Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 87 ( Gagal )


__ADS_3

Kesal itulah yang key rasakan,Rey lebih mempercayai ponakan nya di banding anak nya.kasihan Kelvin dia pasti merasa cemburu karena Daddy nya menyayangi sepupunya di banding dia.


"Sudah sayang jangan menangis,ada bunda,Dira dan Anton di sini.jangan sedih lagi." hibur key pada Kelvin yang sedang menangis.


"Kenapa Daddy selalu tidak mempercayai Kelvin Bun,apa Kelvin terlalu nakal hiks hiks." tutur Kelvin dengan air mata berderai.


"Kelvin gak nakal kok,mungkin Daddy mu ada cara tersendiri menunjukkan kasih sayang nya pada mu." nasehat key.


"Sayang,Daddy tidak pernah menunjukan kasih sayang nya sama Kelvin,tapi jika sepupu Kelvin pasti dia sangat sayang." bantah Kelvin sambil mengelap air mata nya.


"Kenapa kamu berpikir seperti itu,Daddy mu memberi Leo dan Upin Ipin kan dulu.kamu tahu mengapa dia melakukan itu?agar kamu tidak kesepian dirumah,itu bukti bahwa Daddy sangat sayang sama Kelvin." jelas key menghibur anak nya,walaupun saat ini dia juga merasa sedih.


"Bunda tidak tahu saja bagaimana Daddy memanjakan ponakan nya,Kelvin iri melihat perlakuan Daddy pada mereka.bahkan Kelvin sudah merasakan itu semua sewaktu kecil Bun hiks hiks." adu Kelvin,air mata nya kembali jatuh ketika mengingat kenangan itu.


"Sabar anak ku,kamu harus kuat.kami semua akan selalu ada di sisi mu." seru key mengelus bahu anak nya bermaksud untuk menenangkan nya.


Flash Back


"Wah mainan baru,terimakasih om Rey." ujar Dandi.


"Om Rey baik banget belikan kami mainan.mimin dapat boneka Barbie,bang Rogi mobilan,bang Daddy robot remot.besok apa lagi yang akan om bawa untuk kami?." tutur Mimin sambil memegang boneka baru nya.


"Tunggu aja kejutan dari om besok,om pastikan kalian menyukainya." ucap Rey sambil mengelus rambut Mimin.


Suara benda jatuh di lantai,membuat mereka menoleh ke sumber suara,ternyata Kelvin menjatuhkan kelereng yang dia pegang.


"Kelvin,kenapa disini kamu kan sakit?Harus istirahat." seru Mimin membuat Kelvin terdiam karena ketahuan sedang mengintip mereka.


"Pak man." teriak Rey,membuat pak man datang dengan berlari.


"Ia tuan muda.".sahut pak man sambil melirik ke arah Kelvin.


"Bawa Kelvin ke kamarnya,jangan biarkan dia keluar kamar lagi." pekik Rey sedikit membentak membuat Kelvin tertunduk sedih.


"Baik tuan muda,tuan kecil ayo kita kembali ke kamar." ujar pak man dengan lembut.


Kelvin di bawa pak man ke kamar,sepanjang langkah kaki pak man melangkah,wajah Kelvin terlihat murung.mungkin dia sedih karena Daddy nya membelikan mainan untuk sepupunya tapi tidak ada untuk nya,di tambah lagi tadi Daddy nya marah melihat dia keluar kamar, lengkap sudah kesedihan yang kelvin alami.

__ADS_1


Kenangan itu tiba tiba terbayang di pikirkan Kelvin,tangis nya semakin pilu membuat key tak tahan untuk tidak meneteskan air mata.key tahu pasti banyak kesedihan yang di alami oleh Kelvin.


Flash Off


"Cup cup cup.anak bunda jangan nangis lagi,bunda jadi ikut sedih.lihat Anton dan Dira dia juga nangis melihat mu seperti ini." key memeluk Kelvin dengan penuh kasi sayang.


"Iya Kelvin jangan nangis lagi hiks hiks." Dira ikut memeluk Kelvin begitu juga anton.


Cukup lama Kelvin menangis hingga tertidur dalam keadaan sesegukan,Dira dan Anton juga ikut tertidur tanpa melepas pelukan mereka di tubuh Kelvin.


"Kasihan kamu nak. Daddy mu benar benar keterlaluan,tenang sayang bunda akan berusaha untuk membuat Daddy mu menyayangi mu." gumam key sambil menatap Kelvin begitu dalam.


Key keluar kamar setelah membaringkan tiga bocil di atas ranjang,entah apa yang ingin dia lakukan?.


"Aduh ada manusia lumpur,aku jadi mual makan karena melihat hal itu." celetuk putri yang duduk di ruang tamu.


"Mau apa dia kemari?Apa mau memohon ampunan pada kita." sahut Willy ikut menimpali.


