
"Benarkah dad,apakah kelvin sama dengan isan?." tanya nya.
"Belum segendut itu nak,tapi jika kamu kayak isan pasti lucu." ucap key.
"Anak daddy akan tetap ganteng mau kurus ataupun gendut." sambil mengacak rambutnya.
"Kakek tolong ambilkan leo kemari?kelvin akan mengenalkannya dengan burung ini." ujar kelvin yang membuat rey terkejut dengan panggilan baru itu.
"Baik tuan kecil." dengan canggung.
"Kenapa kelvin panggil pak man dengan sebutan kakek?." tanya rey penasaran.
"Karena kakek man itu sangat baik dengan kelvin malah kelewatan baik,dia selalu ada di samping kelvin mau susah maupun senang,makanya kelvin memangilnya kakek atas saran dari bunda.daddy tidak marah kan?." dengan wajah mengemaskan.
"Tentu saja tidak." ujarnya lembut.
Tak lama pak man datang membawa leo dan memberikan pada tuan kecilnya.
"Leo aku punya teman baru untuk mu,lihatlah mereka sangat cantik kan,aku harap kamu dapat menerimanya dan tidak memakannya.aku akan tetap sayang padamu leo,jangan anggap dia saingan mu ok." sambil mengelus kepala leo yang sedang melihat dua burung di depannya itu.
"Sudah perkenalannya,jika sudah ayo kita cari tempat untuk menaruh burung ini!." ucap rey sambil membawa kandang tersebut.
Setelah perdebatan cukup panas antara kelvin dan key akhirnya burung itu di letakan di balkon kamar kelvin.sebenarnya key tidak menyetujui nya karena dia takut kelvin akan main di balkon dan bisa jatuh kapan saja.tapi sang empunya berjanji tidak ke balkon jika tidak ada pelayan mau pun key yang menemani dia disana.
"Udah urus aja tu burung,bunda malas ngurusnya,nanti kalau ada apa apa biar daddy mu aja yang nangani." ucapku kesal.
"Lo kok aku,udah lah aku yang beli masa aku juga yang mengurusnya." balas rey sambil menggantung burung tersebut.
"Tuan pasti tahu cara mengurus burung,secara anda sudah memilikinya." ujarku.
"Burung apa,aku mana punya burung?." sambil mengerutkan kening.
"Burung dalam sarung mu,jika anda tidak punya berarti yang anda punya sama seperti ku dong." ujarku dengan tersenyum mengembang.
"Selain jelek kamu juga mesum,mau ku lihatkan jika aku punya seperti milikmu." ucap rey menantang.
"Iya aku ingin lihat.jika tidak sama akan ku potong habis punyamu,menggunakan sabit tukang kebun." menantang balik.
__ADS_1
"Sebelum itu terjadi akan ku masukan ke punya mu." sudah geram.
"Bunda dengan daddy ngomong apa sih,kok kelvin gak ngerti ya,sampai pakde tukang kebun pun kalian bicarakan." tanya kelvin menyadarkan kami berdua.
aku dan rey seketika sadar telah berbicara tentang hal intim di depan para pelayan.dapat ku lihat wajah mereka merona malu.rasanya aku ingin masuk ke pintu doraemon untuk pindah ke demensi lain untuk beberapa waktu.
"Tidak ada nak daddy mu dan bunda hanya berbicara tentang orang dewasa.nanti jika kamu besar pasti juga mengerti." ucap key memecahkan kecanggungan.
"Ternyata pemikiran orang dewasa sangat rumit.sehingga bocah seperti kelvin ini tidak mengerti." ujarnya dengan tampang polosnya.
"Ya begitulah.oh ya bunda kan tadi buat cemilan,pak man bisa bawa kemari?." ucapku.
"Baik nona." sambil berlalu pergi.
Aku membentang karpet didepan tv sambil menunggu pak man membawakan cemilan tersebut.
"Daddy mau nonton apa?." tanya kelvin pada daddynya yang sudah duduk di sampingnya.
"Giliran dengan daddy aja mau nanya mau nonton apa,coba sama bunda jangankan bertanya remot nya aja udah di kekepin." ujar ku pura pura merajuk.
Tak lama pak man membawakan cemilan yang ku buat tadi.aku membuat bakwan,pais bandang dan sup buah.aku sangat suka mengemil bahkan bisa sehari an tidak makan karena makan cemilan.
"Kamu menyuruhku makan daun pisang." ucap rey merasa aneh dengan makanan itu.
"Silahkan jika daddy mau biarkan kelvin yang memakan isinya." ujarku dengan santai.
Dia menoleh kearah kelvin yang sedang makan pais tersebut dan mengikuti apa yang dilakukan kelvin.
"𝑇𝑒𝑟𝑛𝑦𝑎𝑟𝑎 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑖𝑛𝑖 𝑒𝑛𝑎𝑘 𝑗𝑢𝑔𝑎,𝑟𝑎𝑠𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑎𝑛𝑖𝑠 𝑝𝑎𝑛𝑡𝑎𝑠 𝑠𝑎𝑗𝑎 𝑘𝑒𝑙𝑣𝑖𝑛 𝑔𝑒𝑛𝑑𝑢𝑡 𝑡𝑒𝑟𝑛𝑦𝑎𝑡𝑎 𝑤𝑎𝑛𝑖𝑡𝑎 𝑖𝑛𝑖 𝑝𝑎𝑛𝑑𝑎𝑖 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑒𝑛𝑎𝑘.𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑑𝑖𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑟 𝑎𝑘𝑢 𝑚𝑒𝑚𝑢𝑗𝑖 𝑚𝑎𝑠𝑎𝑘𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎 𝑏𝑖𝑠𝑎 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑢 𝑙𝑒ℎ𝑒𝑟𝑛𝑦𝑎."
