
BRAK!!!
Suara pintu di buka paksa oleh seseorang, mengagetkan seseorang yang tengah tidur lelap sambil berpelukan.
"Rey...apa yang kamu lakukan,lepas kan suami ku." teriak Willy marah menjauh kan key dari pelukan suaminya.
"Kenapa kamu berisik sekali,kamu sadar mengganggu tidurku." balas Rey dengan suara parau nya.
"Kamu bilang kenapa,kamu sadar apa yang kamu lakukan.aku semalaman menunggu mu tapi nyatanya kamu bermesraan dengan si jelek itu." cerocos Willy memekakkan telinga.
"Apa salahnya,aku juga istrinya." sahut Key yang di sambut tatapan tajam oleh Willy.
"Dasar ****** tidak tahu malu,aku tidak Sudi berbagi suami dengan mu." teriak Willy.
"Sudah...sudah..kalian jangan bertengkar seperti itu,Wil kembali lah ke kamar mu." Rey mengusir secara halus.
"Apa yang kamu katakan Rey,kamu mengusir ku.pokoknya aku gak mau pergi.jika kamu tidak ikut dengan ku." ucap Willy dengan air mata sudah berderai.
"Akting yang sangat baik." gumam key pelan tapi Masi terdengar oleh Willy.
"Rey apa kamu gak kasihan dengan ku,kamu semalam bilang akan menemui ku,aku menunggu mu Rey sampai aku bergadang hikss hiks." ucapnya sambil menangis.
"Tadi malam Kelvin ingin tidur dengan ku,jadi aku tidur di sini.lagi pula setiap malam aku selalu tidur dengan mu." balas Rey.
"Keluar lah dari kamar ku,selesai kan urusan kalian aku tidak ingin melihat KDRT disini." usir key yang langsung di sambut tatapan tajam dari Rey.
"Kamu mengusir ku." tanya Rey dengan pandangan mendelik.
"Iya." cetus key tanpa takut aura yang di keluarkan oleh Rey.
"Apa yang terjadi saat ini semuanya karena ulah mu." celetuk Rey.
"Kenapa kamu menyalah kan aku,jelas jelas ini salahmu yang tidur di kamar ku seenak jidat mu." ucap key tak mau kalah.
"Itu semua karena Kelvin meminta uang padaku,kamu kan yang suruh." ucap Rey.
__ADS_1
"Ya wajar lah dia minta uang pada mu karena kamu Daddy nya,dan itu semua tidak ada sangkut pautnya hingga tuan tidur disini." balas key marah.
"Jika dia minta uang kamu bilang anak ku,tapi jika dia pintar,baru kamu bilang anak mu,sungguh licik." sahut Rey.
"Aku tidak mau tahu ini terakhir kalinya kamu tidur di sini." sahut Willy.
"Seterah kamu saja,bawa suami tengil mu itu,aku tidak menerima dia disini meski kamu kasi cuma cuma." sahut key.
"Kamu...apa mulut mu tidak pernah di sekolah kan sehingga kamu bicara kurang sopan santun." ujar Willy.
"Semua mulut orang tidak pernah sekolah,karena di dunia ini tidak ada sekolah untuk mulut." sahut key.
"Dasar jelek,belagu banget jadi orang.asal kamu tahu aku tidak Sudi kemari jika tidak ada suami ku di sini." ucap Willy sombong.
"Jangan sombong jadi orang,entar kesombongan mu itu yang menelan mu." saran key.
Willy pergi dari sana dengan menarik paksa tangan suaminya,hal itu hanya dilihat oleh key dengan tertawa kecil.kejadian saat ini persis penggerebekan yang dilakukan istri pertama pada seorang pelakor,tapi key justru sangat senang tidak merasa takut sama sekali.
"Makanya punya suami itu jangan pelit,sekali kali kasi jatah waktu untuk ku.terlalu serakah jadi orang,padahal dia tahu bahwa Rey punya anak yang harus di perhatikan nya.selain dirinya." sambil tersenyum miring.
