
"Mau kemana kamu Austin,mari sarapan bersama?." ucap Tina menegur anak nya yang telah rapi dengan baju santainya.
"Aku sarapan di luar saja,kalian nikmati lah sarapannya." jawab Austin.
"Ayo sarapan bersama jarang jarang Lo kita bisa sarapan seperti ini, mumpung mama sama papa tidak pergi keluar kota." bujuk Tina.
"𝐴𝑘𝑢 𝑡𝑎ℎ𝑢 𝑝𝑎𝑠𝑡𝑖 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑝𝑢𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑢𝑑 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑏𝑎𝑖𝑘 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑘𝑢 𝑠𝑒𝑝𝑒𝑟𝑡𝑖 𝑖𝑛𝑖,𝑎𝑘𝑢 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑏𝑒𝑟𝑝𝑖𝑘𝑖𝑟 𝑑𝑎ℎ𝑢𝑙𝑢 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑖𝑦𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑜𝑚𝑜𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎." 𝑠𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑖𝑘𝑢𝑡𝑖 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎ℎ 𝑚𝑎𝑚𝑎 𝑛𝑦𝑎.
"Kamu tidak masuk kerja lagi nak?." tanya papa ku.
"Tidak pa,aku lagi bosan mengerjakan berkas berkas itu." balas Austin jujur.
"Kamu yakin tidak mau memimpin perusahaan papa?." tanya Bimo sambil menikmati sarapan nya.
"Seratus persen yakin pa,aku ingin bekerja sesuai keinginan ku." balas nya dengan tegas.
"Kalau misalnya kamu memimpin perusahaan papa dan saham nya naik,mama sama papa akan memberi tahu tentang kematian wanita itu." ujar Tina merayu anaknya.
Austin cukup lama berdiam diri untuk menjawab tawaran yang orang tuanya berikan.
"Emang kalian tahu bagaimana kronologis kejadian itu?." tanya Austin.
"Ya tahu dong bahkan kami punya bukti nya,kamu pasti memerintah kan anak buah mu untuk menyelidiki kasus itu tapi tidak ketemu kan." jelas Tina panjang lebar.
"Kenapa mama tahu aku menyuruh detektif untuk menyelidiki hal ini,kalau aku saja tidak dapat memecahkan misteri itu, bagaimana kalian bisa tahu bahkan punya buktinya,pasti kalian berbohong,ini semua kalian lakukan untuk mengelabuhi ku kan." sambil memicing matanya.
"Kamu gak percaya,lihat ini apa?." ucap Tina sambil melihatkan video dilayar handphone nya yang menampilkan wanita yang sedang duduk di kursi dengan mulut yang di lakban hitam.
"Bagaimana percaya tidak?." tanya Tina sambil menyimpan kembali handphone nya.
"Bagaimana bisa kalian dapat video itu?." tanya Austin penasaran.
__ADS_1
"Kamu tidak perlu tahu tentang hal itu,yang jelas jika kamu memimpin perusahaan papa dengan baik maka papa akan kasih video itu kepada kamu." ujar Bimo dengan senyum penuh kemenangan.
"Baik aku akan lakukan apa yang kalian mau,tepati janji kalian itu.jika tidak aku akan menghiati kalian dengan bekerja sama dengan Abang Reyhan dan memberi tahu data rahasia itu." ucap Austin sambil mengancam.
"Hmm.bekerja dengan baik,semakin kamu giat bekerja semakin cepat pula kamu mendapatkan video itu." Saran bimo.
*****
Pembangunan dapur untuk kamar baru Kelvin sudah satu Minggu berjalan lancar,Key sangat senang akan hal itu.entah apa yang sedang di rencanakan Key sehingga membangun dapur di dalam kamar.
"Nona apa anda sesenang itu dengan dapur di dalam kamar?." tanya Helen.
"Tentu saja senang.nanti kamar itu adalah markas kita.aku akan menggunakan nya untuk menyusun strategi untuk mendekatkan Kelvin dengan Rey,selain itu jika ada masalah menimpa Kelvin atau aku kita bisa berbagi pikiran untuk menyelesaikan masalah itu." ucap key setengah berbisik.
"Anda ini ada ada saja nona,mana mungkin anda akan mengalami masalah seperti itu.anda terlalu berpikir jauh." balas Helen.
"Apa salahnya jika aku berjaga jaga tentang hal itu,karena firasat ku mengatakan dalam waktu dekat ini ada masalah besar datang menimpa aku dan Kelvin." ucap Key menjelaskan kecemasan hatinya.
