Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 89 ( Penjelasan Bayu )


__ADS_3

"Lalu kenapa beberapa waktu lalu kalian menjauhi bundaku?Dan sekarang baik pada bunda ku?apa sebenarnya tujuan kalian?." tanya Kelvin dengan wajah tidak senang.


"Kelvin gak boleh ngomong gitu,gak sopan." nasehat key.


"Tidak apa apa nona, eiyke akan menjelaskan nya tuan kecil." seru Bayu membuat semua orang melihat ke arah nya.


"Waktu nona key di tuduh pencuri waktu itu, eiyke,angel dan Helen sedang melakukan penyelidikan.kami tahu ada seseorang yang menjebak nona,jadi dengan terpaksa kami pura pura membenci anda agar musuh anda merasa rencananya berjalan baik." jelas Bayu.


"Ia nona,ketika kami menjauhi anda.tiba tiba Ika datang padaku,dia menanyai ku seperti mencari tahu tentang anda.beberapa kali dia menemui ku dan terus membicarakan anda,dia seolah olah menjelekan anda di depan saya supaya saya membenci anda." lanjut angel.


"Hal itu membuat kami mencurigai Ika, setelah di pikir pikir waktu nyonya Willy mengumpulkan kami di ruang tamu di sana tidak ada Ika,aneh bukan.lalu anda tiba tiba bertemu dengan nya semakin menambah kecurigaan kami,bahwa yang menjebak anda adalah Ika." sambung Helen.


"Kak Ika pelayan itu?." tanya Kelvin.


"Benar." jawab Bayu.


"Kelvin rasa kak Ika itu jahat,waktu kecil Kelvin sering melihat dia keluar masuk ke kamar nenek kebayan.kelvin rasa mereka bekerja sama." balas Kelvin.


"Benarkah,kalau begitu kita harus mewaspadai Ika dan kalian harus memperhatikan dia." pinta key.


"Baik nona.?" ujar Bayu.


****


"Apa!teror tidak berlaku pada si jelek itu,bagaimana bisa kak?." tanya Ika setelah mendengar cerita Willy.


"Beneran dek,aneh kan.jimat apa yang di gunakan si jelek itu?." Willy keheranan dengan ilmu nya yang tak mempan terhadap key.


"Jika memang si jelek itu memakai jimat,kira kira siapa yang memberikan nya?Tidak mungkin tuan Rey kan." tutur Ika membuat Willy menggeleng.


"Tidak mungkin Rey,dia tidak tahu bahwa aku menggunakan kekuatan ku untuk meneror si jelek itu." bantah Willy.

__ADS_1


"Lalu siapa?." Ika duduk di tepi ranjang sambil memijat pelipisnya.


"Kamu harus cari tahu siapa yang membantu si jelek itu?." titah Willy.


"Ini pasti sulit,tapi aku akan berusaha." ujar Ika dengan semangat.


"Bagus.oh ya bagaimana kebakaran bisa terjadi?Apa kamu baik baik saja saat itu.aku sangat menghawatirkan kamu saat mendengar kebakaran itu." seru Willy dengan cemas.


"Aku tidak apa apa kak,malah aku orang pertama yang mengetahui kebakaran itu.dan berteriak agar pelayan yang sedang tidur terbangun untuk mengemas barang dan menyelamatkan Diri." jelas Ika.


"Kebakaran itu sangat aneh,tiba tiba terjadi tanpa alasan yang jelas." ucap Willy keheranan.


"Ya jelas aneh lah,karena yang buat kebakaran itu Datuk Waga." ujar Ika membuat Willy menatap tak percaya.


"Darimana kamu tahu?Bahwa itu ulahnya." tanya Willy.


"Karena aku sendiri yang melihat dia menyemburkan api saat berubah menjadi siluman naga,dan langsung membakar ruangan yang dekat dengan ruangan pribadi tuan Rey." jawab Ika meyakinkan.


"Bagaimana bisa,bukan kah dia sakit parah karena perkelahian itu.siapa yang menyembuhkan nya?." gumam Willy bertanya tanya.


