Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 128


__ADS_3

"Seneng gak kemari?Udah fresh kan pikiran mu gak mikirin mimpi aneh itu." tanya Rey sambil memperhatikan anak anak yang sedang bermain.


"Fresh apaan yang ada makin pusing." terang key sambil cemberut.


"Loh kok pusing,orang dimana mana kalau jalan jalan itu bawaan nya tu seneng aja.lah kamu bawaan pusing,gak di rumah gak di luar." protes nya membuat key semakin cemberut.


"Ya gimana gak pusing coba,anak anak segitu banyak nya sedang kan aku sendiri,mana mereka rewel lagi,waktu masuk kesini." adu key Masi terbayang dengan kerewelan para bocilnya.


"Nama nya juga anak anak ya pasti rewel,apalagi jika dia melihat sesuatu yang baru,pasti mereka penasaran ingin pergi kesana." terang Rey membuat key mendengus.


"Tapi lihat deh anak anak seneng banget sampai lompat lompat gitu,hehehe." tunjuk nya sambil terkekeh.


"Ia mereka terlihat semakin menggemaskan kan,setelah ku lihat dari jauh ternyata anak anak semua nya gembul gak ada yang kurus,hahah." key tertawa setelah menyadari para bocil nya gembul.


"Berarti bundanya hebat bisa merawat mereka dengan baik sehingga mereka bisa gendutan seperti itu." ucap Rey sambil menatap istrinya itu.


"Jelas dong,bunda key gitu loh." balas key bangga sedangkan Rey tersenyum mendengarnya.


"Hebatnya istri ku." puji Rey sambil mencubit hidung istrinya sedangkan key terkejut mendapat perlakuan seperti itu.


"Ih apaan sih,sakit tauk." key mengusap hidung nya yang memerah gara-gara ulah suaminya Itu.


"Sakit ya,sini kucium biar sakitnya hilang." tawar Rey membuat key langsung menjauh dari suaminya itu.


"Dasar pak tua suka mengambil kesempatan dalam kesempitan." cetus key membuat Rey langsung melotot padanya.


"Kamu bilang apa,tadi?." tanya Rey dengan nada mengancam.


"P-A-K T-U-A." key sengaja mengeja ucapan nya agar Rey mendengar nya.


Rey langsung mendekati istrinya dan mengendong ala bridal tidak lupa dia memutar kan tubuhnya saat mengendong istrinya,key repleks berteriak karena ini kali pertama dia mendapat perlakuan seperti itu.


"Sekali lagi kamu menyebut ku dengan panggilan sialan itu,aku akan langsung membawa mu ke hotel." ancam Rey dengan key Masi di gendongan nya.


"Aku tidak akan mengulangi nya, sekarang turunkan aku.kepala ku pusing dan yang terpenting aku malu di lihatin banyak orang." rengek key sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya.


Rey segera menurunkan istrinya dengan perlahan,setelah itu dia melihat sekeliling dan banyak orang yang tersenyum.

__ADS_1


"Pengen di gendong juga." ujar seorang wanita pada sang suami.


"Aku gak kuat angkat kamu beb,badanmu bisa meremukkan tulang ku." tolak laki laki itu pada wanita bertubuh gemuk itu.


"Ih gak romantis." rajuk nya membuat suaminya menggaruk tengkuk nya.


Cup.


Dia mencium pipi wanita itu membuat wanita itu langsung melompat lompat kesenangan.


"Bebeb ku,aku memang gak bisa mengendong mu,tapi percayalah cintaku tidak akan memudar." gombalnya membuat para pengunjung heboh di buatnya.


Key tersenyum canggung mendengar ucapan gombalan pengunjung itu,gara gara suaminya melakukan kemesraan di depan umum membuat para pengunjung sebagian iri dan ada juga yang melakukan hal romantis seperti Rey.


"Kenapa?mau aku gombali juga." tawar Rey sambil merangkul istrinya itu.


"Sudah cukup,jangan berulah lagi.ingat ini tempat umum gak enak di lihat oleh orang lain apa lagi anak anak." omel key menatap tajam Rey.


