Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 103 ( Pemakaman )


__ADS_3

Rombongan Bayu duduk mengikuti key,mereka duduk dekat dengan key,sangking dekatnya hingga key merasa sesak,di himpit oleh mereka.


Pak man yang mendapat kabar dari key langsung kalang kabut,dia segera meminta salah satu pelayan untuk menyiapkan sebuah peti.rumah itu tiba tiba heboh,membuat Rey yang baru turun langsung penasaran.


"Pak man ada apa?kenapa wajah mu panik?." tegur Rey,Hens ikut menatap kearah pak man.dia ikut menanti jawaban dari pak man.


"Nona key menemukan jasad di hutan belakang,dia meminta saya untuk membawakan peti kesana." jelas pak man,semua orang yang mendengar nya lagi lagi terkejut.


"Jasad.bagaimana bisa dia menemukan nya?." jelas Rey.


"Saya tidak tahu tuan.lebih baik anda menanyakan nya pada nona key." saran pak man.


Tak lama pelayan membawa peti yang di minta pak man datang,dengan segera pak man menuju hutan belakang untuk menemui key.bukan hanya pak man yang pergi kesana,tapi hampir semua penghuni di rumah itu ikut masuk kehutan.


Pak man terus masuk kehutan mengikuti GPS di ponselnya,tak lama dari kejauhan dia melihat key dan yang lainnya sedang duduk di akar pohon besar.pak man segera menghampiri mereka.


"Loh pak man,kenapa kamu membawa orang seramai ini?." tanya key melihat kedatangan rombongan pak man.


"Siapa yang menyuruh kalian kemari,apa kalian tidak punya pekerjaan lain?." tegur Rey setelah menyadari para pelayan ikut masuk ke hutan.


"Ampuni kami tuan muda." ucap para pelayan serentak.


"Hens bawa mereka kembali,jangan lupa untuk mendisiplinkan mereka." titah Rey langsung di laksanakan oleh Hens.


Setelah para pelayan pergi,Rey langsung mendekati key,setelah berada di samping key dia langsung melihat galian yang di cangkul Bayu.


Rey merasa kurang puas dengan apa yang dia lihat,sehingga dia inisiatif mengambil cangkul dan meneruskan galian Bayu tanpa rasa takut,key dan yang lainnya melihat apa yang di lakukan oleh Rey.

__ADS_1


"Benar benar jasad.pakaian nya Masi utuh,namun jasadnya sudah menjadi tengkorak.melihat dari rambut panjang yang dia miliki,itu menandakan jasad ini adalah perempuan." tutur Rey sambil memperhatikan tengkorak itu dari dekat.semua orang diam mendengarkan ucapan Rey.


"Rey apa tidak sebaiknya jasad ini kita makamkan selayaknya.jika bisa kita harus mencari identitas pemilik jasad ini." saran key,untuk pertama kalinya key berbicara sehangat ini pada Rey,setelah kejadian beberapa waktu lalu.


"Boleh juga,kamu bantu aku membawa jasad ini keatas untuk di masukan ke dalam peti." titah Rey sambil menunjuk bayu.


"Tuan muda untuk kali maafkan saya yang tidak mematuhi ucapan anda,saya takut tuan muda.lebih baik anda meminta pada pelayan yang lainnya." tolak Bayu sambil sembunyi di belakang key.


"Dasar penakut." ejek angel.


"Pak man kamu saja yang membantu ku,nanti dia yang membawa peti itu sampai rumah." ujar Rey,Bayu menelan saliva susah payah,dia di minta membawa peti,bisa pipis dalam celana duluan dia.


Pak man dan Rey mengangkat jasad itu dan memasukan kedalam peti,key dan yang lainnya hanya melihat tanpa berkomentar apa pun.setelah jasad masuk kedalam peti kini giliran Bayu dan tiga pelayan lainnya untuk mengangkat peti itu menuju rumah.


"Semoga nanti malam aku tidak mimpi buruk karena hari ini mencangkul tanah dan mengangkat jasad ini." doa Bayu.


