Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 120


__ADS_3

"Kak Willy pasti senang jika aku dapat membunuh wanita ini malam ini,aku yakin kak Willy akan sangat lahap makan daging wanita ini." ucap Ika membatin.


"Ya Tuhan di mana semua orang,kenapa tidak ada yang muncul membantu ku.apa sudah takdirnya aku meninggal malam ini." gumam key dalam hati sambil terus menjauh dari siluman itu.


key menutup kedua matanya saat ular itu mengangga lebar ingin menggigit key.namun sudah sekian menit key menutup mata tapi dia tidak merasa apa pun,malah dia mendengar suara pukulan.merasa penasaran key membuka kedua kelopak mata nya.


"PERGI!!!." usir Hens,membuat key banyak mengucapkan syukur karena Tuhan Masi melindungi nya.


"Hens dia itu siluman?." adu key,membuat ular itu langsung berubah menjadi manusia.


"Lihatlah dia bisa berubah menjadi manusia.benarkan ucapan ku bahwa dia itu siluman." tukas key dengan melihat Ika,hens hanya bungkam karena dia tidak menyangka respon dari nona nya ketika melihat siluman.


"Nona pergilah masuk kedalam,saya akan menangani wanita ini." pinta Hens dengan key yang berada di belakang nya.


"Jangan berani berani nya lari dari ku wanita terkutuk.urusan kita belum selesai." cegah Ika menanggapi ucapan Hens.


"Pergilah nona,jangan dengarkan omongan dia nona.nona harus masuk kedalam,serahkan ini semua pada saya." pinta Hens sekali lagi, membuat key termenung.


"Jangan ikut campur urusan ku,harimau.aku tidak mau mencari masalah padamu,jadi biarkan aku membunuh wanita itu." pekik Ika tidak senang dengan tindakan Hens.


"Aku tidak akan membiarkan mu menyakiti nya.seharusnya kamu sadar apa yang kamu lakukan ini,membuat para siluman mencari masalah dengan manusia." nasehat Hens dan Ika tersenyum mengejek mendengar nya.


"Kamu yang harus sadar.seharusnya sesama siluman kamu membantu ku,bukan mengajak ku bertengkar seperti ini.hanya karena manusia itu." cicit Ika kesal,Hens hanya menghela nafas mendengar penuturan siluman ular di hadapan nya ini.


"Aku menganggap kamu itu salah melakukan kejahatan,makanya aku melindungi nona key."


"Jika kamu masi ingin menyakiti nya!! jangan salah kan aku jika pertumpahan darah,akan terjadi di antara kita." ancam Hens,membuat Ika tergelak tertawa.


"Hahahaha...kamu yakin bisa menang dariku ha,kamu itu harimau sampah.sekali kena sembur oleh ku kamu akan,KO." ledeknya sambil tertawa,membuat Hens marah mendengar kesombongan wanita ular itu.


"Kita lihat nanti,siapa yang akan KO aku atau kamu?." tantang Hens dengan sorot mata yang tak bersahabat.


Dua siluman itu berkelahi,sedangkan key mengintip perkelahian itu dari jendela.perkelahian itu sangat sengit dua dua nya seimbang,key tidak menyangka kekuatan wanita itu mengimbangi kekuatan Hens.


"Kira kira siapa yang menang ya?Hens atau wanita itu." benak key bertanya tanya sambil serius melihat perkelahian itu.


"Akh...uhuk uhuk uhuk." Hens terkena pukulan dari Ika,tepat di dada nya.sehingga dia termundur dan memuntahkan darah segar.ika tersenyum mengejek melihat hal itu.

__ADS_1


"Cuma segitu kekuatan mu,dasar lemah." ledek Ika sambil melipat kedua tangannya di tangan nya.


Sekilas dia melihat keberadaan key,tanpa menyia nyiakan kesempatan,dia langsung menghampiri key.


Key yang menyadari Ika mengetahui keberadaan nya,bergegas melarikan diri.namun sayang Ika terus mengejarnya.sedangkan Hens juga berlari mengejar Ika dia berusaha mencegah Ika untuk membunuh key.


Bugh.


Hens memberikan pukulan itu di belakang punggung Ika,sehingga membuatnya tersungkur ke depan.


"Masi berani kamu mencegah ku,benar benar cari mati." geram Ika kesal,karena Hens memukulnya dari belakang.


"Kamu yang cari mati.karena mengganggu nona key." cetus Hens tak mau kalah.


"Lelaki seperti mu ingin membunuh ku,yang benar saja hahaha.berani memukul perempuan dari belakang dasar pengecut." cemooh Ika pada Hens.


