Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 21( Sadar)


__ADS_3

Rey pun mengangkat tangannya hendak menampar key,sedangkan key sudah pucat melihat Rey tampak murka karena ucapan nya.belumnsemoat tangan itu menyentuh pipi mulus key,sudah terdengar teriakan dari ranjang pasien yang mengejutkan mereka semua.


"Daddy jangan,jangan pukul,jangan,pergi kalian pergi, Daddy tolong tolong,jangan pukul aku jangan,menjauh dariku,ia ia aku akan diam jangan potong lidah ku,aku tak akan. berteriak lagi,aku tak akan mau berbicara lagi,hiks hiks hiks" ucap Kelvin ketakutan sambil menenggelamkan kepalanya diantara dua lutut nya sedangkan infusnya sudah terlepas.


"Sayang kamu kenapa siapa yang berani berani nya mau menyakiti kamu,akan bunda pukul dia." ucap ku menghampiri nya.


"Bunda suruh mereka pergi,aku takut bunda." adunya kepadaku.


"Itu Daddy dengan om Hens,kenapa kamu suruh pergi?." ucap ku


"Hens panggil dokter mikel kemari?." ucap Rey.


"Baik tuan." sambil berlalu.


Selama kepergian Hens hanya suara tangisan Kelvin saya yang menemani keheningan ruangan itu,aku memeluk Kelvin Sambil mengelus rambutnya ku harap dia bisa tenang.


"Hay boy rupanya kamu sudah bangun,mari tidur biar Dokter periksa dulu." ucap dokter mikel dengan lembut.


"Tidak mau, dokter pergi saja,aku ingin besama bunda hiks hiks." sambil mempererat pelukannya.


"Sayang tidak boleh begitu,kenapa kamu menurut matamu." ucapku menarik dia dari pelukan ku.


"Bunda jangan aku takut,sangat takut bunda,hiks hiks." memeluk ku kembali.


Aku pun jadi bingung dengan keadaan Kelvin,inikah trauma yang dimaksud dengan pak man,kenapa Kelvin bisa mengalami semua itu,aku pun memikirkan cara bagaimana membuat dia tidak takut kembali.aku pun menggendongnya kearah balkon untuk melihat pemandangan.


"Sayang buka matamu,coba lihat ada burung yang sedang memeluk bundanya." ucapku membujuk nya.


"Tidak mau." Masi menutup mata.


"Coba kamu lihat dulu,jarang jarang Lo ada burung yang memeluk bundanya.lihat lah burung itu tidak takut walaupun dia berada di ketinggian karena ada bundanya disana. yang senantiasa menjaga nya." perlahan dapat ku rasakan bahwa ia membuka matanya.


"Mana burungnya,Kelvin tak lihat." ucapnya.


"Itu nak yang di tiang itu,comel ya." ucapi sambil menunjuk.


"Ia comel,kemarin pernah bunda pak man kasi burung ke Kelvin,tapi Leo nakal dimakan dia burung nya,padahal burungnya bisa berbicara." ucapnya mulai membaik.


"Oh ya burung apa emangnya." pura pura tak tau.


"Burung kakak tua,dia bisa bernyanyi loh Bun,tapi entah mengapa Leo memakannya,padahal Leo udah punya makanan yang dikasi pak man." ucapnya bingung.


"Mungkin Leo iri pada burung itu,karena adanya dia Leo merasa dia tidak di sayang lagi,sehingga dia membunuh burung itu." ucap ku.


"Bisa seperti itu,padahal mereka itu kan hewan kenapa bisa mengerti tentang kasi sayang." tanyanya.


"Kerena mereka itu mahluk tuhan,sama seperti manusia,kadang mereka bisa berpikir seperti itu karena terbiasa merasakan hal itu." ucapku menjelaskan.


"Oh seperti itu,tapi nanti bolehkan Kelvin melihara burung lagi,Kelvin janji akan membuat Leo berteman dengannya hi hi hi."tertawa kecil.


"Makanya anak bunda harus cepat sembuh,biar bisa cepat pulang untuk main lagi,ok." ucapku mulai membujuknya.


"Ok,kalau begitu Kelvin mau diperiksa sama dokter mikel." dengan penuh semangat.

__ADS_1


Kelvin kubawa kembali kedalam dan ku baringkan di atas ranjang dan langsung diperiksa oleh dokter mikel,sedangkan suster memasang infus dikedua tangannya.


"Apakah tuan kecil merasakan sakit dibagikan kaki?." ucapnya.


"Tidak ada om dokter,tapi Kelvin cuma merasa lapar dan haus saja." ucapnya jujur.


"Ternyata dugaan saya salah,sebuah keajaiban nona tuan kecil tidak merasakan sakit luar biasa bekas operasi itu.sepertinya trauma tuan kecil berangsur hilang.cobalah untuk mengajak nya bermain dan bercanda untuk membantu dia melupakan trauma nya." ucapnya menjelaskan padaku.


"Alhamdulillah terimakasi Dokter." ucap ku sambil tersenyum.


"kapan dia di ijinkan pulang." ucap Rey menghampiri anaknya,sambil mengelus rambut nya.


"Mungkin satu Minggu lagi tuan muda." sambil menunduk sopan.


"Dad Kelvin ingin makan sup,boleh ya?." ucapnya manja.


"Hens suruh pak man membuat sup kesukaan anak ku." perintah nya.


"Yang banyak dad ya,Kelvin sangat lapar yang cepat dad ya." mulai merengek manja pada Daddy nya.