"Palingan dia ingin mengemis maaf dari kita,sudah sadar dia itu gak ada apa apa nya dibanding kita." seloroh Wati membuat tiga wanita itu tertawa.


"Loh kok aku denger suaranya tapi gak ada orang nya ya." gumam key tapi Masi dapat di dengar oleh mereka.


"Nona putri yang terhormat,aku tidak ada bilang seperti itu.tapi baguslah jika kamu mengakuinya." ejek key dengan senyum yang menjengkelkan.


"Dasar jelek,lihat lah apa yang akan ku lakukan padamu." cetus Willy mengancam key.


"Aku tunggu hal itu." tantang key sambil pergi meninggalkan mereka.


Key masuk kedalam kamar mandi,namun tiba tiba cincin di jarinya bergetar dan bercahaya.key dengan cepat memejamkan mata dan beristighfar sesuai saran nenek mustika.penasaran apa yang sedang terjadi?key membuka mata nya sedikit,ternyata di depan nya ada seekor ular besar dengan mulut menggaga ingin mencoba melahap nya.


bibir key terus melantunkan istighfar dan surah surah pendek untuk menghilangkan ketakutan nya,hampir satu jam berlalu dan cincin di jarinya berhenti bergetar dan bercahaya,key dengan berani membuka mata.


"Astaghfirullahalazim,huh huh huh.willy ini kah yang kamu maksud tadi.ternyata benar teror itu ulahnya." gumam key dengan nafas naik turun.


***


"Sial wanita jelek itu berhasil terhindar dari halusinasi ku.pasti ada seseorang yang melindungi nya,tapi siapa?." ujar Willy mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"Entahlah Wil,kita gagal membuat wanita jelek itu trauma.ternyata sangat sulit untuk menyingkirkan nya." sahut putri.


"Tapi beberapa waktu lalu aku berhasil menerornya,baru kali ini gagal." tutur Willy membuat putri juga bingung.


"Mungkin tadi kamu kurang mengeluarkan tenaga dalam mu,sehingga ular itu cepat menghilang." ucap putri membuat Willy menggeleng tak percaya.


"Kakak lihat sendiri kan aku mengeluarkan ilmu ku hampir separuh mengunakan tenaga dalam ku,ular yang biasanya bertahan muncul hanya lima belas menit menjadi hampir satu jam.kakak bilang aku kurang mengunakan tenaga dalam ku." protes Willy.


"Lain waktu kita akan coba lagi,mungkin si jelek itu beruntung hari ini bisa lepas dari kita,tapi tidak untuk kedua kalinya." celetuk putri dengan senyum misterius.


"Kalian sedang apa di sini?." tanya Rey mengejutkan mereka.


"Kami hanya sedang berbincang saja,ia kan Wil." seru putri dengan gugup membuat Rey menatap curiga.


"Ia honey kami hanya berbincang." ucap Willy meyakinkan.


"Berbincang di dekat toilet seperti ini,tumben kalian melakukan nya di sini,biasanya di ruang tamu atau di taman?." cecar Rey Masi dengan raut curiga.


"Aku tadi kan ke toilet,tidak sengaja berpapasan dengan kak putri.jadi kami berbincang." Willy tersenyum dengan sedikit di paksaan.


Pembicaraan itu terhenti karena ada suara pintu terbuka,menampilkan sosok key.rey semakin mencurigai kedua wanita di hadapan nya ini.


"Key kamu sedang apa di sini?." tegur Rey mencari tahu.


"Sedang makan." seloroh key dengan wajah ditekuk dan meninggalkan Rey.


"Dasar wanita sombong,lihatlah Rey dia sangat tidak sopan dengan mu." putri mengompori Rey agar marah pada key.


"Sebenarnya aku curiga bahwa kalian berada di sini sedang mengerjai key?." ujar rey dengan menatap tajam kedua wanita itu,tanpa memperdulikan ucapan Putri.


"Mengerjai,itu tidak mungkin.kurang kerjaan banget kami melakukan hal itu pada key." sanggah Willy.


"Awas saja jika kalian mengunakan ilmu yang kalian miliki,untuk menyakiti orang lain.aku akan berada paling depan untuk melawan kalian." ancam Rey.


"Rey kamu jangan menuduh kami,kami benar benar tidak melakukan apa pun.kami hanya berbincang." ucap putri meyakinkan Rey untuk sekian kalinya.


"Untuk kali ini aku mempercayai kalian,tapi jika kalian benar menyalah gunakan ilmu itu,maka bersiaplah siap lah berhadapan dengan ku." ancam Rey sambil meninggal kan mereka.

__ADS_1


"Huh...lain kali kita harus lebih berhati hati lagi Wil." bisik putri setelah Rey menghilang dari pandangan mereka.


"Ia kak..bisa bahaya jika Rey mengetahui apa yang kita lakukan." ucap Willy.


__ADS_2