
Hari ini adalah hari yang paling di tunggu tunggu oleh Iren dan Sigit, mereka akan segera berangkat ke Bali untuk saling memadu kekasih.
Iren yang menginginkan si kembar untuk ikut bersama nya harus di cegah oleh bik Ani, karna bagaimana pun tujuan mereka untuk bulan madu, tentu bik Ani sudah paham dan mengerti apa yang akan di butuhkan dan di lakukan sepasang suami istri yang sedang jatuh cinta itu.
Ketulusan bik Ani berhasil menyakinkan Iren untuk meninggalkan si kembar bersama nya, di tambah Sigit yang mendukung niat bik Ani membuat Iren tidak bisa menolak.
di tambah pengasuh yang di kirim mama Ratna dari Jakarta juga sudah tiba, membuat Iren bisa tenang untuk meninggalkan sikembar untuk beberapa hari.
Iren dan Sigit kini sudah tiba di bandara, pesawat yang akan mereka tumpangi kini sudah lepas landas, membuat Sigit benar benar merasa tidak sabar untuk segera menghabiskan waktu bersama istri tercinta nya itu
__ADS_1
"Kalau merasa ngantuk kamu tidur aja sayang biar mas jagain" ucap Sigit yang melihat Iren tampak sedang menahan kantuk nya
"Mas gak papa Iren tinggal tidur, jujur Iren lelah mas" Jawab Iren yang merasa tidak enak jika meninggalkan Sigit walau hanya untuk tidur
Sigit hanya senyum bahagia mendengar ucapan Iren, ia sungguh bisa merasakan betapa Iren sudah mencintai dirinya, dengan lembut Sigit mencium kening Iren dan berkata " kali ini mas bisa biarin kamu tidur sendiri sayang, nanti kalau sudah tiba gak ada kesempatan buat kamu buat tidur" membuat Iren tersipu malu serta menghayal kan bagaimana nanti nya ia akan melakukan malam pengantin nya dengan suami tampan nya itu.
Tidak menunggu lama Iren pun terbawa ke alam mimpi nya, membuat Sigit merasa kagum memiliki Istri yang benar benar sempurna di mata nya, tak sedetik pun Sigit berpaling dari wajah Iren, ia selalu menatap wajah Iren serta benar benar menjaga tidur Wanita nya itu, membuat wanita lain yang yang menyaksikan perlakuan Sigit benar benar merasa iri, berharap mereka juga bisa mendapat laki laki seperti Sigit
"Sayanggg,,ayok bangun kita sudah sampai" Ucap sigit membangun kan Iren sambil menepuk lembut badan Iren
__ADS_1
"Kok baru bangunin Iren sayang" Ucap Iren ketika melihat pesawat yang sudah hampit kosong sambil mengucek kedua mata nya yang masih merasa ngantuk hanya dengan bersikap begitu Sigit benar benar merasa gemes dengan Iren, dengan spontan Sigit mencubit gemes wajah istri nya itu sambil mengecup lembut bibir Iren, dan lagi Sigit berhasil membuat Iren tersipu malu ia kini harus benar benar mempersiapkan diri untuk bisa melayani Sigit yang sudah tidak sabar ingin segera memangsa dirinya.
Setelah selesai mengambil semua bagasi Iren dan Sigit langsung keluar mencari supir yang akan menjemput mereka, tidak butuh waktu lama nampak lah sosok lelaki muda yang tidak jauh tampan dari Sigit sedang bersorak memanggil nama Sigit, dengan Ragu Sigit menghampiri lelaki tersebut untuk memastikan jika memang benar benar dirinya lah yang dimaksud lelaki itu.
Dear readers
Jangan lupa untuk selalu dukung dan vote yang sebanyak banyak nya untuk novel aku ya
dan author mohon maaf bila harus membuat kalian menunggu
__ADS_1
aku sayang kalian๐๐๐