Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 140


__ADS_3

Deru ombak di pesisir pantai terlihat indah,membuat sepasang mata insang tak ingin berpaling melihat di balik tirai jendela.


"Jangan sakit lagi!." ucap seorang pria sambil mengecup singkat bahu terbuka sang istri.


"Aku gak bisa janji,jika tuhan sudah menentukan.sebagai manusia aku tidak bisa menolak jika dia sudah berkehendak." ujar sang wanita membuat hati Rey sedikit tercubit.


"Pokoknya aku akan menjaga mu,membuat mu sehat dan bahagia seumur hidup ku." ucap Rey dengan yakin membuat key langsung melepaskan pelukan tangan suaminya,lalu mereka saling berhadapan.


"Aku gak perlu ucapan mu,aku hanya ingin kamu membuktikan nya dengan perbuatan mu." seru key sambil mengecup singkat bibir Rey,membuat Rey kesemsem seketika.


"Aku akan buktikan,sayang." balas nya sambil mengesekan hidung nya dengan hidung istrinya.key langsung tersenyum malu.


Rey tersenyum penuh arti,dibalik senyumnya itu ada niat terselubung membuat key seketika menjauh dari rey.


"Jangan kabur dari ku!." pinta Rey sambil menarik istrinya dan key terjatuh dalam pelukan suaminya.


"Lepas,mas.aku ingin keluar Kelvin pasti mencari ku." berontak key dari pelukan suaminya.


"Dia asyik bermain,mana mungkin dia mencarimu.lebih baik kamu tetap disini bermain dengan ku." senyum mesum Rey mulai terpancar dari wajahnya membuat key bergedik mendengar nya.


"Gak mau,mas.gak seru main dengan mu." tolak key sambil melepaskan tangan suaminya dari tubuhnya.


"Harus mau,jika tidak akan ku paksa." ancam Rey sambil melepaskan rengkuhan nya dan melangkah mendekati istrinya,yang mulai berjalan mundur menjauh darinya.


"Oh tidak,bisa patah pinggang ku jika terus melayani si mesum ini.bisa bisa rencana untuk melihat sunset sore ini gagal karena aku ketiduran." pikir key sambil terus berjalan mundur.


Perlahan tapi pasti key terus berjalan mundur,hingga dia sampai didekat ranjang dan Rey langsung menolaknya.hal itu membuat key yang tidak siap langsung terbaring paksa sedangkan Rey segera menindih tubuh sang istri.


"Mas jangan,ya.aku ingin melihat sunset sore ini,apa kamu tidak kasihan dengan ku?semenjak kita liburan di pulau Dewata ini kita di kamar terus,aku ingin jalan jalan keluar." rengek key mencoba bernegosiasi dengan suami.


"Kita pergi ke pulau ini untuk bulan madu,jadi wajar jika kita di kamar terus.soal ingin melihat sunset kamu bisa lihat di balkon kamar kita." cetus Rey membuat key mendengus kesal mendengar nya.


"Tapi aku ingin melihat sunset nya di pan-.." key tidak melanjutkan ucapannya karena suaminya telah mencium nya dengan rakus sampai key kehabisan nafas.


"Huh huh huh...mas kamu ingin membunuhku." omel key setelah ciuman itu terlepas,namun Rey tidak merespon nya karena dia mulai melucuti pakaian yang dia kenakan.


"Mas jangan sekarang,oke.nanti malam aja,please." mohon key dia Masi ingin mencegah suaminya itu.


"Gak bisa,gairah ku sudah naik." tolak nya sambil ingin melucuti pakaian sang istri.


Key pasrah,ketika tangan Rey ingin menanggalkan baju istrinya tiba tiba terdengar suara Kelvin yang mengagetkan keduanya.


"Bunda...bunda!!." panggil Kelvin sambil menggedor pintu kamar orang tuanya.


"Mas,kelvin mencari ku." ujar key pelan sambil menyingkirkan tubuh suaminya.

__ADS_1


"Mau kemana?." tanya Rey sambil menahan tangan key yang hendak mendekati pintu.


