
Pagi menjelang sebuah rumah di hebohkan oleh teriakan seorang pria,dapat dilihat bahwa yang menyaksikan kehebohan itu nyali mereka menciut dan berkeringat dingin.
"Dari mana saja kamu?jangan masuk ke kamar ku!angkut semua barang mu, tinggal sana di rumah Amel." ucap Rey sambil melepaskan pegangan nya dari tangan Willy.
"Honey aku akan jelaskan semuanya,kamu salah paham denganku.keadaan Amel yang membuatku harus lama disana." ucap Willy membujuk Rey.
"Jangan sebut aku dengan panggilan menjijikan itu,aku tidak peduli apa alasan mu,kamu lebih mementingkan teman mu dari pada suami mu.kalau begitu aku juga akan mementingkan Pekerjaan ku dari pada kamu." ucap sambil berteriak marah.
"Oke Rey kalau itu mau mu,aku capek dengan semua sikap mu yang egois itu,aku akan keluar dari kamar kamu,aku tak akan pernah mau tidur dengan mu sekali pun kamu mengajak ku." ucap Willy dengan marah.
"Tidak masalah aku tak mengharapkan itu semua,aku juga bisa tidur nyenyak tanpa ada nya kamu." ucapnya sinis.
Perkelahian mereka bermula ketika Willy pulang tadi pagi langsung memeluk nya ketika dia sedang tidur.merasa ada yang memeluk nya Rey bangun dan membalikan badan melihat wajah istrinya sambil tersenyum.tak lama senyuman nya itu pudar melihat tanda cinta di leher istrinya.seketika emosi Rey memuncak dia langsung menyeret Willy keluar dari kamarnya menuju ruang tamu.
"Wah ternyata nyi Blorong kena sembur toh,rasa in jadi orang jahat banget." ucap Rey melihat dari kejauhan.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
"Kamu kenapa sayang kesal banget.emangnya kamu lagi kesal kenapa?." ucap Austin.
"Aku kesal dengan Rey dia mengusir ku dari kamar nya,kartu ku separuh di ambil nya." adu Willy di balik telepon.
"Lah bagus sayang,jadi dia tidak dapat menyentuh mu." ucap Austin senang.
"Aku kan Masi cinta sama dia Austin." ucapnya key kesal.
"Move on aja,mulai mencintai babang Austin ya,nanti akan ku kasi apa pun yang kamu mau." merayu.
"Gak ah,kamu mesum.punya mu susah bangun cepat pula keluar nya gak asyik." sambil ketawa cekikikan.
"Jangan Ngada Ngada neng, kamu harus tanggung jawab karena telah mengambil keperjakaan babang Austin." ucapnya.
"Lah bukan nya situ yang mau kasi ya aku terima lah.salah siapa coba?." sambil tersenyum.
"Habisnya Eneng menggoda banget,bikin babang Austin hilaf."ucapnya.
"Makasih ya kamu udah ngilangin rasa kesal ku." ucapnya tulus.
__ADS_1
"Sama sama neng geulis.babang tutup ya,mau meeting ni neng,da da muach." sambil mengakhiri panggilan nya.
"Dasar Babang Austin bisa aja bikin bini orang baper." ucapnya dengan pipi merona.
****
"Maaf pak mengganggu anda,ini ada kontrak dari perusaahan galaxy?." ucap sekertaris itu sambil menyerahkan map.
"Ternyata kontrak nya cukup bagus,aku akan setujui.buat janji dengan perusahaan galaxy aku ingin menyerahkan langsung kontrak ini ke pada pimpinan mereka." ucapnya.
"Baik pak." ucap sekertaris itu sambil keluar ruangan.
Austin meninggalkan perusahaan nya,menuju perusahaan galaxy untuk menyerahkan kontak yang telah disetujui nya.sampai di perusahaan yang tidak kalah megah dengan perusahaan nya,dia langsung memasuki lift Presdir yang langsung ditatap aneh oleh karyawan disana.
"Apa Presdir Reyhan ada didalam?." bertanya pada sekertaris Lola.