"Anda mungkin terlalu banyak pikiran di tambah perkelahian nyonya dan tuan kecil beberapa waktu lalu,sehingga anda terlalu berpikir berlebihan." ucap Helen menenangkan ku.
"Nona key tuan kecil memanggil anda?." ujar pak man yang baru datang dari arah dapur.
"Dimana dia?." tanya key.
"Di taman belakang.tuan kecil tadi bermain dengan Leo,sayang nya Leo memanjat di atas pohon sehingga tuan kecil melakukan hal yang sama,tapi dia bisa naik tidak bisa turun.kami sudah membantu tuan kecil untuk turun tapi dia tidak mau,tuan kecil ingin Anda yang membantunya turun dari pohon itu!." ujar pak man menjelaskan dari Sabang sampai Merauke.
"Baiklah aku akan segera kesana." ucap key sambil berlari kencang ke arah taman belakang.
Sampai di sana mata key terbelalak karena hal yang terjadi di luar ekspektasi nya.dia sangka anaknya itu memanjat pohon yang sangat tinggi.tapi ternyata Kelvin hanya memanjat pohon mangga yang masih bisa di petik langsung buahnya tanpa bantuan tangga maupun kail.
__ADS_1
"Kenapa kamu kayak gitu nak,cepat turun!." ucapku sambil kedua tangan di pinggang.
"Gendong bunda,ini banyak semut nya bunda mereka gigit kelvin" ujarnya.
"Sayang nya bunda,lebay banget bikin bunda panik aja,itu kakek mu udah heboh loh gara gara ke lebayan mu." ujar key sambil meraih anaknya yang duduk di pohon sambil memeluk cabang pohon.
"Kamu terlalu sering dekat Om Bayu jadi nular lebay nya." Ujar ku lagi.
"Kan Kelvin sedang berguru dengan Om Bayu,biar menjadi laki laki perkasa." ucap Kelvin.
"Bayu kamu ajarkan apa anak ku,pantas saja bibir anak ku makin hari makin lemes ternyata ajaran kamu." tuding ku pada Bayu yang sudah cengengesan.
"Saya hanya mengajarkan hal baik kok nona demi melindungi tuan kecil dari para penjahat." ucap Bayu yang di sambut pelototan tajam dari ku.
"Awas ya jika anak ku jadi belok seperti mu akan ku buat wajah mu yang mulus itu kembali semula lagi." ancam ku.
"Ia ni banci ke banyak an gaya sok sok an mau ngajari anak orang,Lo bener apa kagak.kalau udah lurus baru ajarkan orang lain,ini diri sendiri aja belum bener udah belagak ngajari bocah." omel angel kayak emak emak berdaster.
"Dasar Lo ya,Lo sengaja ngompori nona key,biar eiyke kena marah kan.seneng kan lihat gue kena semprot kayak gini.suka banget Seneng di atas penderitaan eiyke." ucap bayu kesal.
"Emang Lo nya yang salah,pasti tuan kecil manjat pohon gak mau turun karena Lo yang nyuruh kan.lo sengaja naruh Leo di situ biar tuan kecil manjat kan." tuding angel.
"Kan aku lagi mengajarkan ketahanan tubuh kepada tuan kecil supaya stamina nya menjadi kuat." balas Bayu tak mau kalah.
"Gak harus dengan memanjat pohon juga kali,nanti jika tuan kecil di gigit tawon emangnya kamu mau tanggung jawab, pikir dulu bahaya nya baru kamu lakukan."jawab Helen kesal.
"Lo tu terlalu berlebihan,ini pokok mangga nya juga Masi bocah dan juga gue mengawasi tuan kecil memanjat pohon.pak man aja yang terlalu lebay sehingga bikin heboh satu rumah kayak gini." Kekeh gak mau di salahkan.
"Saya tidak melihat anda tadi sehingga saya mengira tuan kecil tidak ada yang mengawasi." ucap pak man.
"Udah udah gak usah di perdebatkan.kalian lihat orang yang kalian bicarakan sudah terlelap." ucap key melihatkan Kelvin yang sudah tidur di gendongan nya yang di sambut tatapan dari mata mereka.
__ADS_1
"Selama kamu mengajak bermain Kelvin dengan baik itu tidak masalah.oh ya jika di antara punya anak kecil sebesar Kelvin bawa saja kemari untuk teman bermain Kelvin,nanti saya kasih uang tip untuk itu." ujar key pada pelayan yang ada di sana.
Pelayan di sana menganggukkan kepala atas perintah nona mereka, Key akan melakukan apa saja demi kebahagiaan masa kecil anaknya,dia tidak mau jika anaknya dewasa merasakan masa kecil kurang bahagia.