Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 40 (Aib Bayu )


__ADS_3

Setelah acara makan malam bersama para pelayan waktu itu,kami tidak canggung lagi satu sama lainnya layak nya teman.


Seperti saat ini,kami sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan makan siang di selinggi candaan receh.


"Kalian berapa lama kerja disini?." sambil mengiris bawang bombay.


"Kami semu pelayan senior nona key,kami semua sudah lama kerja disini kami di ambil dari panti asuhan yang tuan muda sponsori,jika ada dari kami tidak bekerja atau bersekolah maka tuan muda akan menjadikan pelayan untuk rumah dan vila yang dia punya." ujar helen panjang lebar.


"Ternyata tuan muda kalian itu masi punya sedikit hati nurani untuk sesama manusia lainnya." sambil memasukan bawang bombay yang telah ku potong ke dalam piring.


"Tuan muda sangat menghargai orang orang yang mengabdi dengan dirinya tapi tuan muda sangat membenci orang yang mengkhianati nya." ujar angel.


"Iya.bahkan ada salah satu pelayan mengabdi untuknya selama puluhan tahun setelah pensiun dia meminta pesangon berupa pulau beserta vila pribadi untuk dia nikmati di hari tuanya.tuan muda memenuhi keinginan pelayan itu." ujar helen ikut menimpali.


"Berarti dia sangat menghargai orang orang yang mengabdi untuknya dan memberikan hadiah setimpal untuk pelayan itu." ucap ku mencerna penjelasan dari mereka.


"Iya jika kita mengabdi padanya dan kita di pensiun kan maka kita bisa meminta apa saja pesangon yang kita mau,tuan muda akan memberikannya.menakjubkan bukan." ujar helen dengan antusias nya.


"Mungkin itu di dijadikan penyemangat untuk kalian selama bekerja di disini,pantas saja kalian semua bekerja dengan baik." sambil memasukan bawang bombay di dalan wajan yang telah ada sambal goreng di sana.


"Kalian lagi ngomongin eiyke ya,eiyke tau kok kalian pasti iri kan dengan kemulusan kulit wajah ku yang mulai glowing ini." tiba tiba ikut nimbrung entah muncul dari mana.


"Ih ke geeran banget lo,kurang kerjaan banget kami ngomongin lo." balas angel.


"Iya ni banci.lagi pula wajah kayak kulit ari kelapa gitu ngapain kami iri." sambung helen.


"Tunggu aja ya nanti gue akan glowing kayak lisu black pink." ucap nya.


"Lisa banci buka lisu,lagi an lo ngapain kesini.kamu itu gak di terima disini ya ini khusus urusan perempuan,pergi jauh jauh sana." usir angel.


"Udah kasihan dengan bayu,pergi sana bayu." ucapku di sambut dengan wajah cemberut bayu.


"Kirain belain eiyke ternyata nona juga ikutan ngusir eiyke.kalian jahat." sambil berlari dengan gemulainya.


"Itu si Bayu tidak marah beneran kan?." tanya ku sedikit merasa bersalah.


"Udah nyonya gak usah merasa bersalah,itu si Bayu ngambeknya bentar doang,lihat aja berapa menit lagi pasti di kemari." ucap helen.


"Iya itu mah udah biasa,bahkan tu si banci pernah di ceburin di kali dengan si mimi,tapi dia gak marah kok." sambung angel.


"Emangnya kenapa Bayu di ceburin ke kali?." tanya ku penasaran.


"Gara gara si banci nyuri Bra pink nya,mana di pake lagi.hahaha itu momen terlucu selama aku di panti.aku bisa tertawa sendiri jika mengingatnya." ujar angel.


"Cerita dong aku jadi penasaran?." ucapku sambil menyalin sambal goreng udang kedalam piring.


Flash Black


Waktu itu kami masi remaja,aku adalah salah satu penghuni di panti asuhan disini,disini ada yang bersekolah ada juga yang tidak.


Yang memiliki kepandaian dan kepintaran kemungkinan besar dia akan bersekolah dengan mengandalkan beasiswa di sekolah swasta di kota ini,sedangkan yang memiliki IQ pas pasan seperti kami tidak bisa melanjutkan sekolah rata rata hanya lulusan sd saja.

__ADS_1


Karena kami tidak sekolah kami membantu ibu panti membuat kue dan kerupuk untuk di jual,uangnya untuk makan kami sehari hari.ibu panti orangnya sangat baik,dia sosok pekerja keras dan dia selalu mencari rejeki untuk memberi makan anak panti tanpa harus mengharapkan dana donatur untuk panti ini.


Kebetulan hari ini ibu panti tidak berjualan seperti biasanya sehingga kami merasa jenuh di panti terutama Bayu.


"Ih nyebelin banget deh,bikin kue capek gak bikin jadi jenuh kayak gini,jadi sebel akunya." ucapnya sambil mencubit betis angel.


"Aw.ni banci ya,lo kalau sebel.sebel aja kenapa betis gue jadi korban." ucap angel mengelus betisnya.


"Gue mana tauk itu betis lo,gue sangka bantal guling." ujarnya.


"Bosen ni,enaknya ngapain ya?." tanya helen.


"Gimana bikin konten aja?."Ujar bayu.


"Konten apaan,bosen gue lo dandanin terus?." ujar angel.


"Ye eiyke kan cuma bisa dandan." ujar Bayu memelas.


"Ganti kek konten nya jangan itu itu terus,gue aja bosen buatnya apalagi yang nonton." ujar angel.


"Iya bay,konten nangkep ular kek,Buat Patung kek,pokoknya yang beda." ujar helen memberi saran.


