
"Siapa sih sebenarnya wanita itu.ini gara gara Rey brengsek itu,sosok itu menghilang karena melihat kedatangan Rey.aku yakin sosok itu Masi ingin bicara padaku.akh..kali ini aku benar benar penasaran." gerutu key sambil menggigit bantal guling.
Pagi hari tiba,di kediaman Rey mulai terlihat banyak para pelayan yang mulai heboh atas kejadian malam tadi.desas desus pun mulai terjadi ada beberapa pelayan berpikir negatif pada key,ada juga yang memuji.rombongaan Bayu hanya menggeleng kepala mendengar hal itu.
"Itu mulut Ika ingin rasanya ku kasi cabe sekebon,suka banget jelekin nona key.kalian tahu dia menuduh nona key pakai tusuk." cetus angel tiba tiba.
"Biarin aja,ntar tu mulutnya diam sendiri.dia itu iri nona kita lebih cantik dari pada nyonya Willy." ungkap Helen.
"Ia angel.percuma kita adu mulut dengan nya,entar dia ngadu lagi dengan majikan nya.bisa bisa kita dimarahi,emang kamu mau?." tutur Bayu menahan kemarahan angel.
"Oh,jadi kalian takut gitu dengan nyonya willy.kita juga kan punya nona key,pasti nona key menolong kita jika di ganggu NYI Blorong itu." ujar angel.
"Nona key udah banyak menghadapi masalah,emang kamu gak kasihan dengan nya.tuan kecil aja belum sembuh total,sudah kita ngeropotin dia." ucap Helen.
"Udah deh angel gak usah ribet.nanti juga mulut Ika cape sendiri." ucap Bayu.
Angel menuruti saran dua temannya,sepanjang mereka berada di dapur,banyak bisik bisik yang mereka dengar.mereka hanya mampu mengelus dada untuk menahan emosi.
Selesai urusan di dapur,rombongan Bayu langsung menuju kamar key.mereka ingin melihat keadaan tuan kecil mereka sekaligus membantu key membuat sarapan.
"Assalamualaikum." salam Bayu di ikuti kedua teman nya.
"Waalaikum salam." sahutan dari kamar key.
"Tuan kecil kamu sedang apa?." tanya Bayu menghampiri Kelvin.
"Sedang mencari pistol om,Kelvin ingin main tebak tebakan dengan Dira dan Anton." ungkap Kelvin sambil membongkar mainan nya.
"Ini kan pistol." Bayu mengambil pistol di samping Kelvin.
"Cuma dua om,Kelvin butuhnya tiga." jawab Kelvin.
"kalian hompimpa aja,nanti yang kalah yang jadi perampok nya.yang menang yang menembak mengunakan pistol ini." saran Bayu,membuat Kelvin menghentikan aktivitasnya.
"Ide bagus,ayo kita hompimpa." ajak Kelvin pada dua temannya.
Bayu asyik melihat tiga bocil bermain. sedangkan angel dan Helen membantu key memasak sarapan di dapur.
"Oh ya nona,kenapa anda bisa sampai ke hutan belakang,tadi malam?." tanya Angel tiba tiba, sambil menghidangkan nasi goreng di atas meja.
__ADS_1
"Aku mengejar sosok perempuan misterius." jawab key membuat angel dan Helen langsung menatap key.
"Hahahaha." mereka berdua langsung tertawa, mereka menganggap key sedang bercanda.
"Aku serius ya,bukan becanda." ucap key meyakinkan,seketika itu Helen dan Angel menghentikan tawa mereka.
"Beneran nona.apa.wanita itu hantu?." tanya Helen sambil duduk di samping kursi key.
"Entahlah aku tidak tahu,dia itu hantu atau manusia." key menaikan kedua bahunya.dia juga bingung.
"Siluman kali." sahut Bayu tiba tiba,membuat tiga wanita itu menoleh padanya.
"Shut.. sembarangan kalau ngomong,mana ada siluman seperti itu." bantah key.
"Ia ni sok tahu.tiba tiba nyambung pembicaraan orang aja." sungut angel mulai kesal.
"Eiyke kan cuman nebak aja, jangan marah dong." ujar Bayu sambil mengambil kerupuk.
"Udah jangan ribut,nanti kalian harus menemani ku masuk ke hutan itu lagi.bayu kamu bawa cangkul." tutur key membuat mereka terkejut.
"Memangnya kita mau ngapain nona,sampe bawa cangkul segala?." tanya Angel heran.
"Nanti akan ku beritahu,selesai sarapan.bayu panggil tiga bocil kemari.suruh mereka sarapan." tutur key.
"Jadi tadi malam aku melihat sosok wanita itu, di dekat kolam renang." celetuk key setelah selesai sarapan.sedangkan yang lain mendengar kan ucapan key.
