
cup.
Rey mencium bibir key.hal itu membuat key terbengong.rey dengan segera memanfaatkan hal itu untuk mengambil handphone dari genggaman key.
"Itu hukuman karena kamu sudah berani nakal pada ku." ucap Rey dan langsung berdiri meninggalkan key.
Mendengar ucapan Rey seketika itu key tersadar dari rasa terkejutnya.
"Dasar Rey mesum.beraninya kamu mencium ku." umpat key Masi terdengar oleh Rey.
Rey berlari dengan kecepatan penuh sebelum key mengejarnya.menyadari Rey telah menghilang dari pandangan nya membuat key terus mengumpat suaminya itu.
"Dasar Rey brengsek,handphone ku di ambil oleh nya,tunggu saja pembalasan ku." umpat key sambil mengelap bibirnya dengan kerudung nya.
"Kenapa Rey mencium ku sih,aku harus menghapus ciuman ini segera.mana itu ciuman pertama ku lagi,dia enak dapat barang langka sedang gue dapat yang kw an.huh dasar Rey mesum." key pergi menuju kamarnya dan segera mandi untuk membersihkan diri.
***
Rey memandang handphone key sambil senyum-senyum sendiri,Hens diam diam menggeleng heran melihat tingkah aneh tuan mudanya.dalam hati Hens bertanya tanya.kira kira handphone siapa?yang terus di pandangi oleh tuan nya itu.
"Tuan muda apa anda membeli handphone baru?." tanya Hens membuat Rey mengalihkan padangan nya dari handphone key untuk menatap Hens.
"Tidak.ini bukan handphone baru ku,melainkan handphone milik key." jelas nya membuat Hens mengerut kan kening.
"Apa anda mencuri handphone nona key?." tebak Hens membuat Rey langsung memicingkan mata.
"Aku tidak mencuri.untuk sementara waktu Handphone milik key aku sita,karena dia nakal padaku." bantah Rey.
"Mendapatkan handphone nya saja anda sesenang ini tuan.apalagi mendapatkan hati nona key." sindir hens,membuat Rey terdiam kaku.
"Jangan sembarang omong kamu.siapa juga yang senang,aku hanya melihat Poto Kelvin yang lucu ini,makanya aku senyum senyum sendiri." kilah Rey,membuat Hens semakin tersenyum mendengar nya.
"Berarti anda tidak suka dong dengan nona key?." cetus Hens.
"Memang aku gak suka dia,wanita seperti itu bukan selera ku." bantahnya.
__ADS_1
"Berarti Masi ada peluang untuk tuan Austin untuk menunggu jandanya nona key." celetuk Hens,membuat Rey langsung menggepalkan tangan.
"Tidak ada peluang untuk nya,aku memang tidak menyukai key.tapi bukan berarti aku membiarkan dia bercerai dengan ku.karena Kelvin sudah terlanjur menyayanginya." sanggah Rey dengan ketus.
"Saya tidak tahu saat ini,bagaimana perasaan anda dengan nona key?saya berharap kalian ke depan nya saling mencintai." Hens diam diam berdoa.
"Sudahlah jangan bahas itu,lebih baik kamu memeriksa email di laptop mu.dan aku memeriksa handphone milik key." titah Rey.
"Tuan apa anda tidak mandi terlebih dahulu?." tanya Hens.
"Astaga aku lupa,ini semua karena aku asyik mengejar key tadi.hens ambilkan baju ganti ku,aku ingin mandi di sini saja." gerutunya.
"Baik tuan muda." ujar Hens segera meninggal kan ruangan itu.
"Aku harus menyembunyikan handphone ini,siapa tahu key nekat menggeledah ruang kerja ku ketika aku mandi." gumam nya sambil menyembunyikan handphone itu.
Rey segera mandi,saat dia berada di bawah shower tiba tiba sekelebat bayangan ketika dia mencium key terbayang di benak nya,jujur Rey melakukan hal itu repleks.entah mengapa melihat key dari dekat seperti itu membuat naluri nya tiba tiba muncul.
