
"Jadi kan,rencana itu kita jalankan besok hari?." tanya perempuan itu memastikan.
"Jadilah,aku yakin Rey tidak mengetahui bahwa tujuh purnama akan terjadi besok hari." senyum terkembang di bibir pria tua itu.
"Aku juga kaget waktu mengetahui hal itu, ternyata rencana Datuk sukses untuk mengelabuhi para siluman.bahwa tujuh purnama terjadi tahun depan." puji Willy membuat Datuk Waga makin sombong.
"Mereka sangat bodoh mempercayai ucapan ku,untung aku mempunyai otak yang cemerlang untuk membohongi mereka dan mendapatkan darah itu.lalu selanjutnya aku akan menjadi kaisar siluman terkuat di muka bumi ini, hahahaha." tawa nya membahana sambil merentangkan tangan nya.
"Aku tidak sabar melihat kekuatan dahsyat yang Datuk miliki,pasti Datuk semakin tidak terkalahkan." puji Burhan membuat Datuk Waga tersenyum senang.
"Rencana ini harus berjalan baik,selain untuk melenyapkan keluarga Rey,ini juga untuk mendapatkan darah istimewa untuk Datuk." seru Willy dengan dendam di matanya.
"Tenang semua akan berjalan dengan semestinya,kamu bisa melihat besok bagaimana keluarga harimau itu lenyap di depan mata mu." ucap Burhan songong.
"Aku akan sangat bahagia, rasanya tidak sabar menunggu hari esok." ujar Willy sedangkan Burhan dan datuk Waga tersenyum misterius.
***
Key tersenyum sambil melihat Kelvin yang sedang bermain sepeda dengan di ajari Rey.tak lama tiba tiba ada hewan buas yang masuk kedalam rumah membuat key panik dan meneriaki suaminya dan anak nya itu.
Namun sayang hewan itu menggigit kaki Rey dan membawa pergi Kelvin,membuat key mengejar hewan itu untuk menolong Kelvin yang berteriak kesakitan.
"Kelvin..Kelvin...jangan bawa anak ku." ucap key membuat Rey terbangun karena terganggu dengan suara key.
"Kelvi...Kelvin..hiks hiks..anak ku." rintih key membuat Rey tersadar bahwa istrinya itu sedang mengigau.
"Key...key! bangun hey bangun." seru Rey sambil mencolek bahu key namun istrinya itu Masi mengigau.
"Key...key...bangun!." key menepuk pipi key dan berkata agak besar agar key tersadar.
"KELVIN!!." teriak key sambil terduduk dan keringat membasahi wajahnya.
__ADS_1
"Rey dimana Kelvin, kenapa kamu diam saja waktu Kelvin di bawa hewan buas,ha?." marah key dia Masi menganggap mimpi nya itu kenyataan.
"Tu Kelvin." Rey menolehkan wajah istrinya ke arah Kelvin yang sedang tertidur pulas.
"Ja...di aku hanya bermimpi buruk?." tanya key linglung membuat Rey langsung mengusap wajah nya dengan kasar.
"Ia dan itu sangat menganggu tidur ku." omel Rey sedangkan key membuang nafas lega.
"Syukurlah ya Allah hanya mimpi." ujar key sambil menangis haru.
"Kenapa malah nangis?cengeng banget." protes rey.mendengar ucapan suaminya itu seketika key kembali ke mode galak nya.
"Ehhhh.dasar ya kamu itu selalu nyerocos aja,gak tahu apa orang lagi mimpi buruk.seharusnya kamu itu menenangkan aku bukan mengomeli ku terus,dasar suami tak peka." key geregetan melihat tingkah suami nya itu.
"Loh kok aku yang salah sih,seharusnya itu yang salah kamu.siapa suruh tidur gak baca doa makanya sampai mimpi buruk." Rey kembali berbaring dan menarik selimut sambil melihat istrinya itu.
"Iya sih emang aku gak baca doa tidur, habisnya aku ngantuk berat jadi tertidur gak sempet baca doa." ucap key membenarkan ucapan Rey.
"Tau tak pe." ujar Rey mengikuti logat kak Ros.
"Ya gak mungkin terjadi,kamu hanya mimpi dan mimpi itu hanya bunga tidur.jadi gak usah kamu pikirkan,oke." balas Rey dengan yakin sambil merapikan rambut key yang berantakan.
