
Serangan malaria yang datang keesokan sorenya membuat kondisi Farah jauh lebih lemah sehingga selama dua puluh empat jam berikutnya Farah hanya tersadar selama beberapa menit. Tanpa bertanya kepada siapa pun, Keith meminta Kevin untuk menyiapkan kapal menuju ke sebuah pulau yang ditempuh sekitar dua jam dari markas Dark Devil. Pulau kecil tempat Keith memiliki kebun yang sangat indah.
Dari info yang didapatkan olehnya dari beberapa dokter, khususnya dokter pribadi Keith, Kondisi Farah tidak memungkinkan untuk di bawa ke rumah sakit. Kalaupun gadis itu dirawat di rumah sakit terbaik, parasit dalam tubuhnya sudah menyebar. Saat ini mereka hanya berupaya untuk mencegah komplikasi yang buruk.
Bahkan, setelah Farah mendengar mereka menyiapkan kapal untuknya, tidak pernah terpikir olehnya bahwa semua orang berpikir ia tidak akan pernah bisa sembuh. Mereka sangat berhati-hati untuk tidak menggoyahkan kepercayaan diri Farah. dengan membiarkan keraguan terlihat di sikap ataupun ekspresi wajah mereka.
Gege tahu banyak tentang penyakit malaria dan betapa seriusnya penyakit tersebut, hanya dia dan seorang dokter pribadi Keith yang bisa merawat Farah lebih baik dari siapapun untuk mencegah komplikasi pada organ-organ Farah dan tidak banyak orang yang bisa bertahan hidup setelah hari-hari pertama terjangkit penyakit tersebut. Bentuk terburuk dari demam malaria yang mematikan telah menyerang pasiennya yang terkasih.
Gege merasa bersyukur karena tidak perlu mengatakannya kepada Ryan, yang dengan mata kecokelatannya bisa membaca tanda-tandanya dengan tepat, Farah yang lebih sering tidur, selera makannya yang jauh menurun, kondisinya yang semakin melemah. Gege tahu dengan sangat baik, ketika Ryan bertanya lagi kepada Farah, bagaimana cara menemukan keluarga gadis itu, Ryan melakukannya bukan sekadar untuk menghibur Farah, tapi karena terlalu kejam jika Farah harus mati jauh dari rumah dan di tengah-tengah orang asing. Namun, sekarang sekali pun Farah mengatakannya kepada Ryan, keluarga Farah tidak akan sempat lagi datang tepat pada waktunya.
Keith ikut datang ke kamarnya yang di tempati oleh Farah, memandangi Farah selama gadis itu tertidur. Gege tidak tahu topeng apa yang membuatnya paling takut, ketenangan Keith atau keceriaan Ryan. Emosi yang tak tertutupi adalah yang terburuk.
__ADS_1
Mereka akhirnya tiba di pulau kecil Keith dan kepindahan mereka ke vila Keith berlangsung dengan sangat hati-hati sehingga Farah tetap tertidur sepanjang prosesnya. Farah terbangun di kamar dengan sirkulasi udara yang bebas tanpa dilengkapi perapian, saat dari jendela busurnya tampak padang yang hijau dan bunga bermekaran. Di hari yang panas, pohon-pohon besar memberikan keteduhan di vila tersebut. Lantainya yang tidak berkarpet membentang luas dan setiap ruangan beraroma jeruk.
Selama jam-jam Farah terbangun, ia bisa memakan sup, bergurau dengan Gege tentang obat yang diminumnya, dan bertemu dengan Linda, gadis Indian cantik, yang dipekerjakan Keith untuk mengurus vila ini selama pria itu berada di markas. Linda sudah memiliki kekurangan sejak lahir, Ia hanya bisa berkomunikasi dengan isyarat tangan.
Linda duduk di samping Gege, tersenyum dan membantu Gege mengajari isyarat kepada Farah, sampai mereka berdua melihat Farahbterlalu lelah untuk melanjutkan, kemudian Linda mengambil sisir dan menyisirinya dengan lembut di rambut panjang gadis yang sedang sekarat itu. Rambut Farah terasa selembut busa di tangan Linda.