"lo suruh bikin Konten nangkep ular.salah dikit gue bisa pulang keramatulloh ,lo pikir gue limbat apa mau uji kekebalan." ucapnya kesal.


"Ya udah gak usah buat konten kalau kayak gitu." ucap angel pada akhirnya.


"Gue punya ide lo pade tunggu di mari." ujar bayu meninggalkan kami.


"Assalamualaikum semuanya." teriak bayu membuat kami langsung terkejut.


"Astaga ni banci udah buat orang nunggu sekarang ngagetin orang tidur." omel helen.


"Ngeselin banget sih,lo dari mana sih.lama banget." tanya angel.


"Taraa lihat baguskan." melihatkan bra pink di tangannya.


"Ni punya siapa,lo nyuri ya?." ucap helen mendelik tajam kearah nya.


"Udah itu urusan belakangan,ini benda untuk buat konten." ujarnya.


"Wah wah jangan bilang lo ingin buat konten persugihan dengan menumbalkan pemilik kutang itu." ucap angel.


"Gue gak mau ikut ikutan kalau kontennya kayak gitu,bisa bawa sial di hidup gue." ucap helen menyerah duluan.


"Kalian tu ngaco deh,ni benda buat gue pakek bukan untuk yang di maksud lo pade." Ujarnya sambil membuka pakaiannya.


"Maksud lo?." ujar angel.


"Gue ingin nari india untuk konten." mulai memakai Bra tersebut.


"Jadi lo ninggalin kami hanya untuk cari benda ini,ngapa tidak pinjam punya kami aja." ujar helen.

__ADS_1


"Punya kalian gak ada warna pink mana kecil lagi mana muat jika gue pake." sambil mengaitkan bra itu.


"Sok banget sih,dada datar kayak lo bergaya pake bra besar." ujar angel dengan sinis nya.


"Itu mah gampang tinggal di tambah cd kalian biar bra nya gelembung." ujarnya.


"Lo kok cd kami sih jadi korban,gue gak mau ya!." ujar helen menolak mentah mentah.


"Pinjam bentar aja,entar gue balikin entar ni konten rame gue bisa narik,gue beliin dalaman baru untuk lo pade." rayunya.


Kami pun merelakan cd kami untuk di masukan kedalam bra yang dia pakai,sebelah kiri berisi cd angel sedangkan sebelah kanan cd punya helen.setelah dadanya gelembung seperti punya wanita dia pun mengambil alat make up untuk merias dadanya agar lebih mirip dengan punya kami,setelah urusan dada selesai dia memakai rok india yang dia dapat entah dari mana.dia pun sudah siap dengan penampilan.


Waktunya untuk membuat konten,angel yang merekam sedangkan helen yang menghidupkan speaker.


Dia pun mulai menari india.tubuhnya sangat lentur mengalahi wanita,konten ini kami buat di halaman belakang panti kerena disana tempatnya luas dan ada bebatuan.


"Bayu,Banci kemayu balikan gak bra gue." teriak mimi sambil berlari ke arah Bayu.


"Waduh gawat ni,banteng mau ngamuk.kabur!." ujarnya sambil melepas wig dan sepatu high heels nya.


Kami pun refleks ikut lari juga dengan mimi mengejar dari belakang,kamera video di tangan angel masi hidup sehingga merekam itu semua.mimi lari sangat cepat,aku di buat takjub olehnya tubuh sebesar badak itu dapat lari dengan cepat dan menangkap bayu.kalian tahu setiap mimi berlari rasanya bumi ini terguncang olehnya.


"Ampun mi,gue balikin tapi jangan tindih gue,bisa jadi lempeng gue." ujarnya sambil berusaha melepaskan cengkraman tangan mimi di tangan kirinya.


"Di saat sepelti ini kamu bisa masi ejek mimi." balas mimi marah dia selain gendut juga candel.


"Masi bisa mimi bukan bisa masi" ujar angel menyahut.


"Diam angel,ikut campul jangan." ujarnya.


"Pokoknya banyu ikut mimi,mimi kasi mau pelajalan." sambil menyeret bayu,bayu yang kurus itu kalah kuat dengan mimi sehingga hanya bisa pasrah.


Byur.


Bayu di ceburkan ke kali olehnya,tidak cukup sampai di situ dia melemparkan kotoran kerbau ke arah bayu.kali itu memang tempat untuk memandikan kerbau dan sekitar sana banyak terdapat kotorannya yang sengaja di kumpulkan oleh para petani untuk di jadikan pupuk.


"Ini pelingatan telakhir dan peltama,cali jangan masalah lagi sama mimi." ujarnya sambil meninggalkan tempat ini.


"Uwaaa enyak tolongin bayu." ujar bayu menangis dengan wajah rusaknya.


Kami tertawa melihat itu,tampilan bayu saat ini baju nya kotor oleh kotoran kerbau dan lumpur, seperti orang bangkit dari kubur.setelah dia naik dan berada diantara kami bau kotoran itu sangat menyengat sampai kami muntah di buat oleh aromanya.bayu yang tak tahan dengan baunya langsung inisiatif untuk meletakan bra mimi di mulutnya dan itu membuat warga yang melihatnya tertawa sepanjang kami menuju sungai.


Flash off.


"Hahaha,mendengarnya saja aku sudah membayangkan betapa lucunya bayu." ujar key.


"Nanti saya kirimkan kontennya,apa kata si bayu waktu itu,ni konten gue kasi judul ngejual urat malu hahaha." ujar angel.


"Kasihan bayu aibnya kalian sebar." ucapku.


"Orang emang udah tersebar malah udah di jual dia." ujar helen.

__ADS_1


Perlahan tapi pasti aku mulai tahu tentang para pelayan di sini ku harap kedepannya kami dapat berteman baik.


__ADS_2