"Tapi mimpi ku seperti benar benar nyata,aku takut itu suatu pertanda bahwa bahaya akan datang di keluarga kita." ucap key Masi memikirkan mimpinya.
"Udah jangan di pikirkan.ayo tidur lagi,hari Masi larut." ajak Rey sambil membenarkan selimut nya.
"Oh ya! bukankah kamu tidur di bawah ya sama anak anak,lalu kenapa sekarang tidur seranjang dengan ku?." key baru sadar bahwa suaminya tidur dengan nya bukan para bocil.
"Seterah aku dong mau tidur dimana?." balas nya sambil memejamkan mata.
"Gak bisa,kembali tidur dengan anak anak.aku mau tidur sendiri." usir key sambil menendang kaki Rey.
__ADS_1
"Aku gak mau,enakan bobo disini." bantahnya membuat key semakin kuat menendang kaki suaminya itu.
"Pergi gak,pergi!." usir key lagi membuat Rey langsung duduk dan menyambar bibir istrinya yang bicara dari tadi.
Ciuman itu terjadi cukup lama,hingga key hampir kehabisan nafas karena ulah suaminya itu.key berulang kali memukul dada suaminya itu agar dia bisa bernafas dan tidak mati kehabisan nafas.
"Dasar Rey berengsek." umpat key setelah ciuman itu terlepas dan mengelap bibirnya berulang kali.
"Hmm manis,rasanya ingin mencium mu lagi." puji Rey sambil menikmati sisa ciuman tadi di bibirnya.
"Dasar mesum." umpat key lagi sedang kan Rey tertawa renyah melihat raut wajah istrinya itu.
"Itu hukuman karena kamu aku dimarahi papa,kamu mengganggu tidurku dan yang selanjutnya kamu menendang kaki ku."
"Seharusnya aku mencium mu tiga kali,tapi aku sengaja mencicilnya dilain waktu.waktu masih panjang istri ku jadi sabar ya nunggu ciuman ku yang berikutnya." oceh Rey sambil kembali berbaring tidak lupa dia memperhatikan wajah istrinya yang merona malu.
"Dasar gersek,siapa yang menunggu ciuman dari mu,ha.lihat bagaimana aku menghajar mu sekarang." key mengambil bantal guling dan memukulnya di tubuh Rey.
"Aduh empuknya,apa seperti ini empuknya dadamu ketika aku sentuh,AW hentikan naluri lelaki ku semakin meningkat karena sentuhan empuk ini." teriak Rey manja membuat key muak mendengarnya,Rey seperti sedang di servis bukan di siksa olehnya.
"Dasar edan." key melempar bantal guling dan sekarang dia menjambak rambut suaminya Dengan posisi menyamping.
"Apa kau melakukan hal ini saat mengerang kenikmatan karena aku membuatmu mabuk kepayang,aduh Jambak terus sayang aku akan memompanya semakin dalam.ahhh." teriaknya hingga sampai mendesah key bergedik ngeri mendengar nya,entah apa lagi yang ingi dia lakukan Karena semakin di menyiksa suaminya semakin dia malu mendengar jeritannya.
"Dasar Rey berengsek,bisa bisa nya kamu berpikir kotor saat aku menyiksa mu." key mengelap keringat di pelipisnya sedangkan suaminya hanya terkekeh saja.
"Wajahmu kenapa merona,apa kamu membayangkan apa yang ku ucapkan.ternyata kamu tidak sepolos itu hingga mengerti maksud ucapan ku, hahaha." ledek Rey dia senang membuat istrinya malu.
"Dasar mesum,aku ingin tidur saja.anggap saja di sampingku batu tak bernyawa." balas key dengan nafas turun naik karen kelelahan memukul dan menjebak suaminya.
"OOO batu,aku memilikinya bahkan dua.mau lihat gak,tanpam loh batunya." ujar Rey sambil melihat punggung istrinya itu.
__ADS_1
"Dasar gila." umpat key lagi sambil memejamkan matanya.
Malam itu Rey tertawa senang karena dia dapat mengalahkan istrinya,untung anak anak tidak terbangun karena perkelahian nya tadi,mereka seakan akan tahu bahwa orang tuanya sedang memadu kasi.jadi mereka tetap terpejam agar tidak menggangu keromantisan Daddy dan bunda mereka.