"Yang sabar ya nak,kasihan pak man,nanti terburu buru membuat sup nya.oh ya dok apakah Kelvin punya pantangan terhadap makanan." tanyaku.


"Tidak ada lagi nona,tapi tetap dijaga makanan nya agar stamina tubuh tuan kecil semakin normal." ucapnya.


"Baik Dokter." ucapku tersenyum.


Tak lama pak man datang membawa sebuah rantang dan langsung memberikannya kepada ku.


"Tidak dad,Kelvin mau dengan bunda saja." menolak dengan halus.


Aku pun mulai menyuapinya menggunakan tangan sepanjang aku menyuapinya,semua orang yang berada disana melihatku,aku pun agak risih dengan tatapan mereka.


"Alhamdulillah kenyang,bunda makan juga ya yang banyak biar bunda kuat gendong Kelvin." ucapnya sambil tersenyum.


"Siap komandan." memulai makan tanpa perduli dengan tatapan mereka.


Selesai makan akupun menghampiri Kelvin dengan membawa beberapa butir Obat.


"Sayang minum obat dulu.baru ganti baju ya." sambil memberikan butir an obat padanya.


"Siap bunda,rasanya badan Kelvin bau Bun,mungkin karena keringat." ucapnya.


Kelvin meminum obatnya,dia sudah bisa menelan butiran obat berkat bujuk rayu ku,membuat nya berani mencoba menelan obat,meski sampai muntah muntah tapi pada akhirnya dia bisa melakukannya.


"Sudah Bun mari kita pulang." mulai beranjak dari ranjang.


"Belum boleh nak,kamu baru sadar belum sembuh total jadi harus dirawat di sini dulu hingga pulang,baru bisa pulang." ucap Daddy nya.


"Sini ganti baju dulu,biar ganteng nya gak hilang." ucapku


"Bunda mau pulang,mau main sama Leo,disini bosan." ujarnya.


"Nonton Upin Ipin aja biar gak bosan." sambil mengelap tubuhnya dan mengganti pakaian nya,tidak lupa ku taburi bedak ditubuhnya.

__ADS_1


Cup aku mencium pipinya dan disambut ciuman hangat di pipiku.


"Bunda mana Upin Ipin nya." tanyanya.


"Tunggu bunda hidupkan TV dulu." sambil memicit remot.


"Daddy pulang dulu nak ya,ada pekerjaan yang harus Daddy selesai kan bersama Hens." sambil mengusap rambutnya.


"Pergilah Daddy hati hati dijalan,nanti malam kesini lagi ya." ucapnya memeluk manja.


"Akan Daddy usaha kan." sambil berlalu pergi bersama pak man dan sekertaris Hens.


Kelvin menonton Upin Ipin bajak laut yang mencari harta karung.sambil tidur memeluk ku.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


"Pak man pak man." teriak Willy


"Maaf nyonya pak man tidak ada dirumah?." ucap salah satu pelayan.


"Pergi kemana dia?." tanyanya.


"Pergi kerumah sakit mengantar makanan tuan kecil." ucap pelayan itu.


Tak lama suara mobil dari luar,sudah bisa dia duga itu adalah pak man dia pun duduk disalah satu sopa sambil memainkan handphone nya.


"Punya keberanian apa kamu pak man membelokir kartu kartu ku,akan ku laporan kan kamu dengan Rey biar kamu dipecat sekalian, Rey itu lebih percaya padaku dari pada kamu semua yang kamu adukan itu bisa aku putar balikan,apa kamu mengerti." ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari handphone nya.


"Hey mengapa kamu diam saja sudah berani menantang ku rupa nya." sambil berdiri menoleh kearah pak man.


Dan betapa dia terkejut ternya yang dicaci dia tadi rupanya Rey bukan pak man.keberanian dia tadi langsung menciut melihat Rey yang sudah nampak emosi.


"Sayang,kapan kamu kembali." ucapnya dengan gugup.


"Kenapa,apa kamu tidak senang aku kembali." ucap Rey.


"Mana mungkin,aku sangat merindukan mu." ingin memeluk dan mencium pipi Rey tapi Rey langsung menghindar.


"Apa kamu tahu kesalahan kamu dimana?." tanyanya dengan dingin.


"Maafkan aku sayang, sungguh aku hilaf aku terlalu bosan dirumah sehingga aku keluar mencari hiburan." ucapnya berpura pura sedih.


"Bukan kah aku mengijinkan mu keluar dengan meminta izin ku terlebih dahulu." ucapnya.


"Aku takut mengganggu mu disana,jadi aku hanya ijin dengan pak man." membela diri.


"Oh ya,tapi pak man tak tau kapan kamu meminta izin padanya, kemana bodyguard yang mengawasi mu?." ucap Rey.


"Mereka pernah melecehkan ku sehingga aku memecatnya,sayang maafkan aku." setengah memohon.


"Kau pikir aku bodoh,terlalu banyak kesalahan yang kau perbuat,sekarang kau aku hukum tidak boleh keluar dari rumah ini selangkah pun,semua fasilitas mu aku cabut,sampai aku tidak kesal lagi padamu." sambil meninggalkan Willy.


"sial dia tidak percaya padaku,aku akan coba membujuknya agar semua fasilitas ku dikembalikan dia sangat mencintai ku,semua yang kulakukan pasti dengan mudah dia maafkan jika aku membuatnya senang." sambil berlalu kekamarnya.

__ADS_1


__ADS_2