"Ada tuan,apakah anda ingin bertemu dengan Presdir?." tanya Lola.
"Iya aku ingin bertemu dengan nya." ucapnya.
"Selamat siang semuanya." nyelonong masuk sambil duduk tanpa di persilahkan.
"Jaga sikap anda tuan." ucap Hens dengan tatapan tajam.
"Tenang Hens,kamu selalu sensitif melihat ku,apa kabar mu Abang ku yang ganteng?." melihat Rey dengan tersenyum.
"Sudah cukup basa basi nya,mana kontrak yang telah kamu tanda tangani?." ucapnya to the points.
"Ternyata kamu masi sama seperti dulu selalu serius,aku ini tamu bang tidakkah kalian menawarkan makanan dan minuman?." sambil melipat kakinya.
"Apa kamu sudah bangkrut sehingga minta makan dan minum dengan ku." ucap nya sinis.
"Aku tak akan memberikan kontrak nya jika kalian tidak memberikan nasi goreng yang enak itu." ucapnya mengancamnya.
Perusahaan galaxy terkenal memanjakan para karyawan yang mengabdi bekerja disini, terutama dari segi makanan Rey sengaja menaruh koky ternama di kantin perusahaan nya agar menyenangkan karyawan nya.
"Cih menyusahkan orang saja,pergi saja sana di kantin,jangan.minta disini." Ucap Rey kesal.
__ADS_1
"Pelit amat bang jadi orang,entar kuburan nya sempit." cibir nya.
"Sok tau banget jadi orang,Hens ambil paksa map nya,lalu usir dia dari sini!." ucap Rey.
"Hens Lo mau ngapa dekat dekat gue,gue teriak ya kalau Lo macam macam." sengaja menyilang kedua tangan nya,layak nya perempuan yang melindungi diri dari pelecehan.
"Berikan kontrak itu dengan baik baik atau saya akan rebut dengan paksa!." ancam Hens.
"Aku tidak takut padamu,jika kamu mendekat akan ku pegang burung mu." ancam nya kembali.
"Astaga anak ini,Hens cepat rebut kontak itu,aku muak melihat drama yang di lakukan." ucap Rey setengah geram.
Hens pun mendekat merebut paksa kontrak itu,setelah dapat Hens langsung menarik paksa Austin keluar dari ruangan presdir.
"Lihat kelakuan sekertaris Hens padaku Lola di ingin memperkosa ku,aku tadi teriak minta tolong,kenapa kamu tidak menolong ku!." ucapnya membenahi celananya yang hampir melorot yang sengaja dia lakukan,agar seperti orang yang benar benar akan di perkosa oleh Hens.
"Jaga ucapan anda tuan,mohon segera pergi dari sini." usir Hens.
"Apa setelah kamu mencicipi ku,kamu mengusir ku, sungguh kamu tidak berprikemanusiaan." ucapnya dramatis.
"HENTIKAN omong kosong anda,jangan salahkan jika saya akan berbuat sesuatu yang membuat anda menyesal." dengan muka merah padam karena marah.
"Baiklah bro,kau ini memang tidak bisa di ajak bercanda,terlalu lama dekat Abang ku membuat kamu mengikuti sifatnya." berlalu meninggalkan Hens.
Setelah Hens masuk,dia di sambut oleh tawaan boleh tuan nya.
"Hahaha Hens kau ingin memperkosa nya, sungguh anak degil itu,selalu bisa membuat darah orang naik turun." dengan tertawa puas.
"Apa anda mulai ingin berdamai dengan tuan Austin." ucap Hens.
"Tidak ada perdamaian di kamus ku,dia akan tetap menjadi musuh bebuyutan ku, walaupun dia adik sepupu ku." seketika wajahnya berubah dingin.
"Bagaimana dengan rencana selanjutnya tuan?." tanya Hens.
"Biarkan dulu dia bahagia dan bersenang senang terlebih dahulu,sebelum kita buat dia menangis." ucapnya penuh Siasat.
"Baik tuan,semoga mereka termakan umpan mereka sendiri." dengan senyum menyeramkan.
__ADS_1