"Waktu itu aku ingin menutup korden,tapi tiba tiba ada sesuatu yang melintas di depan ku.karena penasaran aku cari di balkon,dan aku melihat sosok itu." ujar key,key terus menceritakan kejadian malam tadi pada rombongan bayu dan tiga bocil.
"Jadi sosok itu,meminta nona untuk membongkar tanah di dekat pohon itu?." seru Helen setelah key menyelesaikan cerita nya.
"Ia,makanya aku meminta kalian menemani ku." balas key lalu meminum segelas air.
"Wah kali ini aku yakin,wanita itu adalah arwah." tutur angel.
"Nona anda sangat berani pergi kesana sendirian,mana malam hari lagi.aku yang mendengar cerita anda saja sudah merinding,apalagi mengalaminya?." puji Helen.key hanya tersenyum.
"Nanti waktu bunda pergi kesana,Kelvin mau ikut ya?." pinta kelvin.
"No tidak boleh,anak kecil harus tinggal.karena kami mau ke hutan bukan ke wahana permainan.bisa bisa kalian sakit jika pergi kesana." tolak key membuat tiga bocil langsung tidak semangat.
__ADS_1
"Bagaimana nanti jika bunda pergi,tiba tiba sosok itu muncul mendatangi kami?lalu dia ingin memakan kami.lebih baik kami ikut Bun,jadi aman karena ada bunda dan rombongan om Bayu di sisi kami." celoteh Dira,membuat Kelvin diam diam tersenyum.
"Mana ada seperti itu.nanti jika bunda pergi,bunda akan meminta pak man untuk menjaga kalian.jadi tidak ada alasan lagi untuk kalian ingin ikut." balas key membuat tiga bocil langsung merenggut.
"Kapan kita pergi,rasanya aku sudah penasaran dengan pohon itu?." tanya Helen dengan antusias.
"Lepas makan siang,ingat kita pergi nya diam diam jangan sampai diketahui orang lain." pinta key,membuat mereka mengangguk setuju.
Mereka bubar setelah pembicaraan itu,Masi ada beberapa jam lagi untuk mereka bersiap siap untuk pergi kehutan itu.sebelum pergi key meminta pak man menjaga anak anak,dia sudah menceritakan perihal tadi malam.membuat pak man mengijinkan mereka pergi.
"Nona,apa anda ingat dimana letak pohon itu?." ujar Bayu sambil membawa cangkul di bahunya.
"Ingat,pohon itu sepertinya berada di tengah tengah hutan ini.pohon itu sangat besar mungkin dia pohon terbesar di hutan ini." tutur key menjelaskan.
"Ngomong ngomong,kenapa di rumah mama Rey bisa ada hutan lindung seperti ini?." tanya key sambil terus berjalan ke dalam hutan.
"Dulu Oma dan opa tuan muda sangat suka memelihara hewan liar nona,sehingga dia membuat hutan di sekitar rumah ini." balas bayu.
"Apa itu tidak berbahaya,jika hewan itu masuk kedalam rumah.apa lagi sejenis ular?." tanya key membayangkan hal itu terjadi.
"Namanya juga hobi nona,mereka mana takut." bayu menanggapi.
Sudah cukup lama mereka masuk kedalam hutan,key terus memperhatikan keadaan sekitar,sampai dia melihat cabang pohon yang dia cari,dengan segera key membawa rombongan bayu menuju kesana.
"Ini pohonnya,besar kan." ucap key setelah berada di pohon itu.
"Waw besar sekali." angel terperangah sambil menatap pohon itu.
"Ayo cangkul di sini,aku penasaran ada apa di bawah sini?." pinta key,Bayu dengan segera menyangkul tanah itu.
Sedangkan para wanita melihat bayu sambil duduk di akar pohon itu,butuh waktu sejam untuk Bayu menyangkul hingga cangkulnya berbunyi,menandakan bahwa ada sesuatu di sana.
Key langsung melihat kearah lubang yang di cangkul Bayu,samar samar dia dapat melihat sesuatu berwarna putih.
"Bukan kah itu tengkorak?." ujar Helen membuat Bayu langsung menyingkirkan cangkul di tangan nya.
"Berarti ini jasad dong.apa perempuan itu pemilik jasad ini?." tebak key membuat yang mendengar nya merinding takut.
"Nona ayo kita pergi dari sini." ajak Bayu sambil memegang tangan key.
__ADS_1
"Tidak ada yang pergi.aku akan menelpon pak man untuk membantu kita membawa jasad ini." titah key sambil menelpon pak man.
Rombongan Bayu duduk mengikuti key,mereka duduk dekat dengan key,sangking dekatnya hingga key merasa sesak,di himpit oleh mereka.