wanita lain, sepanjang perjalanan zahra hanya bisa menangis, hati nya sangat perih, ingin rasanya ia menangis sekencang kencang nya, ingin rasanya ia membuang perasaan nya


" Kenapa rasanya sakit sekali, aku tidak kuat tuhan " ucap zahra dalam tangis nya sambil memukul mukul kuat dada nya


Supir taxi yang sedari tadi merhatikan zahra sungguh merasa iba, ingin rasanya ia menenangkan zahra, namun ia takut niat nya di salah arti


" Baru kali ini aku begitu sangat mencintai, baru kali ini aku memberikan semua hati ku, sampai aku rela melakukan hal bodoh karena aku terlalu sangat mencintai mu, andai aku tau sakit nya akan sesakit ini, lebih baik aku tidak pernah mencintai mu dengan sepenuh hati ku, lebih baik kita untuk tidak pernah bertemu, aku pikir kamu akan menjadi takdir ku, sampai aku berani mencintai mu sedalam dalam nya, sampai aku berani untuk memberikan hatiku sepenuh nya, sampai aku bodoh memberikan semua kepercayaan ku sepenuhnya, bahkan aku rela mati dan memberikan segala galanya untuk mu mas, tapi kenapa harus sesakit ini mas, aku tidak kuat, kenapa kau harus menjadi penghancur hatiku, dan kenapa aku masih tetap mencintai mu,,hikss,,hikss,,hikss,, tolong aku mas, aku gak sanggup,, ini sakit sekali " sambung zahra mengeluarkan semua apa yang ada dalam isi hati nya, semakin kuat tangis nya semakin kuat pula ia memukul mukul dada nya


Hingga dengan keberanian penuh, supir taxi itu mengehentikan mobil nya tepat di pinggir sebuah taman untuk mencoba membantu menenangkan zahra


" Maaf saya lancang mba, memang ini bukan urusan saya, tapi saya tidak tega melihat dan mendengar mba seperti ini, lebih baik mba tenangkan diri dahulu, disana ada taman, mungkin bisa mba jadikan untuk tempat menenangkan diri sebentar, jika mba setuju saya akan menunggu mba," ucap supir taxi itu yang sungguh sangat merasa iba melihat zahra

__ADS_1


zahra pun langsung keluar dari taxi itu dan berjalan menuju kursi yang terdapat di taman itu


" Jika tidak keberatan tolong temani saya sebentar, saya tidak ingin sendirian " ucap zahra meminta


Supir taxi itu pun bersedia untuk menemani zahra, dia sama sekali tidak punya niat jahat apa apa, hanya saja dia tidak tega melihat zahra yang begitu sangat merasa terluka


" Jika kamu ada di posis saya, apa yang akan kamu lakukan " tanya zahra tiba tiba membuat supir taxi itu sedikit merasa kebingungan


" Maksud mba apa Saya tidak mengerti " jawab nya


" Apa kamu pernah mencintai seseorang dengan tulus, lalu kemudian kamu terluka " tanya zahra memperjelas pertanyaan nya


Supir taxi itu yang merasa jika zahra saat ini sedang membutuhkan solusi, dengan jujur ia pun mencoba menjawab apa yang di ajukan oleh zahra


" Tentu saja saya pernah, di umur saya yang sekarang ini saya pernah sekali mencintai seseorang begitu tulus, bahkan sampai saya rela melakukan segala nya untuk nya, saya selalu mengalah untuk nya walau jelas jelas dia yang salah, saya lebih milih untuk diam dari pada harus berdebat dengan nya, dia bersikap baik sedikit saja, saya sudah sangat merasa bahagia, kata nya kasar nya mungkin dia hanya berpura pura untuk mencintai saya, tapi saya bisa sangat merasa bahagia dan saya akan rela ngelakuin apa saja karena itu, padahal yang saya dapatkan hanya tipuan tapi yang saya berikan ketulusan.


Saya tau dia sebenar nya tidak merasa bahagia hidup dengan saya, hanya saja karena dia merasa kasihan, dan tidak tega untuk meninggalkan saya begini, dengan bodoh nya, saya yang begitu sangat takut kehilangan, selalu berharap untuk dia tidak pergi meninggalkan saya, hingga suatu saat saya sadar, perasaan saya yang tulus tidak akan pernah mendapat kebahagiaan sebenar nya darinya, sampai saya merasa malu dengan diri saya sendiri, sudah tau akan terluka tapi tetap berharap lebih dari nya, tetap menangisi kepergian nya, hingga dia bertahan hanya karena kasihan.


Kata orang jatuh cinta itu indah, tetapi kenapa jatuh cinta yang saya rasakan malah justru membuat saya sakit hati dan terluka, semakin saya mencintai nya semakin sakit pula rasanya, kenapa? karena dia tidak pernah bisa membalas cinta saya dengan tulus, karena dia hanya memberi saya simpati bukan memberi hatinya


Tapi di balik itu semua justru menjadikan hati saya lebih kuat, hati saya lebih tegar, hingga saya menemukan satu jawaban apa yang membuat saya benar benar merasa bahagia karena mencintai nya, Mba tau apa?? tanya Supir taksi itu yang melihat zahra begitu serius mendengar nya, karena hampir semua yang di katakan supir taxi itu peris seperti apa yang di rasakan sekarang


" Apa " tanya zahra penasaran


" Jika saya benar benar tulus mencintai nya, maka saya ingin dia hidup bahagia walau bukan dengan saya, walau kedengaran nya munafik, tapi serius itu yang saya lakukan, awal nya sakit, sakit banget, hingga saya bisa melihat senyum bahagia yang begitu jelas terlihat dari wajah nya yang belum pernah saya lihat sama sekali sewaktu bersama dengan saya, membuat hati saya ikhlas untuk melepasnya, mungkin karena saya tulus mencintai nya jadi saya bisa ikut merasa bahagia melihat dia bahagia, Tuhan tidak akan pernah memberi seseoarang cobaan di luar batas kemampuan hamba nya, saya yakin mba bisa menghadapi ini, itu sebab nya tuhan memberikan mba cobaan seperti ini, saya memang tidak tau apa yang sudah mba alami, tapi yakin tidak yakin tuhan tidak akan pernah membiarkan kita untuk hidup dengan orang yang salah, itu sebab nya tuhan memberi cobaan dengan cara mematahkan hati, karena di luar sana masih ada seseorang yang sudah di takdirkan untuk kita hidup bahagia bersama" ucap supir taxi panjang lebar, sehingga berhasil membuka pikiran zahra


" Terus setelah kamu melepaskan seseorang itu apa yang terjadi di hidup mu " tanya zahra kembali


" Justru saya merasa bahagia karena sudah membiarkan dia pergi, karena tempat yang ingin saya berikan untuk nya ( Sambil menunnjuk ke hati ) ternyata sudah menjadi takdir untuk tempat orang lain, dan hidup saya benar benar sangat bahagia, baru saya percaya kalau jatuh cinta itu indah jika dengan orang yang tepat, akan selalu ada kebahagiaan di balik banyaknya cobaan " jawab supir taxi itu kembali dan benar semakin bisa membuat zahra untuk berpikir apa yang perlu ia lakuka


Setelah merasa lega, akhir nya zahra meminta untuk di antar pulang ke rumah nya

__ADS_1


__ADS_2