Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 95 ( Kemarahan Key 1 )


__ADS_3

Semua orang menunggu Dandi sadar,Rey Masi khawatir meskipun Dandi sudah di operasi.kecemasan itu akan hilang jika ponakan nya itu membuka mata.


"Kalian pulanglah,biar aku yang menjaga Dandi." pinta Rey yang memecahkan keheningan di ruangan itu.


"Apa tidak apa apa kamu menjaga Dandi sendirian?" tanya Wati,membuat Rey langsung berpaling melihat mama nya.


"Jangan cemas kan aku,aku bisa menjaga Dandi sendirian.pergilah pulang istirahat." pinta Rey untuk kedua kalinya.


"Baiklah kami akan pergi,aku titip dandi ya Rey?." sahut Lisa tanpa ragu meninggalkan anak nya.


"Kok kamu Setega ini sih Lis,Dandi itu anak kamu loh." tegur putri tidak suka akan sifat kakak iparnya itu.


"Kan tadi Rey meminta kita untuk pulang,lagi pula anggap saja itu pertanggung jawaban Rey akan perbuatan anak nya.jadi wajar dia yang menjaga Dandi." ucap Lisa membuat Rey semakin bersalah.


"Sudahlah jangan berdebat,pulanglah.aku bisa menjaga Dandi sendirian." ujar Rey menengahi perdebatan itu.


"Beneran gak apa apa ni Rey?gue harus pulang ni Rey,soalnya mau istirahat.besok pagi gue ada meeting penting." seru Roy membuat Rey mengangguk tanda setuju.


Semua orang berangsur angsur pergi dari ruangan itu setelah berpamitan pada rey.setelah semuanya pergi tinggal lah Rey sendirian di sana ,Rey menatap ponakan nya itu dengan sedih.


"Ternyata mereka tidak berubah,masi memperlakukan kamu seperti ini.tapi untung Mimin dan Rogi mau berteman dengan mu,sehingga kamu tidak merasa kesepian.om akan beri kamu kasih sayang yang banyak sesuai janji om." gumam Rey sambil memegang tangan kanan Dandi.


"Air....air..." Rey langsung bangkit dari duduk nya,dia senang ternyata dandi mulai sadar.dengan segera Rey memberikan segelas air pada ponakan nya itu, lalu dia membantu Dandi untuk minum.


"Dandi...apa kamu bisa dengar om?." tanya Rey setelah meletakan gelas kosong di atas meja.


"Om Rey..kita ada dimana?." tanya Dandi setelah benar benar membuka kedua matanya.

__ADS_1


"Kita ada di rumah sakit,apa ada rasa sakit yang kamu rasakan?." tanya Rey sambil melihat ponakan nya itu.


"Tidak ada om,Dandi hanya pusing." jawab Dandi.


"Lain kali kamu jangan main di tepi kolam lagi ya,jika bisa kamu harus bisa berenang agar kejadian ini tidak terulang." nasehat Rey.


"Astaga apa tadi dandi terjatuh di kolam?rasanya Dandi seperti diambang Kematian,sangat mengerikan." celoteh Dandi membuat Rey tersenyum.


"Ia kamu jatuh ke kolam,kata Mimin kamu di tolak Kelvin makanya terjatuh.apa perkataan Mimin benar?." tanya Rey menatap Dandi meminta jawaban.


"Maafin Dandi om,Dandi harus berbohong.padahal Kelvin menolak Dandi hanya untuk mempertahan diri agar tidak terjatuh ke kolam.aku gak mau Om Rey marah pada ku karena hal ini,aku harus berbohong." ucap Dandi dalam hati.


"Kenapa diam,apa pertanyaan om sangat sulit untuk dijawab?." tanya Rey lagi.


"Enggak om,Dandi hanya sedang mengingat kejadian waktu Dandi jatuh.ingatan Dandi memang Kelvin yang menolak Dandi om,dia iri mendengar cerita Mimin.tentang om Rey yang akan mengajak kami ke kebun binatang." jelas Dandi,sedangkan Rey terdiam mendengar ucapan Dandi.


"Maafin anak om ya,karena dia kamu jadi seperti ini." Rey mengelus rambut Dandi.Dandi senang mendapat perlakuan seperti itu.


