
Byur.
suara percikan air ketika seseorang menceburkan diri ke kolam renang.membuat air yang semulanya tenang menjadi bergelombang.
Rey menepati janjinya untuk mengajari Kelvin berenang.awalnya hanya Kelvin saja,namun karena sepupu Kelvin mengetahuinya.jadi mereka ingin belajar juga.
"Segarnya.jika seperti ini terus aku gak mau beranjak dari kolam ini." gumam Rey sambil menikmati berendam di kolam renang, sedangkan anak anak bermain air dan Rey mengawasi mereka dari kejauhan.
"Loh mana key,kok gak ada?aku kan gak sabar lihat dia pakai bikini." ujar Rey sambil celingukan.
Tak lama orang yang di carinya muncul namun Rey langsung kesal karena key berenang tidak memakai bikini seperti ekspetasi nya.
"Kenapa dia memakai kaos sialan sih,kan aku gak jadi cuci mata jika begini." sungut nya kesal.
***
"Loh mana Anton dan Dira?kalian gak ajak mereka berenang." tanya key setelah bergabung dengan anak anak itu.
"Astaghfirullah Kelvin kelupaan bunda,pasti mereka sedih gak di ajak kemari." seru Kelvin sambil menepuk keningnya.
"Ya jelas sedih lah sayang.mereka kan juga pengen berenang di sini." ujar key membuat anak anak itu semakin merasa bersalah.
"Ya udah deh biar Rogi aja yang panggil mereka." ujar Rogi.
"Hati hati ya nak jangan sampai jatuh." pesan key membuat Rogi naik dengan perlahan.
"Loh Rogi mau kemana?gak jadi ikut berenang." tanya Rey tiba tiba.
"Dia lagi manggil Dira dan Anton." balas key sambil menepuk nepuk air dengan kedua tangan nya.
"Terus Dandi mana?." tanya Rey lagi.
"Abang Dandi gak mau ikut berenang om, katanya dia takut." jawab Mimin.
"Kasihan sekali anak itu,pasti dia pobia dengan air.gara gara jatuh waktu itu." ucap Rey membuat Kelvin langsung sedih mendengar hal itu key melihat perubahan raut wajah anak nya itu.
"Kelvin gak usah sedih ya, kecelakaan itu bukan salah Kelvin kok." ujar key membuat Rey tersadar dengan apa yang dia ucapakan.
"Iya.Kelvin gak salah yang salah itu kami,waktu itu kan kami Masi jahat dengan kamu.maafin kami ya." celoteh Mimin sambil melihat kearah Kelvin.
__ADS_1
"Kelvin udah maafin kalian kok,tapi entah mengapa Kelvin tetap merasa bersalah pada Dandi." seru Kelvin.
"Hust Abang Dandi bukan Dandi, sayang.gak sopan." tegur key membuat Kelvin langsung cengengesan.
"Kelvin belum terbiasa memanggil dia dengan sebutan Abang,hehehe." serunya sambil tersenyum.key senang Kelvin kembali tersenyum dan melupakan rasa bersalah nya pada Dandi.
"Mulai dari sekarang harus di biasakan." pinta key.
"Siap kanjeng ratu." ucapnya membuat yang mendengar nya tertawa.
Tak lama Rogi datang dengan Dira dan anton.dari kejauhan key dapat melihat dua bocil itu merasa sungkan mungkin dia segan dengan kehadiran Rey di sini.
"Kenapa lama sekali?." tanya rey membuat dua bocil itu salah tingkah mungkin mereka takut di marahin oleh Rey.
"Mereka tidak mau di ajak berenang om, untung Rogi bisa membujuk mereka sehingga mereka mau ikut berenang." adu Rogi membuat dua bocah itu semakin ketakutan.
"Mungkin mereka takut dengan mu." sahut key membuat suaminya terkejut.
"Emangnya aku kenapa?sehingga mereka takut dengan ku." tanya Rey membuat para bocil ikut menyimak pembicaraan itu.
"Wajahmu itu loh kayak bapak bapak yang suka ngomel ngomel." seru key membuat Rey syok mendengar nya.
"Jaga ucapan mu aku tidak seperti itu." bentak Rey membuat anak anak langsung takut mendengar nya.
"Tuh kan marah.lihat wajah anak anak saat mendengar suara besar mu itu yang melebihi toa masjid." ucap key membuat Rey langsung tersadar dan melihat wajah anak anak yang sudah takut padanya.