"Aku pasti gila memikirkan wanita itu,tapi jujur bibirnya tadi manis sekali.rasanya aku ingin mengulangi momen itu lagi." gumam nya sambil menyabuni tubuhnya.
"Anda terlihat segar setelah selesai mandi tuan." ucap Hens melihat tuan nya itu.
"Apa key tadi datang kemari?." tanya Rey tanpa membalas ucapan Hens tadi.
"Tidak ada tuan.apa nona key tadi bilang ke anda dia ingin kemari?." tanya Hens lagi.
"Tidak ada,aku hanya berjaga jaga.siapa tahu dia datang kemari ingin mengambil handphone nya." tutur Rey sambil duduk memainkan handphone key.
"Berani sekali wanita ini mengambil gambar ku.aku akan hapus Poto ini,kita lihat apa dia Masi bisa mengancam ku?." gumam Rey sambil menghapus Poto memalukan itu.
"Lihat album Poto di handphone ini,hampir penuh dengan wajahnya.ternyata dia narsis juga." ujar Rey.
Rey terus mengotak Atik handphone milik key,dia melihat gambar di ponsel key.sesekali dia mengirim nya ke handphone nya jika mendapati gambar yang bagus menurut nya.
"Wanita narsis ini juga punya aplikasi tiktok,apa dia mau bikin video juga ya.tapi tidak ada video yang di upload nya.padahal di sini banyak video yang di buat nya.oh aku tahu pasti dia cuma ambil efek dari aplikasi ini." Rey terus bergumam sendiri hal itu tidak luput dari pandangan Hens.Hens hanya mampu menggeleng kan kepala melihat tingkah tuan nya itu.
__ADS_1
***
"Loh nona,kenapa bibir anda lecet sepeti itu?." tanya Helen sambil melihat bibir key.
"Oh ini.aku hanya panas dalam,jadi bibir ku pecah pecah." dusta key,tidak mungkin dia berkata jujur bisa bisa mereka terkejut mendengar nya.
Key benar benar mencuci bibirnya berulang kali untuk menghilangkan bekas ciuman rey,hingga tanpa sadar membuat bibirnya lecet seperti itu.
"Minum adem sari nona,biar panas dalam nya hilang." saran angel.
"Nanti aku akan minum." key hanya mengiyakan ucapan mereka.
"Oh ya nona,pinjam handphone nona dong.aku ingin kirim video yang ku buat kemarin itu ke handphone ku." seru angel.
"Handphone ku di sita oleh Rey brengsek itu." tutur key sambil cemberut.
"Kenapa bisa nona.aduh pasti tuan muda melihat video ku.aku pasti kena marah oleh nya karena tidak sopan pada anda." Helen mulai gelisah.
"Ku tampol wajahnya jika memarahi kalian." sungut key kesal.
"Emang anda berani?." cicit angel.
"Apa kamu meragukan keberanian ku?." ucap key tidak senang.
"Bukan begitu nona.tuan muda itu adalah orang yang paling di takuti oleh siapa pun yang mengenalnya,dia itu di kenal kejam saat menghadapi musuh nya.makanya kami sangat segan dan takut padanya." jelas angel sambil berbisik.key hanya diam mendengar hal itu.
"Ia nona.waktu itu ada seseorang yang menculik tuan kecil hingga berhari hari loh nona,penculik itu dengan berani mengancam tuan muda.saat tuan muda berhasil menemukan penculik itu dia langsung menghabisinya tanpa ampun,hingga tanpa sadar melakukan itu di hadapan tuan kecil." lanjut Helen seketika angel langsung mencubit lengan Helen.
"Aduh kenapa kamu mencubit ku." protes Helen sambil mengusap lengannya.
"Kenapa kamu menceritakan hal itu pada nona,pak man sudah melarang kita untuk berbicara hal itu pada siapapun." bisik angel namu Masi terdengar oleh key.
"Tenang lah jangan takut pada pak man,selama kita diam pasti dia tidak tahu." seru key membuat mereka langsung tersenyum canggung oleh key.
"Kalian berdua ayo ceritakan peristiwa penculikan itu,aku ingin mengetahui nya." titah key membuat dua orang itu saling berpandangan.
__ADS_1