
Sesuai kesepakatan awal,hari ini kami sedang mempersiapkan segala keperluan untuk pergi ke Mensos utama,barang yang kubawa lumayan banyak karena kami disana sekitar setengah bulan.
"Alhamdulillah akhirnya selesai.kelvin kamu udah siap belum,berkemas nya?." tanya key sambil menepikan koper nya.
"Belum bunda,Masi lama." balasnya.
"Kenapa belum,apa mau bunda bantu?." tawar key mendekati Kelvin.
"Boleh." ujarnya mengumpulkan mainan nya untuk di masukan kedalam koper.
"Ini mainan sebanyak ini,untuk apa?." tanya key dengan terkejut,melihat tumpukan mainan anaknya.
"Mau Kelvin bawa kerumah opa,bantu masukin koper ya bunda?." pintanya.
"Ini terlalu banyak nak,kita ini mau liburan bukan pindahan.sekarang kamu bawa kembali mainan mu itu,bawa salah satu nya aja." titah key membuat Kelvin terdiam di tempat.
"Kenapa di kembaliin Bun,Kelvin capek loh. ngumpulin untuk di bawa Liburan." bantah nya.
"Jangan bawa mainan mu semuanya,barang bawaan kita akan menjadi banyak Kelvin,nanti siapa yang angkat koper ini.emangnya Kelvin bisa bawa koper sekali lima?." celetuk key.
"Tapi kan Kelvin disana mau main,gak mungkin kan tiap hari main salju,itu akan membosankan,makanya Kelvin mau bawa semua mainan biar gak bosen." tutur nya.
"Bunda gak melarang jika kamu mau main di sana,tapi Kelvin tidak harus membawa semua mainan,nanti jika sampai di rumah oma,mainan mu mau di taruh di mana,belum lagi pakaian kamu dan bunda,kita hanya sementara waktu disana bukan selamanya." jelas key.
"Oke Kelvin bawa sedikit aja,tapi bunda bantu Kelvin susun kembali mainan nya." pintanya.
"Oke." balas key sambil mengambil beberapa mainan Kelvin.
Kelvin dan key sibuk dengan barang mereka, tak lama Anton dan Dira datang dengan raut wajah gembira nya.
"Assalamualaikum bunda,Kelvin." sapa mereka serentak.
"Waalaikum salam." balas key dan Kelvin.
"Kalian tidak berkemas untuk liburan besok?." tanya key.
"Kami udah selesai berkemas bunda,makanya kami kemari untuk melihat bunda dan Kelvin." seru Dira.
"Cepat sekali,kalian bawa apa aja?." tanya Kelvin.
"Kami hanya bawa baju,itu pun hanya beberapa lembar." ujar Dira.
"Tu lihat Dira dan anton mereka cuma bawa baju,tidak seperti mu semua ingin di bawa,jika bisa,seisi kamar ini mungkin akan kamu bawa." omel key.
"Apaan sih bunda,kan Kelvin gak pernah pergi liburan makanya gak tau." sanggah Kelvin.
__ADS_1
"Iyelah tu." balas key mengikuti logat kak Ros.
"Apa burung Upin ipin dibawa?." tanya Anton.
"Jelas dong,mereka harus ikut,Leo juga ikut." balas Kelvin.
"Enggak mereka tinggal aja,ribet bawa mereka." bantah key.
"Gak bisa bunda,mereka harus ikut kasihan nanti jika mereka tinggal.siapa yang akan kasi mereka makan,nanti mereka sakit." ucap Kelvin.
"Pelayan di rumah ini kan ada,biarkan mereka yang mengurus peliharaan mu." ujar key sambil memasukan pakaian kelvin kedalam koper.
"Kelvin gak mau,pokoknya mereka harus ikut.nanti Kelvin minta kakek untuk membawa mereka." sanggah Kelvin dengan muka memerah menahan tangis.
"Seterah kamu aja,tapi nanti jika Leo dan burung mu itu kenapa napa jangan menyesal,soalnya di sana bukan hanya kita aja yang berlibur,tapi om dan tante mu juga kesana,belum lagi sepupu mu yang belum bunda tau mereka nakal atau tidak." ujar key membuat Kelvin berpikir.
"Oke mereka tinggal,Kelvin gak mau mereka di ganggu dengan sepupu nakal Kelvin." ucap Kelvin menggeleng kan kepala membayangkan sesuatu terjadi pada hewan peliharaan nya.
"Jangan sedih Kelvin,kami akan berusaha menghibur mu selama di sana,jadi jangan merasa kesepian tanpa kehadiran Leo dan Upin Ipin." ujar Dira.
"Iya Kelvin,nanti disana kita akan main.nanti jika mau pulang kita akan belikan ole ole untuk Leo dan Upin Ipin." sahut Anton.
"Terimakasih teman teman udah menghibur ku." balas Kelvin sambil tersenyum.