"𝑇𝑒𝑟𝑛𝑦𝑎𝑡𝑎 𝑑𝑖𝑎 𝑠𝑎𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑟𝑎𝑘𝑢𝑠 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑙𝑖𝑘 𝑤𝑎𝑗𝑎ℎ 𝑟𝑢𝑝𝑎𝑤𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎 𝑖𝑡𝑢,𝑑𝑖𝑎 𝑏𝑎𝑟𝑢 𝑚𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑝𝑎𝑖𝑠 𝑏𝑢𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑘𝑢.𝑠𝑒𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑢 𝑚𝑎𝑠𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑗𝑒𝑛𝑔𝑘𝑜𝑙 𝑏𝑖𝑎𝑟 𝑘𝑒𝑙𝑜𝑠𝑒𝑡 𝑑𝑖 𝑘𝑎𝑛𝑡𝑜𝑟𝑛𝑦𝑎 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑎𝑢 𝑎𝑗𝑎𝑖𝑏 𝑛𝑦𝑎 ℎ𝑖ℎ𝑖ℎ𝑖."
"Kenapa kamu tertawa sendiri,apa terlalu banyak memakan benda ini sehingga dapat menggeser kewarasaan mu." ucapnya mengejek.
"Ada terlalu sering mengejek saya,awas nanti suka sama saya lo." sambil tersenyum menyebalkan.
"Saya tidak buta kali bisa jatuh cinta padamu yang gak ada cantiknya sama sekali." membantah dengan cepat
__ADS_1
"Oh ya,tapi anda merasa tidak beberapa minggu belakangan ini kita lebih sering berkomunikasi,apa sesuatu yang ku beri sudah ada hasilnya." dengan nada bertele tele.
"Emangnya apa yang kamu beri padaku?." tanya rey cepat.
"Anda tahu tuan semua makanan yang pernah anda makan sudah saya kasi jampi jampi berupa pelet." membuat dia langsung tersedak.
"hahaha lihatlah wajah anda yang jelek itu." megejek nya sambil memberikan segelas air.
"Daddy kenapa bisa tersedak bun?." tanya kelvin yang sedari tadi asyik menonton adit sopo jarwo.
"Daddy mu itu nakal,dia makan sambil berbicara jadi keselek deh." ucapku yang langsung dapat tatapan tajam darinya.
"Daddy tidak boleh gitu lagi ya,habiskan dulu makanannya baru berbicara." menasehati daddy nya.
"Jangan menatap ku terus nanti tumbuh perasaan lo,ni makan bakwan enak lo,gak ada pelet nya kok suwer." sambil meyakin kannya.
"Mau aku suapin,aaaaa.pintarnya bayi besar ku." menyuapinya yang langsung di sambut cepat olehnya.
Rey makan dengan mengunyah bakwan tersebut dengan kasar seakan akan yang di makannya itu adalah key.
"Gimana enak gak,kalau enak makan sendiri ya." sambil memasukan bakwan ke mulut ku.
"Suapkan lagi aku tak mau memegang benda berminyak lagi." ujar rey.
"Kalau gak mau gak usah makan gampang kan." jawabku.
"Dasar istri durjana." ucap rey kesal.
Mereka pun menikmati sore itu dengan duduk lesehan di depan tv sambil menikmati cemilan yang di buat oleh key,setah cemilan habis key membersihkannya dengan meletakan piring beserta gelas kotor di sebuah keranjang dan menaruh nya di pojokan.
key mulai menyusun bantal untuk mereka tiduri dengan kelvin berada di tengah mereka,sedangkan rey sudah hanyut terbawa mimpi setelah menghabiskan makanan buatan key.
"𝐷𝑎𝑠𝑎𝑟 𝑠𝑢𝑎𝑚𝑖 𝑙𝑎𝑘𝑛𝑎𝑡,𝑠𝑢𝑑𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑛𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑡𝑖𝑑𝑢𝑟 𝑡𝑎𝑛𝑝𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎𝑘𝑎𝑠𝑖 𝑝𝑎𝑑𝑎𝑘𝑢. 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑟𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑢𝑎𝑟𝑎 𝑛𝑔𝑜𝑟𝑜𝑘𝑛𝑦𝑎 𝑖𝑡𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑐𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑔𝑒𝑛𝑑𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑙𝑖𝑛𝑔𝑎 𝑘𝑢.𝑔𝑢𝑒 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎𝑖𝑛 𝑎ℎ ℎ𝑖ℎ𝑖ℎ𝑖."
Key bangkit perlahan mengambil handphone nya dan langsung membuka video untuk mengabadikan kejadian langka didepan nya.setelah dapat dia langsung memutarnya dan cekikikan sendiri.
"Sekali kali mengerjai suami sendiri,ini bisa aku gunakan untuk mengancamnya hihihi." sambil menutup mulutnya agar suara tawa nya tidak membangunkan kelvin dan reyhan.
__ADS_1