"Mau menemui Kelvin lah." balas key ketus.


"Dengan baju dinas itu,kamu mau menodai mata anak kita." tutur Rey membuat key Cengengesan.


"Aku ganti baju dulu,mas.kamu aja yang buka pintunya,kasihan Kelvin nunggu di luar." pinta key sambil bergegas pergi keruang ganti.


"Loh,daddy.mana bunda?." tanya Kelvin sambil celingukan mengintip kecelah pintu dengan maksud mencari bundanya di dalam kamar.


"Bunda di kamar mandi,sebentar lagi keluar." jelas Rey sambil berjongkok dan mengelus kepala Kelvin.


"Kelvin mau ajak bunda mancing ikan,dad.seperti om Roy dan abang Dandi dan Abang Rogi.daddy tahu mereka banyak dapat ikan,nanti malam mereka akan makan bersama dengan membakar ikan itu." curhat Kelvin dengan wajah menggemaskan nya,Rey tersenyum mendengar colotehan sang anak.


"Kamu iri melihat mereka sehingga mendatangi Daddy dan bunda." tebak Rey membuat Kelvin langsung mengiyakan nya.


"Kenapa Kelvin gak ikut mancing aja sama om Roy dan yang lainnya?." tanya Rey sebenarnya Rey merasa di kerjai saat ini,pasti Roy biak keroknya.


"Om roy suruh kelvin panggil Daddy dan bunda.kata om Roy gini,dad.'panggil Daddy dan bunda mu,bilang dengan Daddy mu jangan di kamar terus buat dedek bayi terus.buatnya tiap hari tapi gak jadi jadi.' gitu dad." adu Kelvin membuat key terbatuk karena tak sengaja mendengar cerita Kelvin.


"Gak usah dengerin omongan om mu itu, ucapan dia tidak benar." seru Rey membuat Kelvin mengerutkan keningnya.


"Jika tidak benar,terus kenapa Daddy dan bunda di kamar terus?emangnya kalian lagi ngapain?." tanya Kelvin membuat key langsung mengusap dahinya.


"Daddy hanya menemani bunda.udara di luar dingin jadi makanya Daddy meminta bunda di luar agar tidak sakit.kelvin ngerti kan maksud Daddy." jelas Rey membuat Kelvin paham dengan penuturan sang Daddy.


"Akhirnya keluar juga Lo,gimana dah ada kabar baik?." celetuk Roy yang melihat kedatangan Rey.


"Gue keluar gara gara Abang,Abang sengaja kan minta Kelvin mengendor kamar ku.gimana mau ada kabar baik jika kamu mengerjai ku terus." omel Rey sambil duduk di dekat Abang nya itu.


"Gue sengaja melakukan itu,habisnya Lo bedua dekem dikamar Mulu,enek gue sendiri di mari ngurusin anak anak." curhat nya membuat Rey tertawa renyah mendengar nya.


"Itu resiko,bang.siapa suruh Abang ikut kemari." seru Rey membuat Roy merenggut.


"Istri ku mana?." tanya Rey celingukan mencari key yang tidak ada di sisinya.


"Lebay Lo,noh bini Lo lagi mancing dengan para bocil." Roy memegang wajah Rey dan mengarahkan ke arah key.


"Tu lihat bini Lo,sesenang itu.gue tahu dia enek Lo kekepin terus di kamar." seloroh Roy membuat Rey cemberut mendengar penuturan Roy.


"Mana mungkin bang,buktinya setiap gue maju mundur dia merintih indah di telinga gue." celetuk Rey membuat Roy tertawa geli mendengar nya.


"Semua perempuan begitu kali,tapi Lo jangan egois lebih mementingkan keperluan Lo sendiri. ingat istri Lo perlu hiburan juga,apalagi gue lihat istri Lo suka hidup bermasyarakat." pesan Roy membuat Rey terdiam dan merasa salah.


"Ucapan mu benar bang,terimakasih petuah nya." ujar Rey sambil tersenyum dan Roy menepuk pundak sang adik.