Keesokan paginya, Farah mengalami koma. Ryan hanya duduk beberapa jam selama berhari-hari, dan ketika Ryan tertidur di kursi, mereka membawa pria itu ke kamar lain, Ryan hanya diam, pria itu tidak banyak bicara. Jadi Gege dan dokter lah yang menyaksikan Farah sekarat. Sesekali, Pak Yanka juga ada bersama Gege, begitu pula Linda dan Will, tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang bergegas membangunkan Ryan untuk melihat Farah. Mereka pun harus membiarkan Gio masuk, agar bisa mengucapkan selamat tinggal kepada Farah, dan kejadian itu telah menguras tenaga serta emosi mereka sehingga Pak Yanka merasa tangan keriputnya gemetar pada saat Will menarik Gio ke luar dari kamar Farah. Sejak saat itu, tidak ada seorang pun yang bicara.
Keith melangkah masuk ke kamar Farah dengan mata berkilat tajam seperti rubah.
Sambil berjalan perlahan ke tempat Farah sedang berbaring tidak berdaya di bawah kepala tempat tidur yang besar, Keith menangkupkan wajah Farah yang sepucat kertas di antara kedua telapak tangannya.
__ADS_1
"Oh, tidak, gadisku," ujar Keith kepada Farah dengan sangat lembut, "Kau tidak akan mati. Karena aku punya rencana untukmu. Karena kau jauh lebih cerdas dibandingkan ibumu. Dan karena Gege dan dokterku tahu lebih baik daripada hanya duduk di sana seperti tempat sampah dan membiarkanmu mati."
Bahkan, di telinga mereka semua, yang berada di kamar Farah, kekejaman kata-kata Keith terasa sangat mengejutkan. Pak Yankabmerasakan dadanya sesak karena terlalu cepat menarik napas, dan di sampingnya, Pal Yanka juga menyadari bahwa Will berubah tegang. Linda sudah berdiri dan langsung berlari ke arah Gege. Linda mungkin tidak bisa mengerti apa yang dikatakan Keith, tetapi gadis itu bisa melihat efeknya terhadap Gege.
Perubahan tajam pada ekspresi wajah Gege, yang jarang sekali terjadi, membuat suasana berubah tegang dan sunyi. Kejam sekali jika Keith menimpakan kesalahan pada seorang pemuda, yang sudah terlalu menderita dan yang telah melakukan segalanya demi Farah, bahkan jika memang bisa membuat Farah sembuh, Gege pasti rela memotong sebagian hatinya dan memberikannya kepada Farah. Apa sebenarnya yang ada di dalam pikiran Keith?
Linda memeluk leher Gege dengan sikap protektif, rambut hitam Linda menyelubungi lengan Gege, dan pipi Linda ditempelkan di bahu pemuda itu. Dan, itu saja sudah dianggap sebagai keajaiban. Enam bulan yang lalu. Gege pasti sudah mendorong Linda menjauh, mengingat Gege selalu takut dan berhati-hati dengan apa yang dipikirkan orang lain terhadapnya. Satu-satunya kontak fisik yang diizinkan oleh Gege adalah sentuhan yang sesekali dilakukan oleh Keith, dan percintaan kilat dengan wanita yang dilakukan dengan perintah-perintah khusus dari Gege.
Di dalam ingatan Pak Yanka, akan selalu terpatri sosok Gege pada malam pertama kali mereka membawa pemuda itu ke markas Dark Devil.
Butuh waktu bertahun-tahun untuk mengubah produk kekejaman rumah pelacuran itu menjadi pemuda yang bisa menjadi teman baik untuk Farah, dan saat nanti Farah benar-benar telah meninggalkan dunia ini, Farah akan membawa serta sebagian diri Gege.
__ADS_1
Yang pasti, Gege harus mendengar bahwa bukan karena kesalahannya lah dia tidak bisa menyelamatkan Farah, dan bukan sebaliknya. Apa yang ada di pikiran Keith?
...♤♤♤...