"Oh jika tidak di tempat umum berarti boleh dong." Rey sambil tersenyum misterius terhadap istrinya.


"Boleh,apa?." tanya key dengan nada ketusnya.


"Dasar mesum." key menyiku perut suami nya membuat Rey semakin tertawa.


"Senang,bahagia jika melihat ku kesal,dasar edan." ucap key sambil memperhatikan Rey yang tertawa itu.


"Perutku sakit tertawa terus,aku suka sekali membuat mu kesal wajahmu aneh jika sudah kesal." jelasnya setelah berhenti tertawa.


"Awas nanti suka padaku,jika sering membuat ku kesal.?" goda key sambil menunjuk Rey.


"Emang sudah suka,jadi gak perlu di takuti." ucapnya membuat key terdiam.


"Gak percaya." key melipat kedua tangannya di dada.


"Apa yang harus kulakukan,agar bunda Kelvin percaya dengan ucapan ku." key langsung berpikir membuat Rey dengan sabar menunggu tantangan yang akan di berikan oleh istrinya itu.


"Apa perlu aku berteriak di sini untuk membuktikan ucapan ku?." ucapan gila itu keluar dari mulut Rey.mungkin dia sudah bosan menunggu jawaban dari key.

__ADS_1


"Baiklah akan ku lakukan." ucap nya tak sabaran sedang kan key terdiam ingin melihat apa kah Rey akan melakukan ide gila itu.


"Keysha mariatama aku..." key langsung menutup mulut suaminya itu sedangkan para pengunjung sudah menatap ke arah mereka berdua.


"Apa kamu sudah gila,berhenti membuat ku malu." bisik key sedangkan Rey terdiam saat mulutnya tertutupi dengan tangan key.


"Aku akan melepaskan tangan ku,tapi kamu gak usah teriak lagi,oke." Rey mengangguk membuat key langsung melepaskan tangan nya.


Para pengunjung Masi menatap heran pada mereka,semenjak key dan sekeluarga berkunjung kemari banyak hal heboh yang mereka lakukan membuat pengunjung hanya mampu menggelengkan kepala.


"Apa kamu sudah percaya padaku?." tanya Rey tidak ambil pusing dengan tatapan pengunjung.


"Percaya apanya?." tanya key berbisik dia Masi risih dengan pandangan pengunjung.


"Percaya kalau aku sudah menyukai dan mencintai mu." key tak menyangka Rey seberani ini mengungkapkan isi hatinya,apalagi di depan umum.


"Ia aku percaya,berhenti bahas hal ini lagi." key sangat gugup karena dia baru kali ini merasakan bagaimana seorang pria menyatakan isi hatinya padanya,tidak di pungkiri bahwa dia senang mendengar pengakuan itu.


"Ayo kita susul anak anak,kita pindah tempat permainan yang lain.biar anak anak puas bermain nya." Rey menggandeng tangan key membuat istrinya semakin gugup.


"Rey lepaskan tangan ku." pinta key membuat Rey mengacuhkan nya.


Rey terus mengandeng tangan istrinya Sampai ke para bocil,para bocil hanya tersenyum bahagia melihat Daddy dan bunda mereka akur selama mereka tinggal bermain.


"Udahan main di sini ya,kita pindah ke wahana pemainan yang lain?." ajak Rey tanpa melepaskan tangan istrinya.


"Horeee,kita pergi main balap mobil ya dad." pinta Kelvin dengan antusias.


"Tapi ke kincir angin dulu ya,Kelvin." pinta Dira dengan wajah memelas.


"Oke tidak masalah kok." Kelvin menyetujui ucapan Dira.


"Oh ia,Mimin mana?." tanya key setelah menyadari tidak adanya ponakannya itu.


"Gak tau,tadi Kelvin main nya sama Abang Dandi dengan Abang Rogi." ucap Kelvin membuat key cemas.


"Udah bunda bilang tadi kalian harus sama sama terus." ujar key dengan wajah memelas nya.

__ADS_1


"Udah berhenti menyalahkan anak anak,mendingan sekarang kita cari Mimin." ujar Rey sambil melepas kan genggaman tangan nya perlahan.


__ADS_2