"Ya itu kan aku tak terima dengan ucapan mu.lagi pula kan aku marah pada mu bukan mereka." ujarnya Masi membela diri.
"Kalian dengar ya anak anak ku sekalian,nanti kalau udah besar jangan seperti dia.yang suka marah marah dan mudah emosi an." pinta key dan langsung di iyakan oleh anak anak.
"Kelvin gak mau suka marah marah. marah itu kawan nya setan." ujar Kelvin membuat key langsung terpingkal sedangkan Rey langsung cemberut.
"Daddy gak marah tadi,nak.daddy hanya bercanda, Daddy juga bukan kawan nya setan kok." kilahRey meyakinkan.
"Dira dan Anton jangan takut pada om ya?om gak makan orang kok,jadi kalian gak perlu takut.kalau kalian gak percaya boleh tanyakan pada Mimin dan Rogi." key terkejut kerena Rey mengetahui nama dua teman anak nya itu.
"Iya om,kami gak takut lagi." seru Dira meski Masi ada kecanggungan.
"Nah anak pintar,kemari.om sangat suka dengan anak perempuan,mereka itu sangat imut seperti Barbie." ujar nya memangku Dira sedangkan Dira langsung kaku saat di perlakukan seperti itu.
__ADS_1
"Oh jadi Om gak suka anak laki laki,gitu." Rogi tak senang dengan ucapan Rey.
"Semuanya om suka mau dia laki laki atau perempuan.mereka memiliki kegemasan tersendiri,seperti kamu yang suka kentut sebelum tidur." balas Rey membuat kami tertawa mendengar ciri khas Rogi.
"Kok om jawab nya seperti itu sih,bikin malu Rogi aja." ujar Rogi membuat kami semua tertawa.
"Abang Rogi,tante.kalau kentut kebiasaan di dalam kamar,padahal dia pergi keluar lama lama gak mau kentut di luar,sekali masuk ke kamar baru kentut." sambung Mimin.
"Terus tu Mimin sering jadi korbannya,sampe hapal Mimin bau kentut Abang Rogi karena keseringan mencium baunya."
"Hahahaha." tawa kami serentak mendengar ucapan Mimin dan Rogi makin malu karena Mimin menceritakan aib nya.
"Biar aja aku sebelum bobo kentut,di banding kamu suka masukan rambut mu kedalam mulut.mana di hisap hisap lagi seperti sedotan."
"Orang ya di mana mana itu rambut bau sampo gak kayak kamu bau liur,ihh jorok." ledek Rogi balik.
"Loh kok kamu suka ngisep ujung rambut mu nak? emangnya enak ya rasa nya." tanya key.
"Enak Tante rasanya sepeti permen kapas ada manis manis nya gitu." tutur nya membuat kami makin terpingkal.
"Kalian ini aneh aneh aja kebiasaan nya,entah Dandi.apa kebiasaan dia?." tanya key ingin mengetahui aib ponakan nya itu.
"Abang Dandi suka gigit kuku.dia itu sengaja panjangin kukunya terus kalau udah panjang kan harusnya di potong pakai pemotong kuku,nah kalau dia di gigit gigitin gitu."
"Hahha apa gak jijik dia,kalian kalau dah Besar akan lucu jika kebiasaan itu Masi kalian lakukan." seru key.
"Lucukan ponakan ku,kalau dulu Kelvin suka hisap jempolnya.tapi aku sering melepaskan jempolnya dari mulutnya.makanya dia gak melakukan hal itu lagi." cerita Rey membuat Kelvin terkejut.
"Beneran dad,kok Kelvin gak tahu ya." sahut Kelvin.
"Kan kamu tidur jadi gak tau lah." balas Rey.
"Oh ya kalian semua yakin mau belajar berenang dengan Daddy?." tanya Rey.
"MAU!!!. ujar anak anak itu begitu semangat.
"Kita mulai ya,sebelum mulai kita berdoa dulu untuk keselamatan kita masing masing.berdo mulai." ujar Rey sambil menadahkan tangan nya dan di ikuti oleh anak anak.
Selesai berdoa Rey langsung mengajarkan anak anak itu berenang satu persatu,key memperhatikan dari kejauhan.bagaimana Rey mengajarkan anak anak itu dengan sangat sabar,tidak sekalipun key melihat Rey marah marah ketika anak anak melakukan kesalahan.
__ADS_1
"Kenapa jika bersama anak anak dia begitu baik tapi jika dengan ku suka marah marah gak jelas,dasar Rey aneh." gumam key sambil tersenyum.