Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 41 ( NYI Blorong berbuat ulah )


__ADS_3

"Sayang rumah ini sama dengan rumah impian ku desainnya sungguh memukau,apa ini sengaja kamu buat untuk ku?." ujar Willy


"Ia ini adalah salah satu kado pernikahan kita yang aku berikan padamu." balas Rey.


Mereka sudah pulang dari rumah sakit hari ini setelah di izinkan oleh dokter, Willy juga sudah bosan dirumah sakit terus dan memaksa untuk pulang dia minta di rawat di rumah saja.


Willy melihat key yang sedang membersihkan Poto pernikahan dia dengan Rey,dia merasa aneh dengan penampilan key.dapat dilihat ada pandangan ketidak sukaan di matanya.


"Hey kamu kemari?." ujarnya memanggil key.


Key yang bingung melihat Willy memanggil siapa.dia memandang orang sekelilingnya dan tidak menemukan para pelayan,hanya dirinya yang berada disitu.seketika itu dia paham bahwa Willy memanggilnya.


"Ada apa nyonya?." Ucapnya santai tanpa memberi hormat.


"Rey kenapa ada pelayan jelek seperti dia di rumah kita,siapa yang merekomendasikan dia bekerja disini?." ujar Willy membuat key mengerutkan kening.


"Waktu itu kamu yang merekomendasikan makanya aku terima dia bekerja disini." ucap Rey jujur.


"Kenapa aku bisa sebodoh itu memilih pelayan,pecat saja dia.aku bisa malu jika teman-teman ku datang kemari melihat aku mempunyai pelayan seperti dia!." ujarnya seenak hati.


"𝑁𝑖 𝑛𝑦𝑖 𝑏𝑙𝑜𝑟𝑜𝑛𝑔 𝑘𝑒𝑛𝑎𝑝𝑎 𝑠𝑖ℎ 𝑙𝑎𝑚𝑎 𝑔𝑎𝑘 𝑛𝑜𝑛𝑔𝑔𝑜𝑙 𝑠𝑒𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑛𝑜𝑛𝑔𝑔𝑜𝑙 𝑘𝑎𝑦𝑎𝑘 𝑔𝑖𝑛𝑖,𝑠𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑡𝑢𝑚𝑏𝑎𝑙 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑔𝑖𝑚𝑎𝑛𝑎 𝑛𝑖 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔.𝑚𝑎𝑛𝑎 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑛𝑑𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑘𝑢 𝑙𝑎𝑔𝑖,𝑙𝑖ℎ𝑎𝑡 𝑎𝑗𝑎 𝑎𝑘𝑢 𝑔𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑢 𝑛𝑔𝑎𝑙𝑎ℎ,𝑏𝑖𝑎𝑟 𝑎𝑗𝑎 𝑠𝑖 𝑟𝑒𝑦 𝑚𝑎𝑟𝑎ℎ." 𝑠𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 𝑚𝑒𝑛𝑎𝑡𝑎𝑝 𝑡𝑎𝑗𝑎𝑚 𝑘𝑒 𝑎𝑟𝑎ℎ 𝑤𝑖𝑙𝑙𝑦.


"Hey kenapa kamu menatap ku seperti itu, kamu marah padaku, Jika ia emang kamu berani denganku?." ujar Willy mulai kesal


"Sudah dia memang seperti itu.dia memiliki kelainan jadi kamu tidak usah hiraukan." ujar Rey menengahi.


"Dia bekerja disini sebagai apa?." tanya Willy.


"Baby sitter untuk Kelvin." ucap Rey.


"Astaga apa anak itu tidak takut dengan wajahnya?." ucapnya terkejut.


"Tidak Kelvin sangat senang dengan keberadaan nya disini." ujarnya.


Key hanya diam mendengarkan pembicaraan mereka,sambil berpikir kenapa Willy bisa berubah seperti itu.


"Kamu buatkan aku susu?." ujar Willy Sambil tersenyum licik.

__ADS_1


"Baik, apakah tuan ingin minum sesuatu juga?." tanya key.


"Buatkan aku teh susu dan bawakan cemilan." balas Rey.


Key pergi berlalu meninggalkan mereka untuk membuat minuman,sampai di dapur dia ngedumel sambil mengaduk susu.


"Jika mengingat perlakuan NYI Blorong itu pada ku, ingin sekali ku masukan bubuk merica kedalaman minuman ini.sesuai perlakuan dia hari ini aneh dan berkata pedas padaku." menggerutu.


Setelah minuman itu jadi Key membawanya menggunakan Napan kecil dengan roti gandum sebagai cemilan.


"Em susunya terlalu manis.aku tidak suka,buatkan aku yang baru?." ujar Willy.


"Susunya terlalu sedikit."


"Susunya terlalu panas."


"Susunya terlalu tawar."


Sudah sekian kali aku pulang balik kedapur akibat ulah Willy,kali ini aku menyerah tidak mau mengalah lagi Dengan nya.