Hens murka mendengar hal itu sehingga menyerang Ika dengan kekuatan penuh,namun setiap dia memukul Ika berhasil menghindarinya.hens tak menyangka Ika bisa selincah ini,biasanya ia sangat mudah melumpuhkan lawan nya.


***


"REY!!!." pekik key tepat di telinga suaminya itu,membuat Rey langsung bangun karena terkejut.


"Kenapa kamu teriak di tengah malam?seperti ingin melahirkan saja?." omel Rey tak suka karena istirahat nya terganggu.


"Itu Hens berkelahi dengan siluman ular,cepat bantu dia." pinta key membuat Rey tergelak mendengar nya.


"Jangan ngaco,kamu pasti bermimpi.sudahlah tidurlah,tidak ada siluman di dunia ini.percayalah pada ku." ujar Rey kembali merebahkan diri,namun segera key tarik tangannya sehingga terduduk kembali.


"Ini kenyataan rey,aku melihatnya sendiri.ular itu terus mengejar ku ketika aku ingin minum di dapur,dia hampir mengigit ku.tapi untung ada Hens yang menolongku." terang key membuat Rey mangut mangut saja.


"Ia aku mengerti dan aku percaya.sekarang aku ingin tidur." tutur Rey membuat key langsung mencubit lengan suaminya itu.


"Auuuu..bisa tida kamu tidak mencubit ku?." protes nya.


"Aku sengaja mencubit mu,agar ngantuk mu hilang.ayo kita keluar di sana Hens sedang berkelahi dengan siluman.kamu harus menolong nya." titah sang ratu itu membuat Rey cemberut.


"Tidak ada siluman key,kamu hanya bermimpi." sanggah Rey menyakinkan istri nya itu.

__ADS_1


"Diluar memang ada siluman,jika aku berbohong aku akan menyerahkan keperawanan ku untuk mu." seru key membuat suaminya langsung tertarik dengan tawaran key.


"Oke mari kita buktikan,ingat janji mu pada ku." seru nya bergegas beranjak dari ranjang,key hanya tersenyum masam melihat nya.


"Dasar pria cabul,jika urusan ranjang dia akan langsung melakukan apapun untuk mendapatkan nya." gerutu key sambil menyusul suaminya itu.


Key menunjukkan arah dimana perkelahian sengit itu sedang terjadi,saat sampai disana Rey sangat terkejut Karena apa yang di ucapkan oleh key benar adanya.


Hens nampak kalah dari perkelahian itu,Ika sangat pandai melumpuhkan lawannya,membuat Hens tak berdaya dengan racun yang dia punya.


"Rey cepat bantu Hens,dia akan mati jika kamu tidak menolongnya." titah key geram melihat suaminya diam saja sedangkan hens sudah tergeletak tak berdaya.


"Siap siap lah untuk mati." seru Ika sambil ingin mengigit leher Hens,namun tindakan nya terhenti karena ada seseorang yang menendang wajahnya.


"Kamu tidak apa apa Hens?minum pil ini untuk memulihkan tenaga mu." seru Rey sambil memasukan pil kedalam mulut Hens.


Sedangkan Ika kesal karena keberadaan Rey di sini,dia yakin wanita itu meminta Rey untuk menolong Hens.ika semakin murka pada key rasanya dia ingin segera melenyapkan nya.


Melihat Rey dan Hens lengah,Ika segera mendekat kearah key dan ingin menggigit lengan key.


"REY!!!." pekik key menutup kedua matanya.


"AKhhh." teriak Ika kesakitan.


Key membuka matanya dan melihat rey menusuk Ika dengan keris emas dari belakang,tusukan itu tembus tepat di jantung Ika,key terbelalak melihat hal itu di depan wajahnya.


"Rey kamu membunuhnya." seru key tak percaya,sedangkan Ika sudah terlungkup tak bernyawa.


"Dia sangat berbahaya,jadi harus ku bunuh demi keamanan bersama." tutur Rey sambil menarik kembali keris yang sudah bersimpah darah itu.


"Kamu bisa apakan dia,tapi tidak mengambil nyawa nya." protes key membuat Rey langsung melihat kearah nya dengan pandangan tak suka.


"Maksudmu aku harus membiarkan dia hidup.apa kamu tak lihat hens hampir mati karena dia dan dia juga berusaha membunuh mu.terus kamu mau meminta ku membiarkan nya tetap hidup,itu pembodohan namanya." cicit Rey marah pada key.


"Bukan begitu maksud ku,hiks hiks." seru key sambil menangis.


"Sudahlah semuanya sudah terjadi,mari kita kembali istirahat.nanti jasadnya akan di urus dengan pelayan ku." ajak Rey menghampiri key dan memeluknya.

__ADS_1


__ADS_2