Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 38 ( kecelakaan)


__ADS_3

Aku bertamu di rumah orang tuaku hingga malam hari,setelah magrib ku putuskan untuk pulang karena desakan papa,padahal aku ingin menginap tapi tidak di ijinkan oleh nya.dia bilang jika ingin menginap harus dengan Reyhan.


"Hati hati nak ya,lain kali kesini bersama suami mu dan menginap lah." ujar papa.


"Ya pa.ma aku pulang dulu!." langsung masuk kedalam mobil dengan menekuk wajah ku.


"Papan kenapa sih gak ijinkan anak sendiri nginap dirumah.papa tahu gak perbuatan papa itu keterlaluan." ucap bunga kesal.


"Papa sengaja melakukan itu semua,willy bukan anak gadis lagi dia sudah punya suami,jika dia sendiri nginap di sini bagaimana pandangan Rey kepada keluarga kita?." ujar wijaya.


"Papa selalu mikirin ambisi papa,dibanding anak sendiri." sambil meninggalkan wijaya.


"Hiks hiks kenapa papa gak berubah selalu memperlakukan ku seperti itu,aku harus selalu tunduk dengannya harus menuruti keinginan nya.aku capek lelah letih dengan semua ini.hiks hiks hiks." menangis sambil mengemudi mobil tanpa memikirkan bahayanya.


Karena asik menangis dan tidak fokus willy tiba tiba ingin menabrak seseorang.tapi kakinya masi sempat menginjak rem dan menabrakan mobilnya di sebuah pohon,agar tidak menabrak orang tersebut.


"Astafirullah." ucap pria itu sambil membuka paksa pintu mobil tersebut.


Setelah memakan waktu cukup lama,akhirnya pria itu berhasil membuka pintu mobil dan menggendong willy menjauhi mobil tersebut.para warga mulai berdatangan ingin melihat kecelakaan itu.


"Mas lebih baik bawa ke rumah sakit saja." ujar ibu ibu.


"Tolong telpon kan ambulan nya." cemas melihat keadaan willy yang terluka di bagian kepala dan tangannya.


Tak lama ambulan datang,pria itu langsung bergegas membawa willy masuk kedalam ambulan,sampai di rumah sakit willy langsung mendapatkan penanganan intensif.


"Hallo,apa anda mengenal willy wilona wijaya." menelpon seseorang menggunakan handphone willy.


"Saya kenal,anda siapa ya?." jawab rey di sebrang sana.


"Maaf tuan sebelumnya,nona willy mengalami kecelakaan saya yang membawanya ke rumah sakit,bisakah anda datang kemari?." ucap pria itu.


"APA.baik saya akan kesana kamu tolong kirimkan alamat rumah sakitnya." mematikan panggilannya.


Rey sedang tidur nyenyak memeluk kelvin di bangunkan oleh getaran handphone nya di saku celana dan mendapatkan kabar buruk itu.


Tanpa mencuci muka rey langsung pergi ke alamat rumah sakit yang telah dikirimkan oleh orang itu.sampai di rumah sakit dia langsung ke reception untuk menanyakan keberadaan istrinya.setelah dapat dia langsung menaiki lift menuju keberadaan ruangan istrinya.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan istriku?." tanya rey dengan pemuda itu.


"Dia sedang di tangani oleh dokter,berhubung anda telah datang saya pamit undur diri dulu tuan karena ada hal penting yang ingin saya lakukan.ini barang barang istri anda mohon di periksa kembali." sambil menyerahkan tas itu kepada rey.


"Pergilah terimakasi telah menolong istri ku." ucapnya dingin.


Pria itu pergi dari hadapan rey,tadi rey ingin memberikan dia uang kerena telah menolong willy tapi di tolak mentah mentah olehnya.


"Apa anda keluarga pasien?." ujar dokter laki laki itu.


"Ya saya suaminya,bagaimana keadaan istri saya dok?." dengan cemas.


"Mari ikut ke ruangan saya!." sambil menuju ruangannya.


"Karena luka di kepala istri anda cukup dalam membuat separuh ingatan nya menghilang. saya kurang tahu pasti,dia lupa tetang masa lalunya atau masa depannya.saya akan memastikan jika dia sudah sadar nanti." ujar dokter menjelaskan.