"Kapan Daddy kasi nak?." tanya key
"Tadi malam.kelvin kan tungguin Daddy pulang kerja untuk minta uang ini." Kelvin tersenyum manis.
"Jadi kamu menunggu Daddy pulang,berarti larut malam dong." mencerna semua yang terjadi.
"Iya Bun,ternyata benar kata Om bayu.kelvi harus mengeluarkan air mata untuk meminta sesuatu pada Daddy dan bunda." ujar Kelvin membuat key kaget.
"Oh jadi Bayu yang mengajari hal ini pada mu." cetus key yang langsung dapat anggukan dari Kelvin.
"Bukan hanya itu Bun,Om Bayu mengajarkan ilmu bersilat lidah pada kelvin.katanya untuk melumpuhkan lawan." adu Kelvin dengan polos.
"Pokoknya kamu jangan terlalu dekat Om Bayu dia itu dapat memberi ajaran sesat pada mu." nasehat key yang langsung dapat gelengan dari Kelvin.
"Gak bisa Bun,sejauh ini apa yang Om Bayu suruh berhasil.contohnya kemaren waktu nenek kebayan memarahi bunda di ruang tamu Kelvin berhasil mengalahkan dia melalu silat lidah ajaran Om Bayu." bantah Kelvin.
__ADS_1
"Awas kamu Bayu tak Jambak jambul mu." gumam key geram.
"Pokoknya kamu harus jauh jauh dengan Bayu titik." larang key dengan tegas.
"Kelvin gak mau,Om Bayu itu guru pertama Kelvin.nanti siang Kelvin mau berguru lagi dengan dia." bantah Kelvin membuat key semakin geram.
"Astaghfirullah anak ku,ya Allah lindungilah anak ku dari ajaran Bayu." doa key.
***
"Wil kamu apa apa sih,narik narik tangan ku.aku malu di lihatin pelayan di rumah ini.aku seperti suami yang sedang selingkuh saja." cerocos Rey menghempaskan tangan Willy ketika sampai di kamar mereka.
"Memang kamu selingkuh,aku mau ini terakhir kalinya kamu dekat dengan wanita jelek dan anak mu titik." ucap Willy.
"Aku tidak mau jauh dari Kelvin,dia anak ku dan perlu kamu ketahui aku tidak suka di atur oleh siapa pun." bentak Rey.
"Rey..kamu membentak ku,aku hanya ingin kamu perhatian padaku dan mencintai ku seorang saja,apa itu salah?." ucap Willy sedih.
"Aku sekarang memiliki dua istri dan juga anak,aku tidak bisa menuruti kemauan kamu,apalagi sampai menjauhi Kelvin aku tidak bisa." tolak Rey tegas.
"Bukan kah dulu kau bilang sangat mencintai ku,tapi setelah aku benar benar menjadi milik mu kenapa kamu memperlakukan aku seperti ini." balas Willy dengan mata berkaca kaca.
"Entah lah aku tidak tahu,yang pasti saat ini aku tidak ingin di kekang oleh mu." balas Rey meninggalkan Willy yang sudah menangis.
"Rey...hiks hiks mengapa kamu berubah,atau jangan jangan kecelakaan ku itu ulah mu?." Rey menghentikan langkah nya mendengar hal itu.
"Kenapa kamu sampai berpikir seperti itu." tanya Rey yang mulai naik pitam.
"Ya bisa jadi kamu ingin aku mati agar bisa bersama wanita jelek itu." tuding Willy sambil menghapus air matanya.
Plak.
"Jaga ucapan mu,aku sudah bosan menuruti keinginan mu.kamu pikir aku Rey yang dulu dengan bodohnya mengabulkan semua keinginan mu.dan satu lagi jangan menuduh ku sembarangan." Willy hanya diam menikmati tamparan Rey di pipinya.
Mungkin Rey melakukan itu karena memang emosinya naik turun dari malam tadi.malam tadi dia menghadapi rengekan Kelvin di saat tubuhnya sedang lelahnya dan paginya di sambut dengan permintaan Willy yang membuat dia semakin kesal,sehingga dia meluapkan emosi nya itu pada istrinya yang bawel menurut nya.
__ADS_1