"Enggak kok.Oma opa,mama papa mu,Tante putri,ditambah ketiga sepupu mu.ramai yang mengantarkan mu kerumah sakit,tapi tadi udah om suruh pulang karena keadaan mu udah stabil." jelas Rey.


"Mama sama papa juga pulang,apa mereka tidak khawatir dengan dandi? Mereka tega ninggalin Dandi di sini." ucap Dandi dengan sedih.


"Tadi om yang meminta mereka untuk pulang nak,mereka tidak ada maksud seperti itu." Rey menghibur Dandi.


"Dandi tahu kok om melakukan itu,hanya semata mata untuk mengetes mereka.apa mereka udah berubah atau tidak?om juga pasti terkejut dengan sifat mereka yang masi sama,mereka masi tidak memperdulikan Dandi,mereka sibuk dengan urusan mereka hiks hiks." tebak Dandi di ujung Kalimat nya dia langsung menangis tidak sanggup melanjutkan ucapannya,Rey tidak bisa berkata kata karena ucapan ponakan nya itu memang benar adanya.


"Sudahlah nak,jika mereka tidak perduli pada mu.Masi ada om yang peduli pada mu.jangan sedih lagi." Rey mengusap air mata Dandi.

__ADS_1


"Bagaimana bisa aku membiarkan om Rey menyayangi Kelvin,dia bagaikan sosok ayah yang baik di depan ku.rasanya aku tidak mau berbagi pada siapapun." Dandi memeluk Rey.


Keesokan pagi dokter datang memeriksa Dandi,dia memberitahu bahwa Dandi sudah di ijinkan untuk pulang,Rey senang mendengar hal itu.


"Alhamdulillah akhirnya kamu di ijinkan pulang,pasti Mimin dan Rogi senang melihat kamu sudah pulih." tutur Rey sambil menggendong Dandi.


"Dandi juga seneng,akhirnya sehat lagi dan bisa bermain dengan Mimin dan Rogi.tentang kebun binatang itu jadi kan om?." tanya Dandi dengan antusias.


"Jadi dong,lusa kita akan kesana." balas Rey membuat Dandi tersenyum senang.


Mendengar kedatangan Rey hari ini,membuat amarah di mata key meletup letup,rasanya dia ingin memakan Rey hidup hidup.


kelvin sudah di periksa oleh dokter bulan,dia mengatakan bahwa psikologi Kelvin terganggu akibat tekanan seseorang di tambah trauma masa lalu nya,membuat Kelvin terdiam kaku dengan pandangan kosong.


"Jam berapa si brengsek itu datang?." tanya key pada Bayu,semenjak Rey membentak kelvin.key memanggil Rey dengan sebutan brengsek.


"Katanya jam sepuluh pagi nona." jawab Bayu,dia dapat merasakan kemarahan key terlihat dari wajah nya yang mulai merah padam.


"Awas saja si brengsek itu,aku akan memberi pelajaran yang sangat terkesan dalam hidup nya." gumam key.


Bayu sangat sedih dengan semua yang terjadi.tuan kecilnya sakit sedangkan nona key sekarang pendiam,tidak ada raut kebahagiaan lagi di wajah nya.key benar benar fokus merawat Kelvin jika Kelvin tidak tidur dia senang tiasa menemani Kelvin begadang.


Samar samar key mendengar deru mobil, mendengar hal itu key langsung berlari keluar kamar nya,semua yang melihat itu,juga ikut berlari mengikuti key.bayu juga ikut berlari sambil menggendong Kelvin.


"Brengsek itu Masi bisa tersenyum diatas penderitaan anak ku,akan ku pukul wajah nya yang tersenyum itu." gumam key melihat Rey dari atas.


PLAk PLAK PLAK.

__ADS_1


Tiga tamparan mendarat sempurna di pipi Rey,key menggunakan seluruh tenaga nya untuk menampar Rey.rey yang tidak siap menerima tamparan itu langsung terhuyung kebelakang,sedangkan Dandi jatuh dari gendongan nya.


Semua orang terkejut dengan aksi key yang tiba tiba itu.


__ADS_2