"Apa itu sangat berbahaya untuk kedepannya.selain itu apa ada luka yang serius di alami istri saya dok." mencecar dokter itu dengan pertanyaan nya.


"Tidak tuan hanya luka di kepala nya saja yang cukup serius." menjelaskan kembali.


"Jika begitu saya keluar dulu ingin melihat keadaan istri saya." meninggalkan ruangan itu.


Semarah apa pun kita pada orang yang kita cintai tapi melihat dia terluka seperti ini membuat amarah kita terganti kan dengan rasa cemas dan kekawatiran seperti yang di alami reya saat ini.


"Ehm settt.air." ucapnya dengan suara lemah.


Rey langsung mengambilkan air putih dan memberikan kepada willy.


"Sayang kamu udah bangun,apa kamu merasakan sakit di kepalamu." ujar nya khawatir.


"Hanya sedikit,kenapa aku bisa masuk rumah sakit?." tanya willy penasaran.


"Kamu tadi kecelakaan saat mengendarai mobil." sambil mengelus rambutnya.


"Bukan kah kita baru saja menikah,jadi honeymoon kita di tunda dong.padahal kamu janji bawa aku ke paris." sambil cemberut.


"Sayang kita sudah lima tahun menikah.kata dokter karena kamu kecelakaan maka ingatan mu sebagian menghilang." jelasku.

__ADS_1


"Sayang kamu mah suka ngeprenk gak seru ah." sambil merengut masam.


"Ni coba kamu lihat kalender ini udah tahun berapa?." sambil menyerah kan kalender yang dia ambil dari atas meja samping tempat tidur willy.


"Beneran Yang.jadi kita udah menikah selama lima tahun,tapi kenapa aku bisa lupa dengan yang terjadi setelah kita menikah.set kepala ku sakit." sambil memegang kepalanya.


"Kamu jangan paksakan untuk mengingat itu,kamu tenang ya sebentar lagi dokternya akan datang." sambil mengelus rambut istrinya.


"Anda sudah sadar.saran dari saya anda jangan paksakan hal yang tidak anda ingat.itu akan membuat kepala anda sakit." ujar dokter itu sambil memeriksa keadaan willy.


"Kamu harus dengar ucapan dokter ya,biar kamu cepat sembuh dan kembali kerumah utama." ucapku memeluknya.


"Sepertinya istri anda mengalami hilang ingatan permanen.saya anda lebih perhatian kepada istri anda karena dia pasti asing dengan tempat yang sering kalian kunjungi." saran dokter pada ku.


"Tidak masalah dokter,yang penting saya tidak kehilangan suami saya.hehehe." ucapnya cengengesan.


"Di saat seperti ini kamu masih bercanda wil,kamu tahu aku takut setengah mati mendengar kamu kecelakaan." ucap rey dengan kesal.


"Suami ku sayang ini lagi cemas ya,cup.udah hilang belum cemas nya." mencium pipi rey di depan suster dan dokter.


"Kami permisi dulu,karena ada pasien yang harus saya periksa." ucap dokter itu dengan wajah memerah melihat ke mesranya rey dan willy.


"Apa kamu tidak malu mencium pipi ku di depan mereka?." tanya rey.


"Enggak tuh,kan aku mencium pipi suami ku bukan suami orang." ucapnya jujur.


"Seterah kamu saja.kamu mau makan bubur apa?nanti aku suruh pak man buatkan." sambil membelai wajah willy.


"Aku ingin bubur kacang hijau.memangnya pak man mau kesini?." tanya willy.


"Ia dia mau kesini sekalian membawakan pakaian kita." sambil bersandar di sisi ranjang.


Tak lama pak man datang membawakan yang telah rey suruh.mereka nampak menikmati makanan yang pak man bawa.


"Kembalilah jaga rumah ku dengan baik,jangan biarkan para pelayan melakukan kelalaian lagi.lakukan tugas kalian dengan baik!." ucapnya dengan dingin.


"Baik tua.perintah anda adalah suatu kehormatan bagi saya." sambil berlalu pergi.

__ADS_1


Rey memutuskan untuk menginap di rumah sakit untuk beberapa hari.dia tidak pergi ke kantor selama willy sakit tapi tetap mengerjakan pekerjaan nya di sana.kadang Hens datang membawakan berkas untuk dia tanda tangani.


__ADS_2