"Alah anak Rey,mau liburan aja udah dramatis seperti ini.karena hewan kesayangan nya tidak di bawa." gumam key pelan.
"Bunda..baju Kelvin mana?..jam tangan nya di mana bunda? isssss..benda benda itu menghilang jika aku membutuhkan nya." Kelvin ngedumel.
Begitulah kehebohan di pagi hari akibat ulah Kelvin,dia begitu antusias ingin segera berlibur sehingga terburu buru bersiap. membuat key kewelahan mendengar nama nama benda yang di cari anaknya.
"Astaghfirullah Anak ku,baju mu ada di atas kasur dan jam tangan nya ada di atas meja rias,jika begini terus bunda gak jadi mandi karena teriakan mu." tutur key yang baru datang dari kamar mandi.
"Hehehehe maaf bunda,pergilah mandi.kelvin gak akan teriak lagi." ujar nya setelah menemukan apa yang dia cari.
"Huh dasar." gumam key menahan kesal.
Tak lama pak man datang,hal itu membuat Kelvin terkejut,dia belum siap berpakaian apalagi bunda nya belum selesai mandi.tapi pak man sudah datang,melihat hal itu Kelvin memakai pakaian nya secepat kilat agar tidak di tinggalkan liburan.
"Kakek cepat sekali siap nya,tunggu kami ya kek,bunda Kelvin lagi mandi.mana kami belum sarapan lagi?." jelasnya.
"Anda jangan khawatir tuan kecil kita berangkat jam delapan.Masi ada beberapa menit lagi,anda Masi bisa sarapan,kami tidak mungkin pergi liburan tanpa anda." balas pak man membuat Kelvin bernafas lega.
"Pak man tahu,dia heboh sekali pagi ini,membuat aku berlari kesana kemari karena permintaan nya.mengingat hal itu pingin ku cubit pipinya itu." geram key yang baru keluar kamar mandi.
"Mungkin tuan kecil sangat bersemangat untuk pergi liburan." ujar pak man sambil tersenyum.
__ADS_1
"Semangat boleh,tapi tidak harus membuat ku kalang kabut.dia seperti takut di tinggalkan liburan aja." ujar key.
"Emang takut,ayo sekarang kita sarapan." ajak nya membuat key geleng kepala.
"Pergilah sarapan nona,saya ingin membawa barang kalian ke mobil." ujar pak man sambil membawa beberapa koper.
"Kami sarapan dulu pak man,terimakasih membawa barang kami." ujar key.
"Sama sama nona." balasnya.
Key menikmati sarapan nya,sedang Kelvin makan hanya memerlukan beberapa waktu tidak seperti biasanya,alasan nya sama,takut telat dan ketinggalan pergi liburan.
"Bunda makan nya cepatan dong,ini udah mau jam delapan.bentar lagi kita berangkat,nanti kita ketinggalan." pinta Kelvin yang geram melihat bundanya makan tidak selesai selesai menurutnya.
"Biar aja,pergilah duluan ke teras rumah nanti bunda susul." tutur key melihat anak nya yang tidak sabaran.
"Oke Kelvin keluar ya,sambil lihat Dira dan Anton,bunda cepetan makan nya.nanti jika selesai langsung ke teras rumah temui Kelvin." pintanya membuat key menganggukkan kepala.
Kelvin melangkah kan kakinya keluar dari kamar menuju teras rumah,sampai disana dia melihat pelayan hilir mudik membawa barang barang untuk liburan,di sekitar sana nampak para pelayan sedang sibuk.tak lama mata Kelvin melihat sosok yang di carinya.
"Assalamualaikum dira dan Anton." sapa Kelvin.
"Waalaikum salam." jawab mereka.
"Wah Kelvin kamu keren sekali,aku sampai pangling lihat nya." seru Dira.
"Biasa aja kok,kamu terlalu berlebihan.kalian udah sarapan?." sanggah Kelvin
"Udah,tinggal nunggu berangkat aja." sahut Anton.
"Sama dong,bismillah semoga perjalanan kita di lancarkan tidak ada hambatan." doa Kelvin.
"Amiiin." jawab Dira dan Anton.
"Oh ya mana bunda?." tanya Dira.
"Bunda lagi sarapan,bentar lagi bunda kesini kok." jelas kelvin.
"Siapa yang mencari bunda?." celetuk key membuat mereka terkejut.
"Dira Bun." balas kelvin.
"Udah sekarang masuk kedalam mobil,bentar lagi kita berangkat." suruh key.
"Oke,ayo masuk mobil,kita liburan." teriak Kelvin bahagia.
__ADS_1
Kelvin di ikuti yang lainnya masuk kedalam mobil,memilih tempat duduk yang menurut mereka nyaman.setelah beberapa waktu menunggu, tak lama pak man masuk duduk di sebelah supir, melihat semua sudah siap mobil pun mulai melaju menuju Mensos utama.