__ADS_1


***


"Horeee." sorak riang dari para bocil ketika pancingan key berhasil mendapat ikan.


"Bisa makan enak kita." pekik key kegirangan sambil melepaskan ikan dari pancingan.


"Dapat ikan apa tu?." seru Rey yang baru datang,membuat key berpaling sekilas.


"Ikan kakap,seger nih ikan nya pasti dagingnya manis." balas key sedangkan anak anak mengelilingi nya untuk melihat ikan tersebut.


"Ikan nya Masi kecil,lepasin aja." pinta Rey membuat mulut key terbuka seketika.


"Aku dapatin nya susah payah loh,mas.sekarang kamu minta aku untuk lepasin nih ikan.denger ya mas ku yang ganteng,ikan kakap ini cukup besar ukuran nya satu kilo an.jadi lumayan besar bukan anak ikan." bantah key membuat Rey mencerna ucapan istrinya itu.


"Itu kecil loh,honey.jika besar itu yang sebesar Dira." key langsung menepuk jidatnya.


"Seterah deh,mas.yang jelas aku gak akan lepasin nih ikan." kekeh key membuat Rey terdiam.


"Betul tu,dad.bunda susah payah nunggu ikan nya,jadi gak usah di lepas ya?." celoteh Dira menanggapi dan bocil yang lain menyetujui nya.


"Oke,Daddy minta maaf ya!.sekarang Daddy bantu mancing,mudahan kita dapat banyak ikan hari ini." ucapan Rey membuat para bocil semangat mendengar nya sedangkan key tersenyum kecil.


Sore itu mereka habiskan untuk mancing di pantai,ada saja tingkah bocil yang menghibur mereka.setelah mendapatkan ikan lumayan banyak mereka menyudahi memancing itu dan dilanjutkan melihat sunset di pinggir pantai.


"Sayang!!." panggil mesra Rey sambil menggenggam salah satu tangan istrinya.


"Apa?." balas key sambil menatap suaminya yang tengah mencium tangan nya.


"Aku mencintaimu.maafkan aku yang terlalu egois selama ini aku lebih mementingkan kebutuhan batin ku,tanpa memikirkan perasaan mu.istri ku tersayang jika aku berbuat salah tolong katakan,agar aku bisa memperbaiki kesalahanku.jika teguran mu tidak dapat menyadarkan ku,maka kamu dapat memukul ku agar aku sadar dari kesalahan ku.lakukan apa pun agar kamu betah berada di sisiku." tutur Rey membuat hati key menghangat.


"Suami tampan ku,aku juga mencintaimu.aku akan melakukan hal itu karena kamu memintanya,mari kita bangun keluarga yang harmonis dengan saling terbuka satu sama lain." ajak key membuat Rey langsung mencium singkat bibir sang istri.


"Astaghfirullah,mas.kenapa mencium ku di tempat ramai sih,nanti jika anak anak lihat gimana?." omel key sambil menoleh kesana kemari dan ternyata anak anak sudah tersenyum mengejek kearahnya.


"Cie cie cie." ejek mereka serentak membuat key langsung menyembunyikan wajah nya di pelukan suaminya,sedangkan rey hanya terkekeh.


"Ingat tempat pengantin kadaluarsa,disini banyak mata bocil yang ternodai gara gara kemesuman kalian." celetuk Roy membuat Rey menjulurkan lidahnya.


"Dasar adik durjana." gumam Roy mengumpat, sebenarnya dia turut senang dengan keharmonisan keluarga kecil sang adik.


"Udah jangan malu,muach." ujar Rey sambil mencium kembali istrinya.


"I love you." ucap key


"I love you to." ucap Rey sambil mencium kembali bibir sang istri dengan lembut dan di sambut hangat oleh key.

__ADS_1


Semua mata tengah memandang sunset yang indah hingga mereka tidak melihat adegan 21+ itu,key menikmati ciuman itu sesekali dia membuka mata untuk melihat wajah suaminya yang terpejam dan melirik sunset di tepi pantai itu.


TAMAT


__ADS_2