"Kamu benar,aku menemukan Nino dalam keadaan berbaring dengan pisau menancap di perutnya.aku rasa Datuk sengaja melakukan itu seolah olah Nino mati bunuh diri padahal dia di jadikan tumbal." ujar Willy.


"Aneh nya kemana jasad Nino,apa mereka membuangnya di laut?." ujar Ika.


"Aku tidak tahu,jasad Nino menghilang saat aku berkelahi dengan anak buah Datuk Waga,saat aku kembali jasad itu tidak ada.sebagian orang menuduh ku yang membuang jasad Nino." jelas Willy.


"Kejadian itu sangat mengerikan,para siluman berkelahi merebutkan tuan kecil.entah dari mana mereka tahu hari itu Nino melahirkan?." tanya Ika.


"Aku juga tidak tahu,siluman naga itu ingin menjadi kan Kelvin tumbal karena Masi suci baru lahir,di tambah memiliki darah istimewa." jelas Willy.


"Darimana kak Willy tahu?." tanya Ika.

__ADS_1


"Rey memberitahu ku.saat Kelvin lahir dia langsung di aman kan oleh Hens dan pak man,sedang kan aku dan Rey berkelahi dengan siluman naga,entah bagaimana ceritanya tiba tiba Nino di bawa mereka,saat aku mengetahui nya malah dia sudah tak bernyawa." curhat Willy.


"Mungkin sudah takdir Nino meninggal saat itu." jawab Ika.


"Nanti saat usia Kelvin tujuh tahun,itu bertepatan dengan tujuh purnama yang ke tujuh kalinya.aku yakin saat itu pasti terjadi peperangan lagi,karena siluman naga ingin merebut kelvin untuk di jadikan tumbal." ujar Willy membuat Ika terkejut.


"Benarkah,berarti mereka Masi mengincar tuan kecil." tutur Ika membuat Willy mengangguk.


"Tentu,karena Kelvin satu satu nya manusia yang memiliki darah istimewa." ucap Willy.


"Jika mereka berhasil menumbalkan tuan kecil,apa yang akan mereka dapat kan?." tanya Ika.


"Datuk Waga dan pengikut nya akan semakin kuat,mereka bisa menjadi siluman yang sempurna.bisa di bilang dia akan menjadi kaisar siluman yang tak terkalahkan,bisa bisa dunia ini ada di genggaman nya." jelas Willy.


"Wow pantas saja mereka sangat menginginkan tuan kecil." seru Ika menyimpulkan cerita Willy.


"Tapi Rey tidak akan membiarkan itu terjadi,maka dari itu Rey sudah melatih para pengikutnya untuk persiapan dua tahun mendatang." ujar Willy.


"Seperti nya peperangan memang akan terjadi,semoga kak Willy dan aku tetap hidup pada saat peperangan itu." harap Ika.


"Maka dari itu kita harus sering sering berlatih agar kita bisa bertahan waktu peperangan terjadi." nasehat Willy.


"Ia kak,oh ya aku dengar tuan muda akan mengadakan pesta di rumah ini.itu beneran atau hoax kak?." tanya Ika.


"Itu berita benar,pesta merayakan keberhasilan proyek di pulau dewata.kata nya dia akan mengajak berlibur ke sana." tutur Willy.


"Benarkah,wah itu sangat menyenangkan.aku boleh ikut kan kak,aku juga ingin liburan." pinta Ika.


"Tentu kamu ikut,dimana pun aku berada kamu harus selalu berada di sisi ku." ucap Willy tersenyum lembut.


"Terimakasih kak,kalau begitu aku keluar dulu ya?Masi ada beberapa pekerjaan yang belum aku selesaikan." pamit Ika dengan wajah girang nya.

__ADS_1


"Pergilah,jangan bekerja terlalu berat.kakak mu ini tidak ingin kamu sakit." pinta Willy semakin membuat Ika tersenyum.


"Baiklah kakak ku." sahut Ika sebelum menutup pintu kamar itu.


__ADS_2