Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 113


__ADS_3

NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers


Author harap semua para readers dapat memaklumi


Next !!!!!


Dengan rasa penuh penasaran Fahri pun menunggu Sigit di ruangan nya, ia masih teringat dengan wajah sedih dan lesu Iren, ia tidak menyangka Sigit mampu berbuat seperti itu


Melihat kedatangan Sigit, Fahri pun memasang wajah misterius nya membuat Sigit bisa langsung mengerti apa tujuan sahabat nya itu


" Ada masalah apa bro " Tanya Sigit singkat


"Harus nya gue yang nanya lo ada masalah apa" Tanya Fahri kembali menentang Sigit

__ADS_1


"Gue gak ada masalah apa apa everything is fine bro" Ucap Sigit kembali seolah tidak mengerti maksud dari Fahri


" Lo yakin semua baik baik saja" Tanya Fahri kembali semakin membuat Sigit penasaran


" Kalo gue ada masalah lo orang pertama yang tau bro jadi menurut gue gak ada masalah apa apa terimakasih ya sudah nge khawatirin gue lo memang sahabat gue yang paling terbaik" Jawab Sigit santai yang ingin menggoda Fahri


" Lo benar benar keterlaluan Istri lo lagi menangis melihat lo tertawa bahagia dengan wanita lain dan lo masih mampu bilang gak ada masalah apa apa gak nyangka gue lihat sifat lo kasihan Iren yang harus ngehawatirin lo gue yakin ini semua pasti gara gara Iren memenangkan Bintang kampus kemarin kan kalo benaran ia gue gak percaya lo bisa bersikap kekanakan seperti ini" Ucap Fahri yang merasa kecewa dengan Sigit di tambah ia juga tidak mengenal perempuan yang mengobrol dengan nya membuat dirinya semakin kesal karna harus membuat Iren bersedih


"Apa lo bilang barusan maksud lo Iren tadi kesini dan ngeliat gue dengan Fitri" Tanya Sigit tidak percaya


Sigit pun sangat merasa kebingungan tentu ia bisa merasakan apa yang di fikirkan dan di rasakan Iren sekarang namun jika ia harus menyusul dan menjelaskan ke Iren semua rencana yang sudah ia persiapkan akan gagal dengan terpakasa ia membiarkan Iren harus menanggung pedih untuk sesaat.


Sigit pun hanya bisa duduk dengan perasaan sedih membuat Fahri semakin kesal kenapa ia sama sekali tidak bertindak untuk menyusul Iren dan menjelaskan dengan baik baik

__ADS_1


Melihat wajah kesal Fahri Sigit pun akhirnya buka suara tentang apa yang sudah ia rencanakan


ia sama sekali tidak membenci Iren karna memenangkan kontes Bintang kampus tersebut


Kemarin sewaktu Sigit memutuskan untuk menunggu Iren di mobil ia tidak sengaja mendengar percakapan yang kemungkinan sahabat Yoga


mereka menceritakan bahwa Iren sudah menolak Yoga dengan matang matang hanya saja Yoga yang terlalu bersikap percaya diri untuk bisa menahlukan hati Iren


" Terus sekarang masalah nya apa bro apa lo tega lihat istri lo menderita begitu" Tanya Fahri penasaran apa yang sudah di siapkan oleh sahabat nya itu tanpa harus meminta bantuan darinya


" Lo tau kan kemarin gue hanya nikah di KUA saja dengan Iren tanpa di ketahahui semua orang jadi gue berencana ingin ngadain resepsi buat ngumumin bahwa gue lah laki laki satu nya yang sudah memiliki Iren satu lagi gue juga mau ngadain surprise birthday Iren gue benar benar ingin liat bahagia bro dan perempuan yang lo lihat tadi itu cuman W.O yang akan ngurus semua acara resepsi gue " Ucap Sigit menjelaskan


" Brengsek lo bro gue gak percaya lo bisa ngelakuin hal gila begini tapi kok gue merasa ada yang aneh ya biasanya lo selalu nyuruh gue buat ngurusin ini semua kenapa sekarang tidak" Tanya Fahri penasaran

__ADS_1


" Gue sengaja bro nanti kalo gue suruh lo semua yang ngerjain gue takut ketahuan dengan Iren jadi kesan nya gue sekarang harus cueki dia dulu biar rencana gue bisa berhasil buat istri kesayangan gue bahagia" Ucap Sigit yang merasa percaya diri


Fahri pun hanya bisa menggeleng mengerti melihat sahabat nya itu


__ADS_2