Teka Teki Cinta Siburuk Rupa

Teka Teki Cinta Siburuk Rupa
Part 68 ( Perhatian Rey )


__ADS_3

"Daddy bunda Kelvin kenapa?." tanya Kelvin pada sang Daddy melihat bunda nya dominan diam hari ini.


"Bunda mu lagi gak enak badan,maka nya seperti itu." jawab Reyhan yang duduk di hadapan Kelvin.


"Bunda sakit gara gara Kelvin nakal ya?." ucap anak itu sedikit bersalah.


"Bukan karena Kelvin,mungkin bunda mu sedikit kelelahan." bantah Reyhan agar anaknya tidak sedih.


"OOO begitu,tapi kenapa bunda gak bicara seperti biasanya,seperti kesal dengan Kelvin?." tebak anak itu membuat Reyhan tersenyum.


"Namanya orang sakit memang seperti itu,malas bicara dengan seseorang karena kepalanya pusing atau tenggorokan nya sakit." balas Reyhan.


"Kasihan bundanya Kelvin,semoga bunda cepat sembuh biar bisa main lagi dengan Kelvin." ucap anak itu.


"Anak pintar." puji Reyhan.


Sekilas Key mendengar percakapan antara anak dan ayah itu,bukan maksud hati mendiamkan Kelvin.tapi hal yang terjadi semalam membuat dia benar benar ketakutan,sehingga lebih memilih berdiam diri dengan maksud menenangkan hati terlebih dahulu.


"Makan lah,jangan dipikirkan terus.nanti kamu jadi stress." ujar Reyhan yang telah duduk di samping ranjang.


"Terus aku harus melupakan nya, menganggap angin lalu gitu, Mereka itu sangat berbahaya bagiku atau manusia lainnya." jelas key menatap Reyhan.


"Anggap aja itu mimpi buruk,aku jamin mereka tidak akan membahayakan mu maupun manusia lainnya." Reyhan meyakinkan key.


"Apa omongan mu dapat di percaya,ingat mereka itu siluman dan jumlah mereka sangat banyak,kamu yakin bisa melindungi ku." key ragu dengan ucapan Rey.


"Kita lihat saja nanti,jangan takut pada mereka, mungkin kamu akan sering berjumpa dengan mereka." ucap Rey membuat key tidak paham.


"Apa maksud dari sering berjumpa?aku ingin ini pertama dan terakhir nya aku berjumpa dengan siluman itu." sanggah key.


"Kamu sudah terlanjur membawa keris emas itu,hal itu sama artinya kamu telah membawa masuk siluman di hidup kamu." key langsung menggeleng sambil menangis mendengar hal itu.


"Tidak mungkin,itu semua tidak mungkin.ini semua gara gara istri tercinta mu itu." tuding key marah pada Willy.

__ADS_1


"Kenapa kamu melibatkan Willy dalam hal ini?." protes Reyhan tak terima.


"Karena dia yang telah menjebak ku." jelas key dengan ketus.


"Apa kamu punya bukti? tidak kan.jangan menyalahkan orang lain,hal ini murni kesalahan mu yang terlalu kepo dengan isi rumah ini." bantah Rey yang tak kalah ketus.


"Untuk saat ini aku tidak punya bukti,tapi jika memang dia yang telah menjebak ku,akan ku beri dia pelajaran dengan tangan ku sendiri." ancam key.


"Seterah kamu saja,sekarang ayo makan siang,kamu dari tadi tidak ada makan sesuap nasi pun." ujar Rey.


"Aku tidak berselera,pergilah makan,ajak Kelvin sekalian." Titah key membuat Reyhan beranjak dari duduknya.


Reyhan mengajak anaknya untuk makan siang bersama,untuk hari ini Kelvin makan siang dengan menu yang di masak oleh koki di rumah ini,hal itu membuat Kelvin sedikit tidak semangat karena dia terbiasa makan masakan bundanya,hal itu tidak luput dari perhatian Reyhan.


"Kenapa anak Daddy lesu sekali,apa makanan nya tidak enak?." tanya reyhan yang membuat para pelayan cemas mendengar hal itu.


"Enak kok Daddy,tapi rasanya sedikit aneh." keluh Kelvin.


"Aneh.kalau kamu tidak suka jangan di makan,sebutkan apa yang ingin kamu makan?nanti Daddy akan suruh koki masakan." ucap Rey agar membuat anaknya semangat.


