
"Tuan,tuan besar beberapa waktu lalu menghubungi saya.dia meminta anda sekeluarga mengunjungi Mensos utama,untuk bersilaturahmi melihat mereka." lapor Hens.
"Nanti aku kesana bersama Willy." balas Rey sambil meminum kopinya.
"Bukan hanya nyonya Willy tuan,tapi tuan besar meminta anda datang bersama tuan kecil." jelas Hens.
"Kapan mereka meminta ku kesana?." tanya Rey.
"Pekan nanti." sahut Hens.
"Oke aku akan kesana." balas Rey.
"Tuan besar meminta anda bermalam di sana,sampai libur anda berakhir." lapor Hens lagi.
"Huh..orang tua itu tau aja jika aku sedang ambil cuti,aku tidak ingin masa libur ku habis di rumah nya.aku bisa stres bila terus berada di sana." keluh Rey.
"Tapi tuan itu permintaan tuan besar." ucap Hens pelan.
"Baiklah akan ku turuti,siap kan semua kebutuhan ku selama aku berada di sana." pinta Rey.
"Baik tuan." balas Hens.
"Oh ya,bagaimana keadaan si jelek itu?apa dia Masi ketakutan?." tanya Rey membuat Hens heran.
"Menurut laporan pak man.nona key lebih banyak mengurung diri di dalam kamar,dari pada keluar." ujar Hens.
"Kasihan.pasti dia merasa takut,apa aku bawa saja dia ke Mensos utama?hitung hitung refreshing,biar dia gak stres lagi." gumam Rey Masi terdengar di telinga Hens.
"Ide yang bagus tuan,nona key pasti senang jika anda membawanya berlibur.apa lagi jika di mengetahui jika anda seperhatian ini pada nya.pasti dia lebih senang lagi." sahut Hens menatap tuan nya seolah olah berkata
'saya senang jika anda jatuh cinta pada nona key'.
"Dengar ya aku tidak suka padanya,aku cuma kasihan.jika dia sampai kenapa napa nanti tidak ada yang menjaga Kelvin." ujar Rey seakan akan tahu isi pikiran Hens.
"Saya percaya dengan apa yang di katakan oleh anda." seru Hens.
****
"Tuan kecil kenapa anda duduk di sini?." tanya Bayu melihat Kelvin duduk selonjoran di taman.
"Tidak ada,emang gak boleh ya duduk di rumput seperti ini." celetuk Kelvin.
__ADS_1
"Boleh saja,tapi pakaian anda bisa kotor.nanti nona key bisa marah pada anda." jelas Bayu.
"Bunda Kelvin itu baik, jarang marah.kelvin duduk di sini lagi nunggu nenek gayung." ujar Kelvin membuat Bayu bingung.
"Nenek gayung." ulang Bayu.
"Iya om,nenek itu jahat selalu muncul di mimpi bunda,sampai bunda teriak teriak.kan Kelvin kasihan,awas saja jika Kelvin ketemu nenek gayung itu,Kelvin akan ketok kepalanya dengan gayung yang dia punya." celoteh Kelvin membuat Bayu sedikit terkejut.
"Emang kamu gak takut,nenek gayung itu setan lo?." seru Bayu memberi tahu.
"Enggak.Kelvin takut nya dengan Allah sama orang tua Kelvin cuma,yang lainnya enggak." balas Kelvin.
"Saran om kamu gak usah nunggu nenek gayung,nanti dia culik kamu untuk di jadikan cucunya.emang kamu mau itu terjadi." ucap Bayu.
"Om denger ya,mulai sekarang kita putus.om bukan lagi guru Kelvin dan Kelvin gak mau ikuti saran dari om lagi." celetuk Kelvin sewot.
"Loh kenapa?Emangnya salah om dimana coba?." tanya Bayu kebingungan.
"Itu karena om Bayu jahat,gak mau temenan dengan bunda,pasti om Bayu dengan kak Helen dan Angel anggap bunda pencuri kan,ayo ngaku." celoteh Kelvin kesal.
"Aduh tuan kecil bukan begitu,kami sedang menjalankan misi tersembunyi.untuk menemukan mata mata,jadi kami terpaksa melakukan ini semua." ucap Bayu pelan sambil menoleh kiri dan kanan.
