
NOTE !!! Author hanya ingin menambah rasa para Readers untuk membaca novel ini jadi semua author lakukan hanya untuk para readers tersayang semua unsur tempat nama dan tokoh(fisual) dalam novel ini hanya untuk sebagai menambah daya tarik untuk readers
Author harap semua para readers dapat memaklumi
Next !!!!!
Acara pernikahan Fahri dan Zahra pun berjalan lancar, mereka langsung memutuskan untuk bulan madu ke Perancis, rasanya masih seperti mimpi Fahri mendapat kebahagiaan yang bertubi tubi sekaligus
__ADS_1
Sayang nya di balik kebahagian Fahri, harus ada hati yang terluka dan terpaksa harus mengihklaskan laki laki yang ia cintai untuk bersanding dengan wanita lain.
Dia adalah Sinta, Sinta yang sudah bertahun tahun memendam perasaan untuk Fahri, sejak pertemuan pertama nya di acara ajang pemilihan bulan dan bintang kampus yang di selegarakan di kampus nya, sejak saat itu Sinta harus selalu menyembunyikan perasaan nya, karna ia tau Fahri tidak akan pernah bisa melihat dan merasakan cinta darinya.
Sungguh Sinta dapat menyembunyikan perasaan nya selama 5 tahun tapi ia sama sekali tidak dapat menyembunyikan perasaan cemburu nya, hati nya perih, jiwa nya tersiksa harus menerima kenyataan lelaki yang ia cintai sudah sah menjadi suami orang lain
" Lo baik baik aja kan Sin " tanya Iren yang sedang makan siang bersama dengan Sinta
__ADS_1
" Maksud lo apa Ren lo bisa lihat sendiri kan gue gak kenapa napa" jawab Sinta yang tidak menyadari Iren dapat melihat perasaan nya untuk Fahri
" Gue sahabat lo Sin, jadi gue tau kalau selama ini lo mendam perasaan untuk Kak Fahri, gue gak mau lihat lo patah hati lama lama, jadi mulai sekarang berhenti membohongi perasaan lo sendiri dan berhenti untuk pura pura bahagia, gue disini selalu ada buat lo, please jangan anggap gue seperti orang lain yang gak bisa tau masalah lo" jawab Iren kembali membuat Sinta tersadar betapa perhatian Iren terhadap nya
" Gue malu untuk cerita ke lo Ren, karna gue tau cinta gue gak akan terbalas, jadi gue lebih milih mendam perasaan gue, gue gak mau kak Fahri harus menjauh gara gara gue harus nyatain perasaan gue, lebih baik begini, walau rasanya sakit banget setidak nya gue juga bisa ikut bahagia melihat kak Fahri bahagia bersama wanita pilihan nya" jawab Sinta sambil meneteskan air mata yang sedari tadi ia tahan, jujur saja dahulu ketika mendengar nama Fahri membuat hidup nya semangat, sekarang mendengar nama Fahri rasanya seperti tertikam pedang yang tajam dan rasanya yang sangat menyakitkan.
" Udah lo jangan nangis lagi ya, gue akan selalu ada untuk lo, dan gue yakin lo juga nanti akan bisa bahagia dengan laki laki yang sangat mencintai lo " jawab Iren sambil memeluk Sinta yang sedang rapuh itu
__ADS_1
Setelah selesai menyantap makan siang mereka, Iren harus melakukan rutinitas nya untuk menjemput Rasya dan Rini, baginya waktu untuk anak anak nya hal yang harus selalu ia utamakan, itu yang membuat Sigit semakin mencintai dirinya.