
Dr Albern yang baru tiba di rumah sakit pun langsung berlari ke ruang operasi, Dr Albern merupakan dokter terbaik di rumah sakit itu, yang sudah biasa menangani pasien yang selalu mengalami kecelakaan parah, dan selalu membantu mengobati pasien hingga benar benar sembuh.
Selesai melakukan operasi Dr Albern langsung pulang ke apartemen Sinta, baru di tinggal sebentar, rasanya rindu sudah mengganggu perasaan hati dokter tampan itu
Sinta yang sedang duduk manis di sofa dengan senyum indah di bibir nya, membuat dr Albern benar benar kagum, betapa cantik nya wanita yang sudah ia miliki itu.
" Selamat malam sayang " ucap dr Albern yang sudah duduk bersimpuh serta bermanja di hadapan Sinta.
" Selamat malam sayang, bagaimana apa semua berjalan lancar " jawab Sinta yang selalu mendukung pekerjaan calon suami nya itu
" Semua lancar, hanya saja aku sedikit merasa lelah " jawab dr Albern manja, membuat Sinta begitu merasa gemes dengan wajah tampan nya
__ADS_1
" Dimana yang terasa lelah " tanya Sinta
" Disini " jawab dr Albern menunjukkan kening nya, Sinta pun langsung mengecup kening dr Albern, untuk mengobati rasa lelah nya, namun Dr Albern pun melanjutkan menunjukkan pipi nya, dan Sinta pun kembali mengecup nya, hingga dr Albern pun menunjuk bibir nya dan Sinta pun mengecup lembut bibir dokter tampan itu, tanpa menunggu lama dr Albern pun langsung ******* bibir kekasih nya itu.
" Kamu membuat aku candu sayang " ucap dr Albern membuat Sinta hanya bisa tersenyum tersipu malu
Sejak berpacaran dengan Sinta, dr Albern pun sering menginap di Apartemen Sinta, walau tidak seranjang, tapi sudah membuat hati dr Albern bahagia.
Sinta yang kini berbaring di pangkuan dr Albern, benar benar merasa bahagia, ini kah balasan atas apa yang di rasakan selama ini, dan Sinta benar benar sangat mensyukuri atas semua yang sudah terjadi di hidup nya, apa yang di harap kan tetapi tidak bisa untuk ia miliki, namun sesuatu yang tidak pernah ia duga, justru melebihi dari apa yang pernah ia harap kan dulu.
" Sayang, terimakasih sudah memberi warna di hidup ku, aku benar benar sangat bahagia, maaf kalau aku belum bisa menjadi yang sempurna " ucap dr Albern sambil mengelus lembut rambut Sinta.
" Justru aku yang harus berterimakasih, kamu sudah memberi aku kehidupan baru, kamu menerima semua kekurangan ku, dan kamu selalu mengisi hari hari ku dengan kebahagiaan, aku sungguh sangat bersyukur memiliki kamu, aku merasa wanita yang paling beruntung " jawab Sinta sambil menatap wajah tampan kekasih nya itu
__ADS_1
" Jangan pernah tinggalkan aku, jujur aku sudah tidak sanggup melewati hari tanpa kamu " sambung dr Albern
" Iya sayang, aku tidak akan pernah melakukan hal bodoh itu, bagaimana bisa aku meninggalkan pemberian tuhan yang sangat luar biasa indah nya seperti kamu " jawab Sinta menggoda dr Albern, membuat dr Albern tersipu malu, jarang jarang Sinta berhasil membuat nya merasa malu
" Kamu lebih indah sayang, melebihi apa pun, i love you " ucap dr Albern lalu mengecup kening Sinta
" I love you more " jawab Sinta
Dr Albern pun menimang Sinta hingga tertidur, lalu menganggkat tubuh Sinta ke kamar nya.
" Selamat tidur sayang, mimpi kan aku selalu, aku akan hadir dalam mimpi indah mu " ucap dr Albern yang sudah menidurkan Sinta di ranjang nya, dan kembali mengecup Kening Sinta, lalu pergi meninggalkan kamar wanita nya itu.
" Terimakasih sayang, kamu selalu bisa membuat aku merasa istimewa " bathin Sinta, yang kadang harus berpura pura tidur agar dr Albern juga bisa cepat cepat untuk istrahat.
__ADS_1