"Doa kan saja agar bunda mu cepat sehat,agar bisa masak makanan lezat lagi untuk Kelvin." saran Rey.


"Amiiin." ucap kelvin mengaminkan ucapan Daddy nya.


Mereka kembali menikmati makan siang tersebut,setelah selesai Rey meminta agar pak man membuatkan bubur ayam dan jika sudah jadi agar dibawa ke kamar key.


"Kelvin nanti jika pak man datang,bujuk bunda mu agar mau makan ya?." ucap Rey membuat Kelvin gagal paham.


"Memang nya bunda gak mau makan ya?." tebak Kelvin yang langsung di angguki oleh Reyhan.


"Ia Kelvin,kamu tahu bunda mu belum makan apa pun,tadi udah Daddy suruh tapi gak mau,malah Daddy di suruh pergi oleh bunda mu." adu Reyhan pada Kelvin.


"Benarkah,mungkin bunda kesal dengan Daddy?." ucap Kelvin membela key.

__ADS_1


"Memangnya apa yang Daddy lakukan,sehingga bunda mu kesal pada daddy?." tanya Rey membela diri.


"Itu karena Daddy lebih perhatian pada nenek kebayan di banding kan dengan bunda Kelvin yang manis itu." jawaban itu sangat menohok di hati Rey.


"Kamu Masi kecil belum paham tentang hal itu,yang terpenting sekarang kita harus bujuk agar bunda mu mau makan." Rey mengalihkan topik pembicaraan.


Tak lama pak man datang menghentikan pembicaraan anak dan ayah itu,pak man langsung menaruh makanan di samping ranjang dimana key yang sedang berbaring,melihat pak man membawa makanan, key bingung itu bubur untuk siapa,tapi key malas untuk menanyakan nya.


"Bunda ayo makan,sini biar anak bunda yang ganteng nya gak ketulungan ini suapi." Bujuk Kelvin membuat key tersenyum tipis.


"Bunda gak selera untuk makan." ujar key membuat Kelvin langsung murung.


"Bunda gak sayang lagi ya sama Kelvin?." ucap kelvin sedih.


"Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu sayang?." ucap key pelan.


"Bunda sadar gak seharian ini bunda gak ada negur Kelvin,tadi Kelvin mau suapi bunda tapi bunda gak mau,Kelvin kan jadi sedih." ucap kelvin dengan mata sudah berair, mendengar hal itu key langsung merasa bersalah.


"Maafin bunda ya?bunda gak ada maksud seperti itu.apa yang bunda lakukan padamu,itu karena bawaan bunda yang sedang sakit." ucap key meluruskan jalan pikir anaknya.


"Kelvin mau maafin bunda,tapi bunda harus makan.kelvin gak mau bunda sakit terus,Kelvin rindu bunda yang selalu masakin Kelvin,Omelan bunda,dan masi banyak yang Kelvin rindu kan." ucap anak itu membuat key terkekeh mendengarnya,padahal dia sakit baru satu hari tapi anaknya sudah seperti ini.


"Iya bunda mau makan,sini bubur nya." ucap key ingin mengambil bubur itu.


"Etsss gak boleh,bunda kan sedang sakit jadi Daddy yang suapi bunda." ucap Kelvin menjauhkan mangkuk itu dari jangkauan key.


"Kenapa seperti itu?Bunda Masi bisa makan sendiri,jadi gak perlu di suapi Daddy mu." bantah key.


"Gak boleh,kemarin waktu Daddy sakit bunda udah ngerawat Daddy,sekarang gantian Daddy Yang ngerawat bunda." ucap Kelvin membuat key tercengang dengan pola pikir anaknya itu.


"Sini buburnya biar Daddy suapkan bunda mu." sahut Rey yang sedari tadi mendengar pembicaraan Kelvin dan key.


"Daddy yang bener ya suapi nya,jika bunda Kevin Sampai tersedak awas saja." ancam anak itu membuat reyhan cemberut.

__ADS_1


"Ia ia,takut banget bundanya Daddy apa apain." gerutu Rey membuat key tersenyum.


Kelvin terus memperhatikan Daddy nya yang menyuapi bundanya,sebenarnya key sangat gugup ketika berada dekat dengan Reyhan,apalagi Rey menyuapi key dengan penuh kasih sayang membuat jantung key berdebar debar.entah kenapa dia merasa senang dengan perhatian yang diberikan Rey.


__ADS_2