
NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers
Author harap semua para readers dapat memaklumi
Next !!!!!
Iren ingin menjelaskan keinginan nya untuk membantu Andi, namun ia tidak tau bagaimana caranya untuk memulai pembicaraan dengan Sigit, ia takut Sigit akan salah paham dengan niat nya, jujur saja Iren tidak tega melihat Andi yang selalu di anggap rendah oleh Rose dan pak Anto
" Kamu sedang mikirin apa sih sayang, dari tadi mas perhatiin kok kayak nya kamu kelihatan gelisah, ada masalah apa, sini cerita dengan mas, jangan pernah mikir dan nanggung masalah sendiri, ada mas yang selalu bantu kamu " tanya Sigit yang sedari tadi sedang merhatikan Iren
" Iren ingin cerita sesuatu dengan mas, tapi Iren takut mas salah paham" jawab Iren dengan nada suara yang penuh dengan ke khawatiran
" Gimana mas bisa salah paham, sementara kamu aja belum cerita, gini aja mas janji gak akan salah paham dengan apa yang kamu ceritain, asal kamu jangan bohongin mas, kamu tau sendiri kan mas gak suka di bohongin " jawab Sigit sambil bermanja dengan Iren
__ADS_1
" Sejak kapan Iren pernah bohongin mas, dan mas juga tau sendiri Iren gak bisa untuk berbohong " sambung Iren kembali
" Terus masalah nya dimana sayang, kok kayak nya penting banget sampe kamu kelihatan cemas seperti ini, mas kan udah janji gak akan salah paham " rengek Sigit manja di pelukan Iren
" Mas masih ingat gak dengan Mas Andi " tanya Iren kembali untuk memastikan ingatan Sigit
" Andi mantan kamu sayang" jawab Sigit cepat yang tidak pernah lupa dengan lelaki yang pernah punya hubungan dengan Iren
" Iya sayang, tadi sore mas Andi datang ke kantor untuk bertemu dengan Iren, dia minta Iren untuk jadi pengecara dia buat bantu dia bercerai dengan Rose istri nya, Iren belum ada kasih jawaban, karna Iren perlu untuk kompromi dengan mas dulu, Jujur Iren ingin bantu tapi Iren mohon mas jangan salah paham, Iren hanya niat nge bantu saja gak ada niat yang lain soalnya dia selalu di anggap rendah oleh pak Anto dan Rose " jawab Iren dengan wajah memelas, Iren takut Sigit tidak akan bisa menerima penjelasan nya dan memikirkan yang aneh aneh dengan niat baik nya
" Maksud mas apa " tanya Iren memastikan ucapan Sigit yang tidak ia mengerti
Sigit pun mulai menceritakan kisah pahit nya kenal dengan pak Anto, membuat Iren terkejut tidak percaya, dengan kisah pahit nya dan nyawa yang nyaris hilang di sebabkan oleh pak Anto, saat itu juga Iren baru tau tentang Sigit dan Fahri, wajar saja persahabatan mereka begitu erat, dan selalu saling mendukung satu sama lain seperti saudara sendiri
__ADS_1
Sigit pun mulai menceritakan semua kisah hidup nya, Iren sama sekali tidak tau tentang latar belakang Sigit sesungguh nya, karna Sigit tidak pernah cerita jati diri sebenar nya kepada orang bahkan dengan Alm Tasya sekalipun, Sigit yang sudah membawa marga Kakek Chen membuat Orang tidak banyak tanya dengan asal usul nya, karna setiap orang pasti bisa mengenal kakek chen, pengusaha sukses yang terkenal saat itu
Spontan air mata Iren jatuh, mendengar kisah pahit yang di alami suami nya, wajar saja Sigit bersikap dingin dan cuek dengan orang baru di sekitar nya, karna Sigit memiliki trauma dekat dengan orang yang tidak di kenal, kejadian masa lalu nya, memaksa dirinya untuk menjadi orang yang cuek, dan tidak peduli atau tidak percaya dengan ucapan orang yang baru ia temui, walau aslinya Sigit orang yang baik dan ramah, tapi karna ulah pak Anto dia harus menjadi orang yang terlihat kejam, tapi yang sudah kenal dengan Sigit akan bisa melihat sifat Sigit yang sesungguh nya.
" Iren minta maaf ya mas, Iren gak bermaksud buat ngingatin mas dengan masa lalu mas, sedangkan mas sudah berusaha untuk mendam dan melupakan nya, tapi Iren harus nyebut nama orang yang sudah jahat dengan mas " ucap Iren yang merasa bersalah
" Gak papa kok sayang, sudah waktu nya mas untuk cerita siapa mas sebenar nya, mas tidak ingin menutupi masa lalu mas dari kamu, karna kamu wanita yang paling mas cintai, jadi kamu berhak tau siapa mas dan bagaimana masa lalu mas sesungguh nya" jawab Sigit menenangkan Iren yang merasa bersalah
" Iren gak nyangka, mas masih bisa baik dengan orang yang sudah jahat dengan mas, bahkan mas memberi harta kekayaan untuk mereka, rasanya Iren ingin menggunkan kekuasaan Iren untuk menyeret dia ke tahanan, biar dia bisa taubat dan berbuat baik, sampai kapan dia harus selalu nindas orang yang tidak bersalah " Ucap Iren yang merasa kessal dengan pak Anto
" Kejahatan gak akan ada habis nya sayang, dan mas gak mau ngotorin hidup mas dengan balas dendam, bagaimana pun mas juga berterimakasih dengan paman Anto, kalau bukan karna dia, mas gak akan bisa dapatin ini semua, dan dapatin kamu, jadi mas ikhlas bantuin dia dan mas hanya mandang Rose yang masih balita waktu itu, bagaimana pun Rose perlu kehidupan yang layak, dia sudah kehilangan mama nya karna ketamakan papa nya, setidak nya dia bisa hidup bahagia dengan kemewahan dan mas gak nyangka dia tumbuh jadi wanita yang tidak punya perasaan seperti papa nya " jawab Sigit menjelaskan, membuat Iren sangat kagum dan bangga dengan hati mulia yang dimiliki suami nya
" Iren semakin mencintai mas dan gak mau kehilangan mas " Ucap Iren manja sambil memeluk erat tubuh Sigit
__ADS_1
dengan bahagia Sigit pun membalas pelukan wanita yang amat sangatbia cintai itu, perasaan nya juga semakin lega setelah menceritakan semua masa lalu nya dengan Iren.