"Cukup nona.jika anda tidak menyukai saya jangan mengerjai saya seperti ini." ucapku dengan dada yang sudah bergemuruh.


"Aku tidak senang dan jangan harap aku memanggilmu seperti apa yang kamu inginkan." ucapku sudah tersulut emosi.


"Kau melawan padaku,lihat apa yang akan ku lakukan padamu,byur." menyiram susu itu pada key.


"Apa yang kamu lakukan pada bundaku nenek kebayan,kenapa kamu menyiram bundaku?." ujar Kelvin muncul tiba tiba.


"Kamu seharusnya memanggilku mommy bukan memanggilnya bunda, mommy menyiram nya karena mommy tidak suka padanya." ucap Willy selembut mungkin.


"Aku tidak punya mommy aku punyanya bunda dan Daddy." ujar Kelvin membantah.


"Sudah cukup jangan ribut seperti ini,key bawa pergi Kelvin dari sini." ujar Rey menengahi keributan itu.


"Jangan pergi urusan kita belum selesai,kamu pasti telah meracuni pikiran Kelvin agar membenci ku,ngaku gak?." Ucapnya marah.


"Seterah anda ingin menilai saya seperti apa,saya tidak perduli." sambil mengelap tetesan susu yang mulai berjatuhan di sekitar wajah ku.

__ADS_1


"Dasar pelayan tidak tahu diri.byur.apa yang kamu lakukan KELVIN." ucapnya berteriak marah karena siraman teh susu yang Kelvin berikan.


"Itu balasan karena kamu menyiram bundaku." ujar Kelvin berteriak balik padanya.


"Kau sudah berani padaku,dasar anak kurang ajar." mendorong Kelvin hingga terduduk di lantai.


"Kelvin kamu gak apa apa sayang?." sambil membantu Kelvin berdiri.


"Apa yang kamu lakukan Willy kenapa kamu menyakiti kelvin." ujar Rey marah.


"Anak mu itu kurang ajar,dia menyiram ku dengan minuman mu.mana panas lagi,lihat bahu ku jadi lecet olehnya." sambil melihatkan bahunya yang memerah.


"Kelvin kenapa kamu seperti itu,kau tidak boleh melakukan itu.bukankah Daddy sudah bilang padamu waktu dirumah sakit waktu itu.kenapa kamu mengulanginya lagi." ujar nya marah pada Kelvin.


"Apa yang Kelvin lakukan sama yang anda lakukan saat ini, melindungi orang yang dia sayangi.dia tidak rela bila orang yang dia sayangi di sakiti seperti ini." ujarku membela Kelvin.


"Aku yakin sayang pasti ini ulahnya dia,dia mengajarkan hal kasar pada kelvin.pecat saja dia sayang sebelum membawa hal buruk pada Kelvin." ujarnya.


"Cukup Willy.sudah ku bilang itu kamu yang menginginkan dia untuk bekerja disini dan sekarang kamu menyuruhku untuk memecatnya,setelah anakku nyaman bersamanya.jangan selalu membuat keputusan sesuka hatimu." ujar Rey marah.


"Sayang kamu marah padaku karena wanita jelek ini.aku melakukan itu untuk kebaikan Kelvin,wanita ini jahat." sambil menunjuk ku.


"Kamu bilang aku jahat terus yang baik disini siapa?Kamu.kalau kamu baik tidak mungkin kamu mendorong Kelvin hingga terjatuh di lantai seperti tadi.ingat kata kata ku ini,ini kali pertama dan terakhir kamu kasar pada anakku.jika ini terulang,lihat saja apa yang aku lakukan padamu." ujar ku mengancamnya.


"Kamu pikir aku takut dengan ancaman mu wanita jelek." ucapnya sambil melipat dada.


"Lakukan lah jika kamu ingin membuktikan ancaman ku,jika seseorang baik padaku maka aku akan lebih baik padanya tapi jika orang itu jahat padaku.aku akan lebih jahat darinya,kamu pasti mengerti apa maksud dari ucapan ku." sambil berlalu menggendong Kelvin.


"Dasar wanita jelek,Bau tanah.aku tidak akan kalah dari mu." berteriak marah.


"Sudahlah jangan hiraukan dia.lebih baik kamu istirahat di kamarmu." saran Rey.


"Tapi sayang pecat wanita itu sekarang juga,dia berani mengibarkan bendera perang padaku bukankah itu sangat kurang ajar." ujarnya membujuk Rey.


"Sudahlah biar kan saja dia bekerja disini.anakku sudah terlanjur menyayangi wanita itu dia bisa sakit kembali jika wanita itu pergi." balas Rey.


"Aku kecewa dengan mu Rey." ujar Willy meninggalkan Rey pergi.

__ADS_1


Willy termenung di atas ranjang mencerna kejadian beberapa waktu lain.


"Apa sebenarnya terjadi,kenapa Rey bisa peduli dengan Kelvin seperti itu.dan kenapa dia tidak mau memecat pelayan itu, sebenarnya ada hubungan apa antara Rey dan baby sitter itu."


__ADS_2