Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku

Takdirku Turun Ranjang Dengan Suami Kakak Ku
BAB 13


__ADS_3

Iren yang merasa jenuh di rumah, mencoba untuk mengajak Tasya cuci mata ke mall


"Kak temani Iren ke Mall dong


Iren mau belanja alat alat untuk perlengkapan kuliah" ucap Iren yang berusaha untuk membujuk Tasya


Iren kebetulan sudah mendaftar di salah satu universitas fakultas hukum terbaik di kota itu, Iren memang sangat ingin menjadi seorang pengecara yang hebat dan terkenal.


" kamu ingin pergi sekarang sayang, perasaan kakak lagi gak enak,bawaan bayi buat hati kakak gelisah" jawab Tasya yang merasa tidak enak untuk melangkah keluar


"Justru itu kak, sekalian cuci mata biar hati kakak tenang, lagian besok kak Sigit udah pulang, nanti mana bisa Iren ajak kakak keluar, Yang ada nanti Iren kena marah sama Kak Sigit, nyusahin Ibu hamil" hahahahahaha ketawa iren dan membuat Tasya membenarkan omongan Adk nya.


"Ya sudah kakak ganti baju dulu ya, mau pake baju yang lebih besar, nanti kalau kakak keluar begini nanti mata orang tertuju semua ke kakak kan bahaya" jawab Tasya yang selalu saja bercanda dengan Iren


" Hahahahha kakak bisa saja mau bagaimana pun semua orang mengagumi kecantikan kakak kok, Iren salah satu fans berat kak," jawab Iren yang selalu membalas candaan Tasya


Hari ini Andi dan Rose juga kebetulan berada di Jakarta untuk melihat baju pengantin mereka yang di tangani oleh desainer terkenal dan terbaik di kota itu

__ADS_1


Setelah semua selesai dan sesuai keinginan mereka, Rose ingin ke Mall belanja buat perlengkapan pernikahan nya serta ingin memborong barang barang branded yang baru launching hari itu juga


"Kita ke mall dulu ya sayang, soalnya ada sesuatu yang harus aku beli" ucap Rose mengajak Andi


" Terserah kamu saja sayang" ucap Andi terpaksa yang belum ada rasa cinta sama sekali untuk Calon pengantin nya itu


Iren dan Tasya pun tiba di mall yang kebetulan mall yang akan di tuju Oleh Rose dan Andi.


"Hati hati kak, jalan nya pelan pelan saja kalo capek kakak ngomong ya, Iren gak mau kakak kenapa napa" ucap Iren yang sangat menghawatirkan Tasya


" Iya sayang kakak pasti aman kok ada bodyguard cantik dan sexy di samping kakak" ucap Tasya yang selalu menggoda dan memuji kecantikan Iren adek semata wayang nya


"Mas Andi" ucap Iren membuat mata Tasya terbelalak melihat pemandangan yang menyakit kan mata dan hati adk nya


Tasya pun segera mengalihkan perhatian Iren, namun tidak di publis sama sekali oleh Iren


"Itu pasti Mas Andi, siapa perempuan yang gandengan tangan dengan nya, gak mungkin ,ini gak mungkin, mas Andi gak mungkin selingkuh" ucap Iren yang sangat merasa terkejut dengan pemandangan yang baru di lihat nya

__ADS_1


Melihat itu Tasya spontan merasa bersalah karna sudah menutupi kebenaran dari Iren


"Mas Andi tunggu mas, mas Andi tunggu" ucap Iren sambil berlari mengejar kekasih hati yang sangat amat ia rindukan itu


Iren tidak sanggup menahan air mata yang dari tadi sudah antri ingin keluar, Iren terus berlari dan berteriak memanggil kekasih nya sambil menangis


Andi yang menyadari hal itu segera mempercepat langkah nya, ia tidak ingin berjumpa dengan Iren


" Kenapa mas kok jalan nya buru buru" tanya Rose yang tidak bisa mengimbangi langkah kaki Andi


" Ayok cepat sayang nanti aku jelas kan" jawab Andi tanpa menghiraukan Iren yang sedang berlari mengejar dirinya


Rose pun mengikuti gerak kaki Andi tanpa mengetahui apa yang sedang terjadi


Tanpa Iren sadari Tasya juga ikut berlari mengejar dirinya, karna Tasya bisa membayangkan betapa hancur nya hati adk nya itu sekarang juga


"Iren...tunggu kakak,,,,,Irennn" teriak Tasya sambil berlari mengejar Iren

__ADS_1


Iren sama sekali tidak memperdulikan jeritan Tasya, yang ada dalam pikiran nya bagaimana bisa ia mengejar Andi dan mendengar penjelasn kekasih hati nya yang sudah tega menghianati dirinya


Semakin Iren mempercepat langkah nya, semakin Tasya juga mempercepat langkah nya, hingga hal naas pun menghampiri Tasya dan spontan memberhentikan langkah Iren.


__ADS_2