"Bohong,bilang aja kalian gak mau temanan dengan bunda kan.kalian jahat,Kelvin gak mau temenan dengan kalian." Kelvin berdiri dari duduknya meninggalkan Bayu.
Kelvin terus berjalan meninggalkan taman belakang,kakinya melangkah menuju sebuah kamar dimana dua teman nya berada,sungguh bocil satu ini ingin curhat pada dua temannya itu.
"Kelvin tumben datang kemari?Kenapa wajah mu kusut begitu?." tanya Dira.
"Aku lagi kesel tauk." balasnya dengan menghempaskan bokongnya di atas ranjang tanpa di persilahkan.
"Kesel kenapa?Apa kamu di jahati dengan seseorang?" tanya Anton.
"Bukan,aku lagi kesel dengan rombongan om Bayu,mereka gak mau temenan dengan bunda ku lagi.kan kasihan bunda ku gak ada temennya." curhat Kelvin.
"Kenapa mereka jahat begitu?awas aja ya jika ketemu dengan ku,akan ku jahilin mereka." seru Dira ikut kesal.
"Mungkin mereka ada alasan tersendiri,bisa jadi dia pura pura jahat agar bisa dekat penjahat yang jahatin bunda mu." sahut Anton berpendapat.
"Cara mereka salah,seharusnya salah satu mereka yang melakukan itu.bukan semuanya sampai bunda ku gak ada temannya." ujar Kelvin.
"Mungkin maksud mereka jika semuanya,akan cepat menemukan pelaku nya." balas Anton.
__ADS_1
"Ini udah lama.kenapa mereka Masi gak menemukan penjahat nya?Jika begini terus akhiri saja rencana itu." sahut Dira.
"Entahlah,lebih baik kita melihat bunda.kasihan bunda sendiri di kamar." seru Anton menghentikan pembicaraan itu.
"Astaghfirullah aku lupa,aku tadi ninggalin bunda waktu dia bobo.pasti bunda cariin aku,ayo cepat kita kesana." ucap Kelvin dengan berlari menuju kamarnya.
"Kok cincinnya senyap aja ya,gak ada berubah warna,dimana teror itu kenapa tidak muncul lagi?Apa mereka sudah tahu jika aku memiliki cincin sakti ini?." gumam key sambil memperhatikan cincin di jari manisnya.
"Assalamualaikum bunda." suara itu membuat key mengalihkan pandangan dari cincin ditangan nya.
"Waalaikum salam,dari mana aja kamu nak?." tanya Key.
"Dari taman belakang,bunda gak takut kan waktu Kelvin tinggal." tanya nya.
"Enggaklah,jangan khawatir lagi ya?." pinta key.
"Oke bunda." balas Kelvin.
Tak lama pak man datang.melihat kedatangan pak man membuat Kelvin antusias,sudah banyak permintaan yang ingin dia sampaikan pada Kakek nya itu.
"Kakek.ayo kita main." ajak Kelvin.
"Kakek mu itu sibuk nak,tidak setiap waktu harus bermain dengan mu.kamu main dengan Dira dan anton aja ya." sahut key.
"Tidak apa apa nona,tuan kecil nanti saya akan bermain dengan anda,tapi tida bisa lama." seru pak man.
"Oke kakek." balas Kelvin tersenyum senang.
"Nona tuan muda ingin membawa tuan kecil untuk berlibur ke Mensos utama,jika anda ingin ikut tuan muda mengijinkan nya." ujar pak man membuat key terkejut.
"Mensos utama,maksud nya rumah oma dan opa Kelvin." tebak key.
"Ia nona,mungkin sekitar setengah bulan mereka berlibur di sana." balas pak man.
"Jika Kelvin ikut aku juga ikut,kabari aja jika sudah tiba waktu untuk berliburnya." balas key.
"Asyik liburan,hore hore.kakek,Anton dan Dira harus ikut,bilang dengan Daddy ya." pinta Kelvin yang di iakan oleh pak man.
"Wah liburan,akhirnya." sahut Dira antusias.
"Di rumah oma ada saljunya,nanti kita main di sana ya?Ada juga tempat bermainnya.pokoknya kita happy happy." sahut Kelvin.
__ADS_1
"Benarkah,wah itu sangat menyenangkan." seru Anton.
Mereka bahagia dengan liburan yang akan di lakukan,rasanya tak sabar menunggu hari itu tiba.