"Oh itu..aku tadi cuma iseng pengen cari harta karun,tapi malah nemuin jasad." jawab key sambil tersenyum canggung.


"Benarkah.kenapa alasan mu terdengar tidak masuk akal?." ujar Rey membuat key mati kutu dibuatnya.


"Seterah anda mau percaya atau tidak." tutur key,membuat Rey berhenti menanyai key.


Kami telah mendekati taman,dari kejauhan aku melihat keluarga Rey sudah menunggu kedatangan kami.mungkin mereka baru mendengar soal jasad itu.


"Mana jasad nya,mama ingin lihat." pekik Wati karena tak sabaran,Bayu dan yang lainnya segera membuka peti itu.


Setelah peti itu terbuka,keluarga Rey langsung mengelilingi nya untuk melihat Tengkorak itu,mereka sungguh terkejut melihat tengkorak itu Masi mengenakan baju piyama.

__ADS_1


"Loh bukan nya ini baju yang di kenakan Nino waktu perkelahian dulu." celetuk Willy, membuat semua mata menoleh pada nya.


"Kamu benar,pantas saja aku asing dengan baju itu.ternyata ini baju Nino waktu melahiran Kelvin." sahut rey membenarkan ucapan Willy.


"Maksudmu ini jasad Nino?." tanya key memastikan.


"Bisa jadi,tapi nanti aku akan melakukan te DNA dengan kelvin.jika hasilnya benar positif berarti ini memang jasad Nino." tutur Rey.


"Tidak perlu tes DNA,cincin di jari manisnya sudah menjadi bukti yang kuat,bahwa ini benar benar jasad Nino." bantah Vian sambil melihatkan cincin di jari jasad itu.


"Itu cincin pernikahan ku.berarti ini memang jasad Nino." Rey melihat cincin itu.


"Pelayan siapkan pemakaman untuk almarhum Nino,kita harus mengubur kan jasad ini dengan layak." titah Vian.


Peti itu di bawa masuk kedalam ruang tengah,semua orang disibukkan dengan pemakaman jasad itu.


"Ya Allah semoga anak ku kuat menghadapi ini semua,sebenarnya aku ragu memberi tahu tentang ini pada Kelvin,tapi jika aku tidak beri tahu,Kelvin akan kehilangan momen ini seumur hidupnya,mengantarkan mommy nya pulang." key berpikir keras sambil menuju kamar nya.


Setelah mandi,key mengajak tiga bocil untuk keluar.kelvin sangat senang mendengar hal itu, hampir saja dia teriak karena di ijinkan untuk keluar.


Key dan tiga bocil duduk di samping jasad itu, ternyata setelah key keluar jasad itu sudah dimandikan dan dikafani.key membaca surat Yasin untuk jasad itu begitu juga Kelvin.


"Nak ini mommy Nino,wanita yang telah melahirkan kan kamu ke dunia ini." jelas key hati hati membuat Kelvin memandang jasad itu dan mendekati nya.


"Mommy Nino,terimakasih udah melahirkan kelvin.semoga mommy disana tenang,tunggu Kelvin ya.selama Kelvin hidup di dunia ini insyaallah Kelvin akan selalu kasi mommy hadiah,muach." bisik Kelvin lalu mencium pipi jasad itu,key menangis melihat apa yang di lakukan Kelvin.


Sebenarnya semua orang terkejut melihat Kelvin sudah mulai pulih,hanya wajah kelvin saja yang masi terlihat pucat.mereka ingin sekali menyapa Kelvin,namun keinginan itu mereka urungkan karena mengingat apa yang mereka lakukan pada Kelvin terakhir kali.

__ADS_1


"Yang sabar ya anak bunda.namanya ajal,rejeki,jodoh itu semua ketetapan tuhan.kita sebagai manusia harus menerimanya ketetapan itu,yakinlah rencana Tuhan lebih indah dari pada rencana kita." nasehat key sambil mengelus bahu Kelvin,sedangkan Kelvin menaburkan kelopak bunga di atas kuburan sang mommy.


__ADS_2